TARUHAN BERHADIAH CINTA

TARUHAN BERHADIAH CINTA
PENYAMBUTAN UNTUK QUINSY


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan yang memakan waktu lebih dari dua puluh enam jam, akhirnya Quinsy dan Glen telah dapat menampakkan kaki di kota New York. Gadis yang dulu menjadi primadona kampus, karena memiliki bentuk tubuh yang begitu didambakan setiap lelaki, juga karena wajah ayu khas orang Indonesianya, sekarang telah menjadi seorang Nyonya besar. Karren La Quinsy, telah menjadi istri dari Glen Jhonsson Hemsworth. Lelaki keturunan keluarga Hemsworth yang memegang penuh kendali atas kota New York dan juga pengusaha tampan yang terkenal di dunia.


Kembalinya Quinsy dan Glen di kota akan kesibukannya itu, disambut langsung oleh kedua orang tua Glen dan juga teman-teman Quinsy. Gadis dengan perut besarnya, berjalan perlahan menuruni anak tangga. Glen dengan hati-hati menuntun istrinya agar tidak tergelincir, sebab cuaca di sana memasuki musim hujan.


"Quinsy..!!!" Teriak ketiga sahabat Quinsy ketika melihatnya menuruni tangga pesawat. Dengan antusias, Emy, Jessy dan Sonya menghampiri Quinsy dan memeluk sahabat mereka itu.


"Kami sangat merindukanmu Quinsy,"


"Maaf Nona, Nona. Bisakah kalian memberikan jalan untuk wanita tua ini agar bisa berbagi rasa rindu pada menantunya?"


Ketiga gadis muda sahabat Quinsy perlahan melepaskan pelukan mereka dan memberikan jalan bagi Nyonya Hemsworth untuk menyapa menantu wanitanya.


"Hai sayang, bagaimana penerbanganmu? Pasti sangat melelahkan, Mommy sudah menyiapkan spa khusus Ibu hamil untukmu di rumah. Ayo kita segera pulang." Quinsy melihat ke arah teman-temannyaa. Gadis itu masih merindukan mereka, tapi Quinsy juga merasa tidak nyaman bila harus menolak ajakan Ibu mertuanya begitu saja. Untunglah Nyonya Hemsworth adalah tipikal Ibu yang pengertian, ia tau apa yang ada di pikiran Quinsy, dengan senyum tulus Nyonya Hemsworth juga mengajak ketiga sahabat Quinsy untuk ikut berkunjung ke kediaman Hemsworth.


"Kalian juga bisa ikut. Tante bukan hanya menyiapkan spa untuk Quinsy, tapi juga untuk kita semua."


Ketiga sahabat Quinsy amat bahagia mendengar ajakan Nyonya Hemsworth. Bukan karena akan mendapatkan perawatan spa yang pasti dari tangan profesional, melainkan karena mereka masih bisa bersama dengan sahabat mereka untuk beberapa jam kedepan. Apalagi itu di kediaman keluarga Hemsworth yang begitu di hormati dalam kalangan pebisnis dunia, siapapun pasti akan amat senang dengan ajakan ini.

__ADS_1


Nyonya Hemsworth menuntun menantu kesayangannya menuju mobil yang telah ia siapkan. Kursi dalam mobil itu telah di renovasi sedemikian rupa, sehingga akan membuat Quinsy merasa nyaman selama perjalanan kembali ke kediaman Hemsworth yang memang memakan waktu cukup lama. Sementara Emy, Sonya dan Jessy mengikuti dengan mobil mereka dari belakang.


"Apakah kau haus?"


"Tidak. Aku baik-baik saja. Aku sangat senang, Mommy menyambut kita dan juga telah mengijinkan ketiga sahabatku untuk berkunjung. Jujur, aku sangat merindukan mereka." Tutur Quinsy dengan binar bahagia terpancar di matanya.


"Ya, Mommy memanglah Ibu yang pengertian. Tapi dia juga amat berlebihan dalam memberikan perhatiannya."


"Maksudmu?" Tanya Quinsy sambil memiringkan kepalanya. Ia tidak merasa Ibu mertuanya memberikan sisi perhatian yang berlebihan padanya.


'Tapi mengapa Glen berkata demikian?' Batin Quinsy bertanya-tanya.


šŸ’®šŸ’®šŸ’®šŸ’®šŸ’®šŸ’®šŸ’®šŸ’®šŸ’®šŸ’®šŸ’®


Setibanya mereka di kediaman Hemsworth, Quinsy tercengang akan kemegahan rumah mewah yang dimiliki keluarga suaminya itu. Rumah dengan halaman seluas dua hektar itu di hiasi dengan banyak pepohonan dan juga sebuah taman bunga mawar dengan aneka ragam warna. Mobil berhenti di depan rumah megah dengan puluhan pelayan yang telah berjejer rapi, menyambut kedatangan mereka.


Dengan penuh perhatian, Glen membantu Quinsy turun dari mobil. Dengan perutnya yang semakin besar, Quinsy makin kesulitan dalam bergerak. Di tambah lagi duo twins di dalam sana semakin aktif dari hari ke hari. Gerakan dua bayi dalam rahim Quinsy, tak jarang membuat gadis cantik itu meringis kesakitan dan Glen dibuat panik akan itu.

__ADS_1


"Ayo. Mereka telah menunggu kita di taman belakang." Dengan penuh semangat Nyonya Hemsworth menarik tangan menantunya menuju taman bagian belakang. Di sana terdapat sebuah kolam renang dengan berhias pepohonan rindang dan rumput hijau di sekelilingnya. Sudah enam orang wanita berseragam lengkap yang menyambut kehadiran mereka. Dua orang di antaranya membantu Quinsy untuk berbaring.


"Layani mereka. Aku masih harus mengurus sesuatu." Titah Nyonya Hemsworth pada para pegawai spa yang akan memijat Quinsy beserta ketiga sahabatnya.


"Kalian nikmatilah pijatan spa ini dulu. Aku masih harus mengurus sesuatu. Panggil saja pelayan bila kalian memerlukan hal lain."


"Terimakasih Mom," Nyonya Hemsworth tersenyum kemudian berlalu pergi. Quinsy, Emy, Sonya dan Jessy menikmati pijatan-pijatan lembut pada tubuh mereka. Apalagi bagi Quinsy yang memang amat lelah setelah perjalanan jauh yang ditempuhnya. Pijatan semacam ini memang sangat ia butuhkan.


BERSAMBUNG....


...CERITA INI HANYALAH FIKSI SEMATA!!!...


...BILA TERDAPAT KESAMAAN NAMA, TEMPAT, KARAKTER DAN SEBAGAINYA, ITU HANYALAH KETIDAK SENGAJAAN AUTHOR....


^^^mohon dukungan kalian dengan memberikan like, komen dan juga^^^


^^^votenya ya...^^^

__ADS_1


^^^Dukungan kalian sangat berarti bagi Author, dan untuk yang selalu setia menunggu kelanjutan karyaku, aku ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya pada kalian...^^^


Iā™”U READER'S...šŸ˜™šŸ˜™.


__ADS_2