Tamu Ranjang Tuan Muda Impoten

Tamu Ranjang Tuan Muda Impoten
Nasehat Mommy


__ADS_3

Hay para kesayangan nyai...


Dimana pun kalian berada semoga sehat selalu 🤗


Selamat datang di RUMAH KARTU PERDANA 😘😘😘


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


“Mama!" Teriak si kembar.


“Em, El, hati-hati sayang," pekik Tree bahagia.


Greeppp.... Tubuh El lebih dulu sampai di pelukan sang Mam.


“Dimana Tante Samarta?” tanya Tree.


“Oh, ante Balu aja di panggil om doktel katanya mau gorok mayat, Mama," kata El.


“Is, kau ini Nak! Mana ada gorok mayat," kata Tree.


“Ia loh ma, ante Ta, ukang orok ayat sama olang atit," kata El mantap.


Sedangkan Em ngos-ngosan sampai di hadapan ibunya, Hosshh... Hosshhh ... Hosshhh...


“Astaga Em sayang, cucu opa capek ya?" Tanya papa Abraham mengangkat tubuh gembul Em.


Tadi si kembar di tinggal bersama maid di kamar soalnya Mommy Qiana lagi menemui Tree.


“Capek Opa,” kata Em.


“Duh, Em sayang ku. Kenapa kamu semakin hari tambah gembul kak, jadi gemas Mama," Tree menjawil pipi Em yang di gendongan papa Abraham.


“Nah kak, budi akak itu udah Endut, enggak cekci agi, nantik antiknya ilang au. Pelcaya deh sama Eng jika akak iyet pasti banyak wowok cuka Ama akak. Dan jangan lupa kulangi ugak galaknya,” celetuk El.


“Huuuaaaa, mau ku itu kurus El, gimana caranya agar aku bisa kurus El, cake buatan Necan enak-enak jadi kalap ini. Lihat kaki kakak mu ini persis kaki gajah!" Tunjuk Em pada kakinya.


“Nah, itu Eng cetuju. Bagaimana Entang akak makan loti tawang aja, biarkan Eng aja yang mamam kue kue di dapul. Demi cantik kak, Eng plihatin dengan budi gajah akak," kata El.

__ADS_1


“Huaaa opa, itu El bilang kalog body Em body gajah!" Tangis Em.


“Oh, cucu Opa yang cantik dan seksi ini mana body gajah."


“Eng benel loh opa, akak Endut sekarang, udah dua kali ganti baju selagam balu padahang Eng aja belum pernah ganti baju baru. Baju bayi Eng aja masih bisa di pakek," celetuk El.


“El, tidak boleh seperti itu sayang. Kakak Em itu ikut loh, liat lucu dia dengan pipi gembul," lerai Tree dengan halus.


“Yang El bener loh ma, itu baju Em sudah ganti karena kebesaran perut ini," kata Em mengusap perutnya yang mulai membuncit, padahal ya yang gembul itu lucu ye kalog masih balita kalog sudah blangkotan gendut anu lain lagi.


“Nanti sudah kalog sudah besar baru urus masalah diet, Oma Yumna tadi habis memasak enak di dapur. Ayo kita makan," ajak Mama Yumna.


“Benarkah Oma, ada puding gak di dapur?" Tanya Em.


“Ada dong sayang, ada rasa taro, rasa coklat, keju berlapis-lapis. Bahkan Es krim kelas A pun sudah Oma stok buat kalian," kata Mama Yumna menggoda jiwa Em pencinta makanan manis itu.


“Ayo Opa, Em mau puding dan Es krim," yang tadinya menangis mau diet eh langsung lupa ketika mendengar makanan kesukaannya.


Mommy Qiana sampai menggelengkan kepalanya atas kelakuan dua cucu yang menggemaskan itu.


“El juga mau?" Tanya Mama Yumna.


“Aduh, cucu Oma sudah besar rupanya,” pasangan kakek nenek itu mengangkat cucunya.


“Mom sejak kapan ML sedekat itu dengan mereka?" Tanya Tree.


“Semenjak kemarin sayang, lihatlah mereka sangat menyukai kakek neneknya. Jika kau bersama Alexis, Mommy tak perlu merasakan berjauhan dengan mu nak, kau tetap menjadi keluarga Mommy. Di luar sana begitu banyak pria, akan tetapi kita tak tau tentang keluarganya. Berbeda dengan kedua orang itu, Mommy mengenal mereka, bahkan kakak Mommy Papa Abraham adalah playboy insyaf," cerita Mommy Qiana.


“Benarkah Mom?" Tanya Tree tak percaya, karena yang ia lihat adalah papa Abraham yang bucin habis pada sang istri.


“Bener sayang. Masak Mommy bohong, dia itu kakak Mommy loh. Asal kamu tau sayang ia juga mencintai mu ketika kau bayi, sewaktu kecil kau juga terlahir di sini karena ayah mu merupakan kepercayaan kak Abraham. Karena Mommy yang mempunyai mandat untuk mengasuhmu maka ia tak mau ketinggalan, dengan melamar mu menjadi nyonya XU kami," kata Mommy Qiana.


“Ini masih terlalu tiba-tiba untuk ku, Mom," ungkap Tree lirih.


“Tidak apa-apa sayang. Bergurulah pada Mama Yumna mu itu, mintalah tips untuk menjinakkan playboy-" saran Mommy Qiana.


“Pikirkan apa yang Mommy katakan. Bukannya kalian harus berkerja sama untuk menyelamatkan hidup El. Jangan egois sayang, Mommy yakit putri Mommy ini wanita kuat dan hebat, hanya menaklukkan seekor playboy masak ketar ketir, bukan putri Qiana jika takut," Mommy tegas.

__ADS_1


Memang sudah karter Mommy Qiana tegas dan tak pernah goyah ya pemirsa, siapa yang mau jadi anak Mommy nih 🤣🤭.


.....


.....


.....


Di dalam Vila tengah bahagia dengan kelucuan si kembar dan kasih sayang papa Abraham dan Mama Yumna terhadap Tree dan kedua anaknya. Berbeda dengan diluar perbatasan distrik I dimana kekuasaan Mommy Qiana berada.


“Kenapa aku tidak boleh masuk ke dalam?" Tanya Alexis dingin.


“Maaf tuan Muda. Anda di larang memasuki kawasan ini!" Kata penjaga.


“Kalian tau sedang berhadapan dengan siapa?” tanya Alexis dingin.


“Dengan tuan muda Alexis, akan tetapi tuan saya adalah Nyonya Qiana, meski ada menyelinap memasuki gerbang ini, maka anda akan di kepung sebab past keanggotaan anda tengah di blokir selama 3 bulan Tuan muda. Maafkan kami," jawab penjaga.


“Mama, Papa, Deddy, Mommy. Buka pintunya,” teriak Alexis di depan layar penghubung dengan Vila.


“Maaf tuan muda, semua pada keluar untuk mempersiapkan pesta perjodohan nona Tree seminggu lagi," terang penjaga.


“Apah!" Teriak Alexis, jantung pria itu kembang kempis macem balon yang tak minat di tiup.


^^^To Be Continued^^^


Terimakasih atas dukungan kalian di karya receh Nyai Gendeng Permanen 🙏🙏🙏


Jangan lupa


Like👍


komentar🗣️


Hadiah🎁🌹☕


Vote 🔥

__ADS_1


Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di rating pojok popularitas karya ini.


Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini


__ADS_2