Terjebak Cinta Mu

Terjebak Cinta Mu
Seperti depresi


__ADS_3

Tanpa berfikir panjang, lily malah membawa putri ke tempat dia duduk tadi, membersihkan luka gores di lutut putri yang bercampur pasir dengan bajunya.


Tidak lama suara itu mengagetkan lily yang sedang membersihkan luka putri.


"Aku bilang tadi bawa putri ke mobil,lily! . putri harus di bawa ke dokter. " Hen sedikit berteriak.


"Tidak perlu ke dokter, hanya goresan kecil. "


Hen sudah sangat emosi, melihat putrinya terluka, lalu melihat sikap lily yang seakan mengabaikan luka itu.


"Jangan salahkan aku jika memaksa. " Hen langsung menggendong putri, lalu menarik tangan lily, refleks lily sekalian membawa tas mereka dan masuk ke mobil.


Lily tidak bisa berkata apa apa, bukan waktu yang tepat untuk memberontak sekarang, apalagi melihat hen dengan wajah marah sekaligus khawatir.


"Nak, apakah sakit sampai menutup kamu menutup mata? " Tanya hen.


Tidak ada jawaban.


"Putri.. Nak.. " Kata lily.


"Astaga!.. Dia pingsan, kenapa mobil nya lambat sekali, tambah kecepatannya!! " Hen berteriak di dalam mobil.


*******


Lily hanya bisa duduk diam menunggu di depan ruangan tempat putri di tangani dokter, dia menoleh pada hen yang berdiri di dekat pintu, yang ternyata sedang melihatnya dengan intens. Lily langsung menunduk.


Jujur, lily merasa minder dengan keadaannya yang tidak jauh seperti gelandangan, apalagi hen sedang menatapnya, pasti lelaki itu ifil dengannya.


Pintu terbuka

__ADS_1


"Orang tua nya ikut saya. " Kata dokter.


"Biar aku aja" Kata hen.


*****


"Kamu gimana sih!!, kamu gak kasi putri makan ya sampai dia pingsan?!! "


Lily kaget langsung berdiri, karena tiba tiba hen sudah berdiri di sampingnya, dan tiba tiba membentaknya.


"Pu-putri kenapa? "


"Kamu tanya kenapa!? , ini yang kamu bilang didik dengan keras sampai gak ngasi dia makan hah?!, kamu tau, putri dehidrasi, juga dia kekurangan gizi!! "


Lily terpaku sesaat, kemudian dia merenung, putri kekurangan gizi?, mereka memang sangat jarang makan dengan lauk ataupun sayur, paling sering dengan nasi dan kerupuk, nanas, atau mi instan, menu paling mewah hanya tahu dan tempe.


"Ja-jadi aku harus gimana.. A-aku gak tau, dia gak sehat kan, ja-jadi aku, aku harus belikan makanan yang enak, iya, aku harus belikan makanan yang enak, biar dia sembuh, tapi aku gak punya uang, bagaimana ini, dia harus sehat.. "


Tubuh hen berdesir mendengar lily yang terus meracau tidak jelas, mengucapkan kata yang sama berulang kali. Ingat kan dia dulu dokter psikologi, dia tau dengan melihat perilaku dan cara bicara lily.


Lily pasti depresi, hanya dengan keadaan nya sekarang, dia tau dia tidak boleh lemah demi putrinya, maka dari itu, dia memendam semua rasa trauma dan depresinya.


Perlahan hen memeluk tubuh lily dari samping


"Maaf, maaf, aku minta maaf, aku kelepasan membentak kamu, maaf, kamu gak salah, aku yang salah, maaf. "


"Huhuhuuu.... Hiks"


Barulah tangis lily pecah

__ADS_1


"A-aku hiks.. Aku gak kuat lagi huhuuuu...aku gak sanggup lagi menanggung ini semua hiks"


"Sshh... Iya sayang, kamu memang lemah, kamu rapuh, tapi kalau ada aku, aku yakin kamu bisa menanggung semua, kamu memang gak bisa mengangkat beban ini sendirian, ada aku. "


Lily masih terus menangis, pikir hen, ini adalah kesempatan yang bagus membujuk lily.


"Tapi aku mau, kamu jangan hanya mikirin perasaan kamu aja, pikirkan putri, pikirkan perasaan aku juga, aku gak bisa tanpa kalian, kembalilah dengan ku ya ly? "


Lily masih menangis di pelukan hen


"Kalau kamu takut aku tinggal lagi, aku akan bawa kalian kemana pun aku pergi, ke kantor, atau bahkan saat keluar kota atau luar negri aku akan bawa kalian, biar kamu gak takut lagi. Mau ya. "


Masih suara tangisan yang terdengar..


.


.


.


.


.


.


penasaran dengan jawaban lily? 😅 follow dulu🤭,


JGN LPA LK JGA😂

__ADS_1


__ADS_2