TARUHAN BERHADIAH CINTA

TARUHAN BERHADIAH CINTA
BERPISAH


__ADS_3

Setelah berkunjung ke rumah sang Nenek, Billy kemudian kembali ke apartemen miliknya. Ia membiarkan mobil Sonya tetap berada di tangannya, sebab Billy sudah benar-benar lelah hari ini. Rencananya, besok barulah dia akan meminta seseorang untuk mengembalikan mobil tersebut.


Yang tidak Billy ketahui adalah, sang Nenek diam-diam telah menyelidiki pemilik mobil yang ia bawa siang tadi. Nenek Billy yakin, bila pemilik dari mobil itu bukan hanya sekedar teman biasanya Billy saja. Jadi, dia ingin mengetahui siapakah gadis yang sudah membuat cucunya jatuh hati.


💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮


Quinsy menatap dinding kamar yang ia dan kedua bayinya tempati. Dinding kamar itu adalah saksi bisu di mana Glen merampas satu-satunya mahkota kebanggaannya. Dinding itu juga yang menjadi saksi nyata, Isak tangis tangis dari Quinsy tatkala Glen merobek mahkota bunga miliknya. Dan kini, dinding kamar itu juga yang akan menjauhkannya dari Glen.


Tuan Hemsworth membawanya menuju pulau pribadi milik Glen. Ia tau, putranya pasti tidak akan menyangka bila ternyata Quinsy kini berada di tempat itu. Sebab, hanya tempat itulah yang tidak terpikirkan oleh Glen saat ini.

__ADS_1


Sakit hati Quinsy akibat sikap Glen waktu itu perlahan mulai berkurang. Hatinya yang rapih mulai kuat setelah kelahiran putra dan putrinya. Hadirnya Azella dan Azello seperti mentari yang menghangatkan di tengah badai salju. Hari-hari yang Quinsy lalui menjadi makin berwarna dengan tangisan kedua bagi mungilnya.


Setelah rasa sakit yang ia tanggung sendiri, kini terbayar lunas setelah melihat wajah imut bayi kembarnya. Quinsy tak lagi terlalu larut dalam dilema yang Glen ciptakan. Hari-harinya ia sibukkan dengan memberi perhatian untuk tumbuh kembang Azella dan Azello.


Belum lagi, kedua mertua yang selalu ada di sisinya setiap saat. Perhatian dan kasih sayang yang Tuan dan Nyonya Hemsworth berikan, sudah cukup bagi Quinsy untuk menggantikan posisi putra mereka. Bahkan terkadang, kedua orang tua dan saudara-saudaranya juga akan datang berkunjung. Jadi, Quinsy tidak akan pernah kesepian di pulau itu.


Azella dan Azello adalah bayi yang pintar dan kuat. Kedua bayi kembar itu tidak pernah rewel ataupun jatuh sakit. Walaupun terkadang setelah mendapatkan vaksin mereka mengalami sedikit demam, tapi Azella dan Azello tidak menyusahkan Ibu mereka. Mereka tidak rewel selayaknya bayi-bayi lain saat sedang mengalami demam.


💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮

__ADS_1


"Key, mengapa Glen tidak pernah mengunjungi aku lagi? Apakah dia ada menutup pesan padamu?" Dania yang baru saja selesai membereskan barang-barangnya, bertanya pada sahabatnya, Key. Glen hanya sesekali datang sebentar untuk melihat keadaannya, lalu kembali pergi. Tanpa ada pembicaraan atau hanya sekedar basa-basi. Hal itu tentu membuat hati Dania bersedih. Meskipun ia tidak mengingat tentang kisah cintanya sewaktu bersama Glen, tetapi kehadiran pria itu mampu membuat hatinya berbunga.


"Maaf Terra, akupun tidak tau. Tapi mungkin dia sedang sibuk akhir-akhir ini." Bohong Key. Sebenarnya ia tau, alasan Glen tak lagi mengunjungi Dania. Key hanya tidak ingin membuat Dania bersedih dengan kenyataan baru ini.


Key yang tidak sengaja bertemu dengan Glen di sebuah bar, mendengar beberapa kali menyebutkan nama seorang wanita. Dan mungkin karena sedang mabuk, Glen pun menceritakan semuanya. Key sempat tersulut emosi, ia mengira Glen adalah pria baik yang akan mencintai Dania sepenuh hati. Tetapi rupanya Glen adalah seorang b4jing4n yang tidak bisa bertanggung jawab. Key yang emosi melayangkan bogem mentah ke arah wajah Glen berkali-kali. Tetapi Glen justru terlihat senang, Glen bahkan meminta pada Key untuk m3mbu**hnya. Dari situ Key tahu, bila Glen benar-benar mencintai wanita yang ia sebutkan namanya tadi. Jadi, dari pada memberikan kematian yang mudah untuk Glen, Key lebih suka melihatnya mati perlahan karena tersiksa oleh perasaannya sendiri.


Key yang semula berharap Glen dapat mencintai Tarranya seperti dia mencintai wanita itu, kini mulai membenci Glen. Harapannya yang ingin melihat Dania bahagia bersama Glen karena mengingat masa lalu mereka bilang seketika. Menurut Key, Dania justru akan sangat merasa bersalah bila tau siapa akan menjadi diri bagi wanita lain.


Jadi Key membantu Dania berkemas untuk segera pulang ke rumah orang tua Dania. Glen yang telah memberi tahukan kepada keluarga Dania, bila putri mereka masih hidup. Dan hari ini adalah hari di mana mereka datang untuk menjemput wanita itu.

__ADS_1


Meskipun dengan berat hati untuk berpisah dengan Dania, tapi Key ingin melihat kebahagian raut wajah wanita yang ia cintai itu. Setalah bertahun-tahun bersama, tentu saja akan ada perasaan tak nyaman bagi keduanya jika harus berpisah.


BERSAMBUNG...


__ADS_2