
Hay para kesayangan nyai...
Dimana pun kalian berada semoga sehat selalu 🤗
Selamat datang di RUMAH KARTU PERDANA 😘😘😘
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
“Istri?" Orang-orang mulai riuh mendengar sebuah pengakuan seorang pria gagah menggunakan jas merah darah mendekati Tree yang berdiri kaku di depan piano.
Pernyataan Alexis bak deklarasi yang membuat semua orang menjerit histeris, bagaimana tidak pria itu mengakui seorang Wanita sebagai istrinya. Tak hanya mengakui seorang istri melainkan ia mengakui dua anak kecil tadi sebagai buah hatinya.
Semua orang beralibi, tuan muda Alexis kapan menikah, memang sih lima tahun silam tak ada kabar apapun dari pria dewasa itu.
Sebuah keberuntungan komplit bukan. Menjadi seorang tuan putri dari keluarga WU yang terpandang dan di lengkapi dengan identitas istri kesayangan tuan muda Alexis yang menjadi pria nomer 2 di Minati oleh semua wanita di negeri ini.
Tangan Tree terkepal ketika melihat tatapan iri tertuju padanya, entah apa yang semua orang pikirkan yang jelas Tree tak nyaman dengan situasi ini.
“Mungkin kalian berfikir istri ku ini di masa lalu menyelamatkan sebuah negara hingga memiliki takdir menjadi istri ku, maka untuk pertama kalinya aku memohon kepada kalian untuk membuang jauh pikiran kalian. Lihatlah wanita ini, wanita ini bukan hanya cantik di luar tapi cantik di dalam. Tentunya hanya ia yang mampu mengalihkan duniaku yang gelap, merubah sosok Alexis di depan kalian. Aku yang pencinta apem bisa berubah berkat wanita ini. Ia membuatku percaya bawa di dunia ini ada seorang wanita yang masih suci sebelum di jamah suaminya. Mungkin sebaliknya aku yang menyelamatkan sebuah kerajaan di zaman dulu sehingga aku beruntung mendapatkan wanita sebaik dia," Alexis menyentuh pipi wanitanya.
“Tuan Aston. Mulai saat ini. Jauhi istri saya! Karena saya tak akan memberikannya pada siapapun,” Kata Alexis dengan suara lantang, sebenarnya ia ingin mengamuk ketika Aston memeluk wanitanya tadi, “Dan untuk anda Nyonya Mentari yang terhormat, rupanya anda mengindahkan ancaman saya tempo hari. Sekarang anda pergi dari sini negara ini sebelum seorang suami dari wanita terhormat ini menghabisi nyawa anda karena selalu mempertanyakan kemurnian istri saya. Jangan lupa tanam di otak anda yang paling dalam wanita ini hanya masa lalu putra anda 5 tahun yang lalu dan ia tak akan mengejar putra anda karena ia tak mungkin berpaling dari suaminya yang jauh lebih tampan dari putra anda, " ucapan Alexis secara langsung mengusir keluarga ZU dari negeri ini. (idihh papa Alexis pd)
Cupp... Alexis mencium bibir Tree di depan seluruh khalayak umum dan media, Tree memandang Alexis dengan mata berkaca-kaca, “Maafkan aku honey, membuat mu menunggu lama,” bisik pria itu
Seketika semua terhipnotis, “Aaaahhhhhh," gadis-gadis muda yang berstatus jomblo, bagaimana tidak seorang Alexis mencium istrinya itu di depan umum. Pengakuan Alexis menjadi sebuah peralihan karena orang-orang tak lagi melihat Aston dan ibunya, dua orang di bawa oleh anak buah Mommy Qiana agar tak pernah mencolok lagi.
“Tu," Alexis meletakkan telunjuknya di bibir sang istri, “Panggil aku Suami karena aku layak di panggil itu sayang," kata Alexis, Entah kenapa pria itu berubah sangat lembut selembut kapas dan tingkah Alexis yang seperti ini membuat darah Tree berdesir hingga detak jantungnya meningkat dua kali lipat dari biasanya. Pria itu sungguh mendeklarasikan hubungan mereka.
Bagaimana bocah nakal ini masuk! Batin para setua geram, mana main nyosor macem bebek lagi.
“Tuan, tuan Aleix bisa tolong jelaskan tentang pengakuan anda tadi," panggil jurnalis serta wartawan yang ada situ, mereka yang di undang sebagai tamu langsung diam mendengarkan apa yang akan jelaskan oleh pria tampan itu.
__ADS_1
“Sayang kau ingin mengucapkan apa pada mereka?" Tanya Alexis.
“Baik, saya ingin meminta maaf atas ketidak nyamanan semua orang yang menyaksikan kejadian yang tak di duga. Sejatinya kejadian ini begitu membuat saya kaget dengan kedatangan masa lalu saya. Setiap orang memiliki masa lalu, jika berkenan mohon lupakan semua kejadian yang terjadi tadi," Tree membungkukkan tubuhnya, meminta Maaf.
“Sudah sayang, lihat aku,” Aleix menarik tubuh Tree agar berdiri sejajar dengannya. Menarik gadis itu ke kesebuah kuris lalu mendudukkannya di kursi seperti pelaminan yang memang di buat Kusus untuk sang pewaris baru.
Plok... Alexis menepuk tangannya seketika pelayan membawa segelas air, dan Alexis mengambil air tersebut dan meminumnya.
“Papa...," Panggilan seorang anak kecil anak kecil mengalihkan perhatian Alexis.
Seorang pria gagah dan wanita cantik mengendong si kembar, kedua orang itu adalah Free dan Samarta, sedari tadi mereka mengajarkan pada mereka untuk memanggil pria itu papa lagi.
Tubuh Alexis membeku ia langsung mencium wajah El dan Em bergantian, air matanya tak mampu ia bendung, “Maafkan papa nak, ini papa mu," kata Alexis.
“Apa beneng yang di katakan oleh tante samangta tadi bahwa Papa ini Papa Eng dan Em yang udah Puyang dai lubang uaya?" Tanya El.
“Kau begitu nakal istri ku sehingga kau mengatakan kepada mereka jika papanya masuk lubang buaya. Tunggu setelah ini akan aku masuki lubang buaya mu agar kau tak lagi menyebut lubang buaya." Bisik Alexis di telinga Tree, bisikan pria itu membuat pipi Tree memerah malu serta salah tingkah.
“Biarkan El, sama Mama ya," pinta Tree, dan di angguki oleh pria kecil tersebut.
Seorang wartawan lagi mendekati tempat duduk keluarga kartu perdana itu, “Tuan ada yang bisa anda sampaikan," tanya seorang wartawan mewakili semua orang orang yang ada di tempat ini dan di luar sana.
“Aku tak usah menjelaskan apa-apa, karena kalian sudah tau fakta tentang istri ku, nanti Fren akan memperlihatkan bukti-bukti kepada kalian semua," kata Alexis.
“Kenapa pernikahan anda di sembunyikan tuan muda? Jika di lihat putra putri anda sudah besar," kata wartawan. Tangan Tree meremas lengan Alexis, ini yang paling wanita itu takuti.
“Kalian tau bukan sifat playboy yang aku sandang? Dulu aku tak pernah puas dengan seorang wanita. Karena orang tua ku ingin anaknya berubah mereka menikahkan kami dengan sebuah perjodohan. Puncaknya 5 tahun lalu karena sebuah kesalahan ku pada istriku ia pergi membawa buah hati kami meninggalkan sosok suami yang tandus dan hidup bak sebuah cangkang kosong," Alexis tak segan menceritakan kisahnya dengan Tree meski ada sesuatu yang harus ia tutupi, semua itu ia lakukan untuk melindungi sang istri. Semua orang terdiam.
“Apakah kalian melihat ku berkencan dengan seorang wanita?” tanya Alexis pada semua orang, benar selama 5 tahun pria itu bak di telan bumi, biasanya media mengabarkan tentang percintaan pria itu pun tak ada.
“Semenjak 5 tahun lalu aku mendedikasikan tubuh ku, cinta ku semua yang aku miliki kepadanya. Seandainya ia tak kembali ke sisiku maka selamanya aku akan berdiri dengan sebuah kesepian yang melanda jiwaku hingga akhir hayat."
__ADS_1
Bos kau membual begitu banyak. Apakah ini ucapan mu tulus apa sekedar melindungi status anak-anak. Batin Tree menjerit.
Alexis memberikan Em pada Fren. “Aku, Alexis Xander XU menyatakan tobat dari gelar playboy ku dan mengucapkan beribu-ribu kata maaf untuk para wanita yang pernah aku sakiti dan permainkan. Jika aku tergoda dengan wanita lain maka semua kekayaan yang aku punya akan jatuh ke tangan istriku dan anak-anakku serta aku wajib melepaskan marga XU di belakang nama ku,” pernyataan Alexis membuat semua gempar. Tree langsung mengaga, tuannya terlalu totalitas berperan di depan umu. Batinnya bertanya. Apakah Alexis benar mencitai dia dan anak-anak sehingga mengucapkan hal sesuatu yang Membangongkan ini.
“Apa ini,” Tree Langusung di bungkam oleh bibir pria itu, tangan pria itu menutup mata kedua anak kembarnya, smarta dan Fren langsung mengambil si kembar dari gendongan orang tuanya, membawa anak itu jauh dari kerumunan. Mereka takut orang tuanya khilaf di depan anak anak.
“Ahhhhh,," Tree menjerit ketika di gendong ala bridal style oleh suaminya Tiba-tiba, secara reflek ia mengalungkan tangannya di leher sang suami, “Mommy, deddy, Papa, Mama dan paman bibi terimakasih atas pesta pernikahan ku, Tree sepertinya lelah aku akan membawanya pulang dulu," pria itu dengan gagah meninggalkan pesta begitu saja.
“Sialan anakmu itu Abraham. Siapa yang memasukkan ia ke rumah ini, siapa yang mengizinkan ia membawa putriku!" kata deddy Taksa dingin.
“Dadar gak modal, heh pesta pernikahan kone!" geram Mommy Qiana.
Duhhh... Duhhh... buat salah maneng abang Alexis.
🤣🤣🤣
^^^**To Be Continued^^^
Terimakasih atas dukungan kalian di karya receh Nyai Gendeng Permanen 🙏🙏🙏
Jangan lupa
Like👍
komentar🗣️
Hadiah🎁🌹☕
Vote 🔥
Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di rating pojok popularitas karya ini.
__ADS_1
Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini**