
Hay para kesayangan nyai...
Dimana pun kalian berada semoga sehat selalu 🤗
Selamat datang di RUMAH KARTU PERDANA 😘😘😘
“Ia, sayang bilang sama Mommy, siapa yang menyakitimu?" tanya Mommy Qiana.
“Apakah kartu As itu?" tanya Deddy.
“Mom, Ded," panggil Tree.
“Ia sayang,” jawab Mommy dan Deddy bersamaan.
“Bayi ini bukan bayi kak Aston," kata Tree hati-hati.
“Siapa si berengsek itu sayang, apakah kau korban Anu,” Deddy Taksa tak sanggup mengatakan apa yang ada di pikiran.
“Pemerkosaan maksud, Deddy?” sahut Tree.
Kedua orang tua Tree menganggukkan kepalanya serempak.
Tree tersenyum, “Maafkan aku jika setelah ini aku mempermalukan kalian, aku memang tak pantas menjadi putri kalian, karena aku begitu nakal. Ayah dari bayi ku ini bukan Aston, karena pria itu adalah seorang gigolo VIP yang aku sewa ketika otak gendeng ku ini rapuh. Bahkan aku hingga saat ini merasa bersalah sama gigolo itu karena tak membayarnya sesuai tarif,” Tree mengambil nafas sesaat.
“Aku kabur dari gigolo itu sebelum si gigolo itu bangun, Mom, Ded. Mungkin ini yang membuat si gigolo itu tarifnya mahal sebab hanya sekali undi, benihnya unggulan hingga mampu hidup di gurun pasir sekalipun,” Senyum Tree yang dulu merekah kemabli.
“Maaf sayang kenapa kau sampai nekat menyewa si gigolo ini?" tanya Mommy Qiana.
“Aku tak sadar Mom, karena sedih atas penghianatan kak Aston aku nakal pergi ke club malam lalu mabuk. Tau tau aku sudah menggandeng gigolo," kata Tree jujur.
Samarta di pojok sana merasakan perih dan rasa bersalah atas apa yang terjadi kepada sahabatnya, ia juga andil alih dalam kekacauan di hidup sahabatnya tersebut.
B-a-n-g-s-a-t ini namanya pemerasan, putriku yang malang. Putriku sayang. Batin Deddy Taksa marah. pria itu memeluk tubuh Tree, menghapus air matanya di belakang punggung gadis itu agar tak ada yang tau bahwa di Deddy tengah menangis.
“Tapi sayang, apakah kau tak mau mencari pasangan agar anak ini memiliki ayah sayang," kata Mommy Qiana mengelus Surai rambut Tree.
“Ayo Tree kita kawin eh salah nikah, bukannya aku sudah janji akan menikahimu jika kau tak punya suami, kali ini kita punya anak manusia bukan lagi unta yang kita bicarakan dulu," kata Flexi tulus, Mommy Qiana bisa melihat ada cinta di mata Flexi.
__ADS_1
“Ih, kau apaan sih goyangan Jumat Kliwon, aku tak mau menikah, aku ingin hidup dengan anakku ini hingga tua nanti, memulai hubungan bagiku masih sangat menakutkan, untuk saat ini aku tak tertarik memulai hubungan asmara," kata Tree dengan senyum getirnya.
“Tree, Aston saat ini seperti orang gila mencari mu," kata Samarta mencairkan suasana.
“Aku dan kak Aston telah berakhir, karena dalam kamus hidupku, boleh memaafkan tapi tidak melupakan. Karena cara itu agar aku tak mengambil jalan yang sama pula di masa depan, seandainya ini anak kak Aston, aku tak akan memberitahunya, karena anak ini hanyalah anakku, lampu kebahagiaan ku , milikku yang memiliki hubungan darah dengan ku," kata Tree dengan senyum indah.
Mungkin masalah kemarin melahirkan seorang gadis kecil menjadi seorang wanita tangguh. Mommy Qiana melihat kebahagiaan di mata putrinya itu.
“Baiklah, selama kau bahagia sayang, Mommy juga bahagia,” kata Mommy Qiana memeluk Tree.
Samarta dan Flexi terharu juga saling memeluk satu sama lain.
“Ded," panggil Tree, Seketika Deddy Taksa memeluk tubuh Tree, mereka saling memeluk sehingga Tree merasakan kita ia tak sendiri.
“Seperti apapun kamu, kau tetap putri kami sayang, kesayangan kami, cucu kami akan selalu sah di mata hukum karena kami yang berkuasa ini mampu membelikan apapun untuk mu dan cucu Deddy," kata Deddy Taksa mulai keluar sifat sombongnya, entah mengapa terdengar menggemaskan di telinga calon ibu muda itu.
“Ded, " panggil Tree lagi.
“Ia sayang?” jawab Deddy Taksa.
“Deddy banyak uang?" tanya Tree polos.
“Bukan-bukan," Tree menggoyangkan kepalanya ke kiri dan ke kanan.
“Kenapa sayang, apa Tree kami ini ingin membeli jet pribadi, mau shoping atau mau keliling dunia," kali ini Mommy Qiana menimpali.
“Tidak, Mom, Ded. Anu jika nanti aku ketemu sama si gigolo itu, lalu ia meminta uang yang tak mampu ku bayar seumur hidup ini, apakah Mom sama Ded mau meminjamkan uang itu kepadaku? Aku janji akan menyicilnya sedikit demi sedikit, ded," kata Tree tak enak hati.
“Sayang lihat Mommy, berapa tarif yang dia berikan kepadamu sayang?" tanya Mommy Qiana, menari wajah Tree yang mulai mendung kembali.
“Aku hanya mendengar ucapan nya ketika ia memberikan pelayanannya padaku, ia bilang seperti ini, HEY WANITA KAU HARUS MEMBAYAR KU SEHABIS INI. AKAN KU PASTIKAN KAU TAK AKAN MAMPU MEMBAYAR KU SEUMUR HIDUP,” ujar Tree benar adanya.
“Jika untuk membebaskan mu dari hutang kami harus bangkrut, aku rela sayang, tenanglah harta kita tidak akan pernah habis hingga 7 turunan dan tanjakan. Jika kita menemukan gigolo itu maka Deddy mu ini yang akan membayarkan hutang-hutang mu hingga lunas lahir dan batin,"
Karena Deddy mu akan memukul bajingan itu. Sudah mendapatkan kemurnian putriku, masih ngelunjak mintak uang. Ku doakan semoga ia tak akan muncul lagi di hidup Tree ku, jika tidak akan ku jarah pira pemuas selang-kangan ini. Batin Deddy bersumpah serapah.
....
....
__ADS_1
....
Sedangkan di hotel tempat Alexis menginap, pria itu mengelus leher belakangnya, “Kenapa bulu kudukku merinding, ya?" kata pria itu.
Saat ini Alexis tengah terkapar di atas ranjang karena di dalam pesawat ia mengalami mabuk perjalanan.
“Uuhhh, aku ini sakit apa ya? Kenapa selama tiga bulan ini aku mual muntah, hanya kulit jeruk, kulit mangga, kulit durian yang bisa ku makan?” gerutu pria itu frustasi.
Tok... Tok... Tok... Pintu kamar hotel Alexis di ketuk.
“Masuk," perintah pria itu.
“Bagaimana keadaan mu bro?" tanya Star.
“Jauh lebih baik, aku ingin sekali makan seratus tusuk sate ayam bumbu saos durian, bro," pinta Alexis.
“Yakin kau bisa memakannya?” tanya Star.
“Aku yakin, ajak Fren, suruh dia yang memanggang satenya, aku ingin sate yang matangnya premium,” ujar Alexis dengan suara lemahnya, Star yang penyayang meski gendeng tak sampai hati untuk menolak.
.....
.....
Satu jam kemudian Star membawa apa yang di inginkan oleh sahabatnya itu, daging sate seratus tusuk dan saus durian yang di pisah, ada juga saus kacang di siapkan sebagai cadangan untuk si bos.
“Lama sekali,” protes Alexis tak sabaran, di depan pria itu ada sebakul nasi, entah si bos mendapatkan nasi dari mana.
Kedua pria itu membuka sate lalu Alexis membuka saus durian murni, lalu menuangkan keatas di sate hingga membuat dua pria itu merinding melihatnya..
Alexis memakan sate, nasi saus dengan lahap ketika habis lima puluh tusuk ia melihat keberadaan sahabatnya.
“Maaf ya bro, pasti kalian lapar, kalian makanlah bagian sana, harus habis tidak boleh tersisa!” perintah si Alexis.
Nah, kenak lagi kita... Batin dua orang itu menjerit, sebab ini bukan kali pertama mereka seperti ini, jika tidak makan si bos ngambek melebihi pacar ngambek jika di makan mampus di kamar mandi.
^^^To Be Continued ^^^
Siapa yang hamil, siapa yang ngidam ya 🤣🤣🤣🤣🤫
__ADS_1