Tamu Ranjang Tuan Muda Impoten

Tamu Ranjang Tuan Muda Impoten
Bicara Empat Mata


__ADS_3

Hay para kesayangan nyai...


Dimana pun kalian berada semoga sehat selalu 🤗


Selamat datang di RUMAH KARTU PERDANA 😘😘😘


...****************...


Mommy Qiana dan Mama Yumna seketika berpelukan. Rasa haru nan lega ketika melihat suami istri itu pergi dari ruangan pesta. Mommy Qiana melihat ribuan cinta di mata Alexis. Sedangkan Mama Yumna bersyukur Mendengar deklarasi kepensiunan putranya, ia mengingat saat-saat suaminya yang pensiun.


Tess ... Tess... Sebuah darah menetes di lantai tanpa orang sadari karena serius melihat kemegahan acara malam ini.


“Kita harus bicara Tuan," kata Tree.


“Hem, aku akan mengajak mu bicara empat mata juga Honey," kata Alexis.


“Turunkan aku," pinta Tree.


“Nanti aku turunkan, jika kau tak mau ku gendong maka tak akan aku lepaskan kamu sampai pagi," ancam Alexis.


Mendengar ancaman Alexis seketika tubuh Tree kaku. Pria itu mencium kening Tree lalu melanjutkan langkahnya.


“Kita akan kemana?” Tanya Tree ketika suaminya itu memasukan tubuhnya ke dalam mobil.


“Kau akan tau nantik sayang,” kata Alexis mengelus surai rambut Tree dengan sayang. Wajah wanita itu bersemu merah karena pria yang ada di sampingnya ini begitu romantis biasanya mulutnya nyebelin banget.


....


...


Ngung... Ngung... Ngung... Bunyi mesin mobil meninggalkan Vila.


Sekarang aku tau Gen anak-anak datang dari mana. Karena bapaknya wujudnya seperti ini. Tree memuji ketampanan suaminya dalam hati, seketika sekelebat bayangan malam panas mereka membuat pipi Tree bersemu merah.


“Ayo sayang, kau bisa melihat wajah tampan ku selama nya, bukannya kita ingin bicara empat mata,” kata Alexis mengagetkan lamunan Tree.


“Ishhh... Dasar narsis,” gerutu Tree.


Greep... Alexis membuka pintu mobil.


“Kenapa keluar sendiri?” tanya Alexis sedikit keberatan jika sang istri berjalan. Pria itu ingin menggendong Tree kemanapun, memeluk wanita nya sepanjang hidupnya.


“Aku punya kaki Tuan, jangan lebay deh,” kata Tree.


“Tapi aku ingin menggendong tubuh mu sepanjang hidup ku, menjadikan mu ratuku. Memberikan dunia ku hingga aku hanya bisa melihat mu seorang. Sayang,” kata Alexis menggendong tubuh Tree.


“Mulut anda manis, pantas saja anda di nobatkan menjadi playboy cap belacan Tuan,” kata wanita itu.


“Plis jangan panggil aku Tuan, panggil ale juga gak Papa karena aku bukan tuan mu. Aku biasa merayu, tapi itu tidak pernah tulus dari dasar hariku. Dalam hidup aku hanya tulus mengatakan cinta padamu,” kata pria itu tegas.


“Dari mana aku bisa percaya bahwa kau mencintai ku?” tanya Tree. Ia bingung ketika melihat ruangan aneh, gadis itu merasa asing.

__ADS_1


“Dimana ini?" Tanya Tree heran.


Klakk... Pria itu mendorong pintu seketika ia melihat dekorasi sebuah kapal yang begitu manis, bahkan anak-anak tengah bermain bola, dan boneka seakan dunia telah di sita oleh mereka. Mereka di temani oleh Samarta, Fren dan Star.


“Ini kapal pesiar?" Tanya Tree.


“Heh, kapal ini adalah tanda bukti cinta Deddy terhadap Mommy. Deddy menukar status Mommy yang single menjadi kekasih Deddy dengan kapal ini,” cerita Alexis.


“Indah," puji Tree.


“Lebih indah dirimu sayang," kata Alexis memeluk tubuh Tree dari belakang.


“Lepas ada anak-anak," bisik Tree.


“Mereka lagi asyik bermain dengan dunianya," kata Tree.


“Tu-,” suuuutttt... Tangan Alexis menempel di bibir seksi Tree.


“Tolong jangan panggil itu, karena kau istriku sah secara hukum. Apa perlu aku tempel di seluruh media atau di tiang-tiang listrik serta lampu mereka fotocopy an buku nikah kita sayang?" Alexis menjelaskan statusnya.


“Bagaiman bisa kau tau?” tanya Tree, wanita itu mengira tadi Alexis hanya acting saja, seperti kejadian sebelumnya.


“Seminggu yang lalu. Aku tau semua sayang," Alexis mendekati telinga Tree, “Serta aku tau ayah dari si kembar itu siapa," seketika Tree merinding. Ia masih ingat pernah mengatakan kalog bapak si kembar sudah ko'id.


“Hay sayang,” sapa Alexis, “Papa main dulu ya sama Mama, Em dan El mau main dulu sama mereka," kata gadis kecil itu.


“Ma, baik-baik cama papa ya, eng mau puna dedek, biang Eng tidak di pangging dedek elus," kata El, langsung melompat ke punggung Star yang sudah menjadi kambing-kambingan.


Sana Ellu pergi bos. Lihat nih betapa kalemnya aku di jadikan kambing oleh putra mu. Habis ini Ellu harus carikan aku janda sebagi kompensasi. Batin Star.


Tree mengikuti kenapa langkah Alexis membawanya. “Tunggu disini ya,” kata Alexis meninggalkan Tree, wanita itu melangkah mendekati pembatas kapal.


Greeppp... Alexis melepaskan jasnya lalu melampirkan di tubuh Tree.


“Aku suka langit," kata pria itu, Tree menoleh ke belakang, cup... Alexis mencuri satu ciuman dari Tree.


“Tiada bintang di Langit, tiada bulan juga. Begitu hidupku tanpa dirimu, dan kau harus percaya jika apa yang aku katakan ini tulus dari hati," kata Aexis.


“Ke-,"


“Biarkan aku bicara dulu sayang, aku berharap kau menjadi pendengar pria Hima ini untuk 10 menit ke depan," pinta Alexis. Pria itu semakin memeluk tubuh Tree.


Wanita itu memejamkan matanya, seketika rasa sebuah kenyamanan menyeruak dalam relung hati, dulu ia mencintai Aston akan tetapi hidupnya tak pernah merasakan apa itu rasa nyaman dan tenang.


“Alexis mengambil dompetnya, memberikan kepada Tree, wanita itu mengambil dompet sang suami. Tree membuka matanya membuka dompet itu.


“Cintaku padamu sudah tertanam dari kecil. Ku kira rasa itu adalah cinta monyet akan tetapi cintaku tak pernah berpaling dari mu," kata Alexis.


Tubuh Tree membeku melihat sebuah foto usang dirinya ketika membuka dompet pria itu. Foto itu terlihat jelas ia masih kecil di gendong punggung oleh seorang pria remaja, ada sebuah senyum di bibir keduanya.


“Didalam foto ini kau selalu mengoceh meminta kepadaku menjadi pengantin mu," cerita Alexis.

__ADS_1


“Kenapa aku tak pernah bertemu dengan mu selama 14 tahun ini? Kau juga tidak pernah hadir dalam hidupku?" Tanya Tree.


“Semenjak kau kecelakaan lalu melupakan ku, aku kecewa kenapa kau melupakan ku padahal kau sudah berjanji tak pernah melupakan ku. Aku pergi ke luar negeri berharap untuk melupakan mu karena kau tak pernah muncul di hidup ku lagi semenjak kecelakaan itu kau pindah dengan Kakek mu entah kemana. Aku mengira takdir ku dan takdir mu cukup di situ," kata Alexis bercerita.


Maaf sayang aku tak mendekati mu karena aku bukan pria sempurna. Aku melupakan cintaku padamu karena aku tak yang berdaya, aku menghapus tentang mu serta jejak mu hingga aku benar-benar melupakan mu.


Aku tak pernah melihat mu lagi karena tak ingin menumbuhkan rasa cinta ku yang yang sebenarnya tak pernah berpaling dari mu. Semua ini tak sanggup aku katakan padamu, cukup aku berkata dalam hati dan menyimpannya di dasar hatiku.


“I Love You Tree, aku menjadi playboy karena sesuatu yang tak mampu ku jelaskan, sejatinya takdir ku dan takdirmu telah terikat dari foto ini," kata Alexis.


“Kau tau identitas ku malam itu?" Tanya Tree.


“Tidak," jawab Alexis.


“Kau memintaku membayar dengan harga begitu besar makanya aku pergi setelah membayar mu malam itu," jelas Tree.


“Kau salah paham sayang, maksud ku setelah malam itu kau harus membayar ku sehidup semati yaitu menjadi istriku, aku mencari mu kok selama ini. Sampai ada rumor tuan muda Alexis gila mencari wanita yang memiliki luka di punggung,” kata Alexis. Seketika Tree terperangah, karena ia masih ingat WUXU mencari wanita yang luka di punggung.


“Ku kira aku mampu melupakan mu, cinta masa kecilku, akan tetapi cinta itu hadir lagi ketika aku melihat mu menjadi pembantu ku, ribuan cara telah aku lakukan untuk mengusir mu dari hidup ku, karena aku merasa tak pantas mendapatkan mu."


Tree kali ini berdiri sejajar dengan Alexis. Wanita itu memandang wajah tampan suaminya.


“Akan tetapi sebuah takdir berkata lain, tuhan memberikan Hadian besar padaku yaitu kau telah menjadi milikku tanpa ku sadari dari dulu hingga sekarang. Maka dari itu aku boleh kan mencuri cintamu, memulai kisah kita yang sudah di tulis dari eps 1-90an sama si nyai,” kata Alexis.


“Tapi aku tak mencintai mu," jujur Tree.


“Biarkan aku berusaha menumbuhkan cinta itu, biarkan anak-anak kita mendapatkan sebuah keluarga yang lengkap seperti yang mereka impikan,"


Alexis memegang dagu Tree seketika pria itu mencium bibir wanitanya, Tree merasakan ciuman tulus tanpa sadar membalas ciuman pria itu, hingga dadanya tak memiliki asupan oksigen.


Bukk .. bukkk... Tree mendorong dada Alexis dengan kedua tangannya


“Awww," rintih pria itu.


“Anda tida apa-apa?" Seketika wajah Tree pucat karena telapak tangannya berlumuran darah segar, suaminya ternyata terluka.


Hey hey para sayang aku, sory baru up ya, nyai sibuk ada keluarga yang tutup usia, sebagai balasnya aku kasik long episode 🥰😘❤️


^^^To Be Continued ^^^


Terimakasih atas dukungan kalian di karya receh Nyai Gendeng Permanen 🙏🙏🙏


Jangan lupa


Like👍


komentar🗣️


Hadiah🎁🌹☕


Vote 🔥

__ADS_1


Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di rating pojok popularitas karya ini.


Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini


__ADS_2