Tamu Ranjang Tuan Muda Impoten

Tamu Ranjang Tuan Muda Impoten
Janji Si Kembar


__ADS_3

Hay para kesayangan nyai...


Dimana pun kalian berada semoga sehat selalu 🤗


Selamat datang di RUMAH KARTU PERDANA 😘😘😘



Cup... tanpa di sangka Alexis mencium kening Tree lalu mengambil Em agar berhenti menangis. Layaknya ayah ia menggendong Em menimangnya penuh kasih sayang, mencium kening pipi gembul si kecil. Entah apa yang Alexis katakan hingga membuat gadis kecil itu mengehentikan tangisnya.


“Mam, kan sudah papa mengomel dari tadi, kenapa kau coplay menggunakan baju pembantu kita. Lihat gara-gara baju murahan itu status mu di pertanyakan oleh wanita rendahan yang mudah menghina kodrat wanita lain. Aku yakin dia dulu kawin sama bapak si kartu As itu di paksa padahal ia jatuh cinta sama manusia jelata,” kata Alexis mengusap surai rambut Tree lalu membelai kepala si kecil El yang berada di pelukan Tree.


Wanita itu membeku. Ia tidak menyangka Bosnya membantunya dan melindungi kedua anaknya. Sesaat suasana membeku.


....


....


Ibu pun juga syok dengan kemunculan seorang Alexis yang kehebatannya tak jauh berbeda dengan sang ayah Abraham. Wanita itu merasakan perasaan tak nyaman.


“Itu tidak mungkin. Aku yakin kau memperistri Tree hanya untuk ibu anak mu dari wanita liar mu,” sanggah Aston dan di angguki oleh nyonya Mentari.


“Wanita liar itu ada disini tuan Aston. Kalian berdua jangan kaget kenapa aku punya anak jawabannya adalah keajaiban dari Tuhan. Lihat mata Gadis cantik ku. Bukanya wajah kami persis hanya kulit dan warna matanya mirip ayahnya,” kata Tree menyentuh dagu Em lalu membersihkan sisa air mata si gadis. Tree yakin mental anaknya terlukai.


Bola mata Tree berwarna coklat sedangkan mata Em berbola mata hitam sedangkan bola mata El sama persis dengan sang Mama.


“Tidak ... ini tidak mungkin,” nyonya Mentari mundur perlahan tapi sayang ada anak buah Alexis siap membekap wanita.


“Lepas... lepaskan... Aston...," panggil Nyonya mentari. Dan Aston tak mempedulikan Mamanya yang memberontak hingga berteriak. Aston seakan tulis dan buta ketika tangan dan kaki ibunya di ringkus macem sapi mau di sembelih.


“Maafkan aku sayang tadi aku emosi hingga tanpa sadar menyakiti hatimu. Kembalilah sayang, aku sudah lama menunggu waktu ini tapi kau tak kunjung pulang. Aku janji akan menerima mu apa adanya serta paket lengkap ke dua putra putrimu. Aku yakin kau bukan milik pia ini. Karena aku mendengar jelas kau pembantu pria ini,” kata Aston memegang lengan Tree. Aston sungguh memberikan tawaran menggiurkan.


“Maaf Pak, Tree yang ada di hadapan anda sudah berubah dan ini bukan Tree milik anda. Tree yang di depan anda adalah mantan murid anda," kata Tree tegas. Tak ada air mata, mungkin air mata Tree telah lenyap di makan kesedihan.

__ADS_1


“Om, epas Mama Eng, nantik papa Eng malah. Pendaptalan cayon papa cudah kami tutup, siakan om cayi Mama anak lain jangan Mama kami. Ayok Ma," ajak El mengandeng tangan ibunya sedangkan Em yang selalu dewasa tengah nyaman berada di gendongan Alexis tangan gadis kecil itu memeluk leher Alexis begitu erat.


...


...


...


Parkiran...


“Ayo kita pulang sayang?” Ajak Tree pada kedua anaknya, seakan patuh gadis yang Alexis gendong itu turun. Dengan perlahan Alexis menurunkan si gadis.


“Bisakah om menunduk?” pinta Em yang untuk pertama kalinya memanggil pria itu dengan sebutan Om.


Om? lirih dalam hati Alexis, seakan ada yang sakit di ulu hatinya tapi ia bingung kenapa.


“Karena om orang baik, kami tak mau memaksa om untuk di jadikan papa kami. Karena mulai saat ini papa kami hanya satu papa kandung Em dan El yang sudah masuk kandang buaya dan hilang di telan buaya bulat-bulat, terimakasih sudah melindungi kami dari nenek lampir tadi,” kata Em langsung mencium pipi Alexis.


Putri Tree itu memiliki daya mencerna dan mengerti susana hati orang-orang dewasa yang ada di sekitar.


“Biar aku antar,” tawar Alexis.


“Tidak usah tuan, banyak taksi di depan. Kami pulang tak harus di antar oleh anda, saya hanya berpesan tolong motor pak Kun di pulangkan, mungkin beliau galau menanti yang tak pasti. Ini demi kebaikan anak anak, jika bertemu dengan mereka saya mohon jangan akrab kan anda dengan anak saya. Anak-anak harus menerima kenyataan bahwa ayahnya telah tiada. Saya sebagai ibu hanya ingin agar anak saya tak berharap lebih terhadap anda. Karena cinta saya sudah milik mereka dan tak bisa saya bagi untuk suami saya, permisi,” pamit Tree.


Tree berjalan meninggalkan Alexis yang mematung, mata pria itu memperhatikan tangan kanan dan kiri Tree yang menuntun jari mungil kedua anaknya.


Kenapa dada ku sesak, aku harus ke Satar sekarang, takut kenak santet orang gila tadi. Batin Alexis, tangannya mengelus dadanya.


Pria itu ingin mencegah mereka pergi akan tetapi ia punya hak apa? Bahkan mereka baru kenal. Entah takdir mereka begitu panjang mungkin karena kesalahan semalam itu memberikan karma berpisah yang membelenggu jiwa dua insan yang gersang sepi nan hampa.


....


....

__ADS_1


Sedangkan di dalam sebuah taksi ada seorang wanita ingin menangis tapi ia tampung karena tak ingin sedih di depan kedua buah hatinya.


“Mama, mau angis?" tanya El.


“Menangis lah Ma, kata Nyai Gendeng Permanen selagi nangis tak usah membayar pajak. Nenek gila tadi jahat ya Ma,” kata Em mengelus pipi Tree.


Tree mengambil dua tangan mungil itu lalu mencium telapak tangan kecil ke dua buah hatinya tak lama air mata itu luluh lantah tanpa Permisi.


“Maafkan Mama anak-anak ku sayang, kau harus terlahir dari seorang ibu tunggal yang miskin ini hingga kalian di hina. Mama hanya memikirkan hati Mama yang selalu bahagia karena memiliki kalian. Mama tak memikirkan nasib kalian yang akan bernoda hingga sepanjang hayat kalian, yakinlah mama sangat mencintai mu anak-anak ku...,"


“Kami ayang Mama, janji kita idak atan menanyakan papa Em dan Eng dimana dan anji deh kita tak akan minta papa balu," kata El mengusap air mata Tree.


“Ia, ma kita janji, janji kelingking,” janji


^^^To Be Continued^^^


Terimakasih atas dukungan kalian di karya receh Nyai Gendeng Permanen 🙏🙏🙏


Jangan lupa


Like👍


komentar🗣️


Hadiah🎁🌹☕


Vote 🔥


Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di rating pojok popularitas karya ini.


Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini


Rekomendasi Novel :

__ADS_1


Sambil nunggu Eneng Tree up kepoin karya kawan nyai nih 😘❤️



__ADS_2