
tengah malam,saat rian masih tidur dengan lelapnya... dia menelfon ibunya di balkon kamar.
"halo... kenapa nelfon ibu tengah malam sel"
"ibu... " katanya dengar bibir bergetar
ibu tau, ada sesuatu yang tidak beres.
"kenapa? "
"RI... rian---hiks... "
"
"huh..... nak... ibu tau kamu mau bicara apa. dan ibu tolong, jangan bercerita hal yang buruk tentang suamimu pada ibu, jangan membuat ibu membencinya. seburuk apapun suamimu, kamu harus menjaga aib nya. "
traakk!!!! ... ponselnya terjatuh, menganggu tidur seseorang di dalam sana.
"huuuhuuummm!!! " tangisnya langsung meredam karena dia menutup mulutnya dengan tangan, takut membangunkan suaminya. dia terduduk di lantai.
"sel... sella... kamu kenapa... sel.. "
buru buru mengambil kembali HP nya.
"i-iya bu.. "
"kamu kenapa? "
"eh.. tadi ada kecoa, reflek sella lempar HP. "
"huh... ibu pikir ada apa.. "
diam....
seseorang di pintu balkon sedang memperhatikan objek di depannya.
sakit saat melihat istrinya menangis pilu, tapi tidak ingin ibu nya tau. rian bersumpah, saat dia mendengar kalimat yang sangat di nantinya dari sella, dia akan berhenti melakukan hal yang menyakiti istrinya. takkan pernah menyentuh wanita lain selain istrinya.
"sel... ibu mau tanya.. "
"iya."
"kamu cinta sama nak rian? "
"eng..enggak tau bu.. " lirihnya.
"kalau kamu gak cinta, lebih baik kamu lepas. "
"enggak!.. sella gak mau.. "
__ADS_1
"jadi kamu cinta sama nak rian? "
"sella gak tau ibu.. "
"kamu takut kehilangan dia kan? "
"iya.. "
"kamu gak suka kalau ada perempuan lain di antara kalian kan? "
"ya iya lah ibu.. "
"nah... itu berarti kamu cemburu... artinya kamu cinta... ngerti? "
"masa sih bu.. "
"iya percaya sama ibu... sekarang ibu mau dengar kamu bilang kalau kamu cinta sama nak rian"
"malu lah bu.. "
"ini sudah tengah malam, tidak ada yang mendengar. "
iya juga.
"se-sella cinta sama rian. " lirih nya pelan.
"kamu bisik bisik apa sel... ibu aja gak denger. "
"kurang keras.. "
"ih ibu.. " sella kesal.
"huuff... sella... cinta sama rian.. "
seseorang di belakang sana membelalakkan matanya. terkejut, senang, gembira, bahagia, sejahtera, damai, dll. tidak terungkapkan. benarkah?
rian langsung menunjukkan pelukan dari belakang pada sella.
membuat sella kaget, refleks hpnya terlempar keluar balkon. mungkin hancur.
"ri-rian... "
"bilang lagi sel... " kata rian, yang memeluk sella sambil duduk dari belakang.
"a-apa? "
"yang kamu bilang sama ibu barusan. "
diam...
__ADS_1
"bilang sel.. " desak rian.
"aku cinta sama rian.. " lirihnya.
"coba bilang sekali lagi.. " kata rian penuh harap, takut salah dengar.
"aku... aku cinta sama rian.. "
"kamu... kamu gak bohong kan... "
sella menunduk.
"sel.. "
"gak."
"gak apa? "
"iihh... aku gak bohong. "
rian langsung mencium bibir sella, meresapi ciuman yang seminggu tidak di dapatnya. kemudian melepasnya.
" i love you mah... i love you so much... cup... "
"aku juga cinta sama papah. "
pertama kali sella memanggil pasangan panggilan dari panggilan rian pada nya. papah. karena rian memanggilnya mamah. memang agak norak, tapi sangat damai di dengar oleh rian dan sella.
*****
mereka masih duduk di lantai balkon, dengan rian memangku istrinya menyamping, sehingga sella memeluk leher suaminya.
"pah... "
"hem.. "
"jangan bawa wanita wanita itu lagi ya... "
"kenapa?"
"iisss.... pokoknya jangan. "
"oke."
sella senang, semakin menyurukkan kepalanya di ketiak suaminya.
"bau sayang... "
"nggak... wangi kok... "
__ADS_1
udh deh ya.. otak udah blank akibat kekenyangan🤣