Terjebak Cinta Mu

Terjebak Cinta Mu
kosong


__ADS_3

"tuan.... ada masalah dengan nyonya... tolong datang.. " suster dari rumah sakit jiwa menelfon rega dengan nara khawatir. saat rega pergi tadi dia memberikan nomor HP nya pada salah satu perawat, jika nara ada masalah langsung di beritahukan pada nya.


"tolong tangani dulu, saya ke sana sekarang. "


...----------------...


...----------------...


...----------------...


sampai di sana, rega berlari menuju di mana berada. rega melihat nara terbaring di brankar dengan tatapan kosong.


"ada masalah apa? "


"begini tuan.... saya mendengar nyonya hanya mengajak pasien lain untuk bermain karena kesepian.... tapi mereka tidak mau.... nyonya marah karena tidak mereka tidak mau, akhirnya nyonya menjambak salah satu pasien wanita.... karena nyonya pasien baru di sini, tentu tidak ada yang kenal dengannya.... pasien lain melihat nyonya menjambak temannya, mereka semua malah mengkeroyok nyonya ramai ramai... maaf atas kelalaian kami tuan. "


rega menghela nafas, tampaknya meninggalkan nara di sini bukan keputusan yang baik.


"jadi bagaimana keadaannya sekarang? "


"nyonya hanya ada beberapa luka, tapi tidak parah.... yang saya khawatirkan dari tadi nyonya hanya diam... kami takut nyonya mengalami depresi yang lebih dalam. " suster tampak khawatir.


"itu... benda yang di dalam baju nya kenapa tidak ada. " tanya rega karena perut nara rata kembali.


"sepertinya nyonya sudah melepaskannya sendiri karena saat keluar, benda itu tidak ada lagi. tampaknya nyonya sudah menerima semuanya. "


"baiklah tinggalkan kami. " suster itu pamit meninggalkan rega. menghampiri nara.


rega menyentuh kepala nara dengan lembut, tidak ada pergerakan, pandangan nara kosong ke depan.

__ADS_1


"ara.... kita pulang ya... " kata rega dengan saaangat lembut. lagi lagi nara tidak menanggapi.


"hei.... kenapa tidak bicara...apakau jadi bisu karena para orang gila itu.... saat kita menikah, kau masih wanita kuat kan... jadi kenapa kau lemah hanya karena masalah seperti ini.... bicara lah..... jika tidak, aku akan meninggalkanmu. " ancam rega. hanya itu yang dia lakukan agar nara takut padanya dan berbicara lagi.


nara tetap diam,rega yang marah saja seakan sia sia.


tapi nara memegang ujung lengan jas rega saat ingin pergi, yang membuat rega terkejut.


"baiklah... aku anggap ini jawaban iya. "


rega menggendong nara ala bridal style.


......................


......................


sampai di halaman rumah mereka.... nara tidak mau lepas dari rega, padahal rega ingin keluar dari pintu yang di sebelahnya.... akhirnya dia memutuskan menaikkan nara di pangkuannya terlebih dahulu dengan posisi saling berhadapan. nara memeluk leher rega, menyembunyikan wajahnya di leher rega.


rega mengetes dengan melepaskan tangannya, tapi karena tenaga nara yang kuat, dia bahkan tidak goyah dengan posisi nya yang memeluk rega dengan sangat erat.


"huh... sayang... kau makin berat ya.... leher ku sangat sakit ini.... tenaga mu juga sangat kuat... tapi kenapa di ranjang kau tidak sekuat ini.... " kata rega kesal lucu. "hei.... singkirkan wajahmu dari leherku....nanti aku jadi bernafsu bagaimana.... tidak mungkin aku 'mengajak' mu karena kau masih belum pulih. " rega kesal. tapi nara bahkan seakan tidak mendengar apa apa. rega kesal karena hembusan nafas nara tepat di leher nya.


sampai di kamar... rega membaringkan nara..... tapi nara tidak melepas kaki di pinggang , dan tangan di leher rega. rega melepaskan dengan kasar.... huh... sepertinya memang harus main kasar ya.


rega terkejut.. "astaga.... dia tidur tapi tenaga nya sekuat itu. " rega memijit kening nya.


sejenak dia menatap wajah istrinya yang tertidur seperti bayi. tenang, polos, mulut nya sedikit terbuka. persis seperti bayi. itu yang di lihat rega. dia duduk di tepi ranjang, mengelus pipi nara dengan lembut. memandang nara sendu. dia sedih istrinya mengalami ini semua.


"kenapa jadi begini hem.... sebelum aku meninggalkan mu waktu itu, kau masih mau berbicara, kau masih cerewet. tapi kenapa hanya karena para orang gila mengeroyokmu kau sampai begini. apa kau marah pada ku? katakan. aku akan minta maaf, kalau perlu aku berlutut di kaki mu, asalkan kau mau berbicara lagi pada ku. " kata rega dengan suara bergetar.

__ADS_1


"maaf kan aku.... kau pasti menunggu ku waktu itu kan... karena aku mengatakan akan membawa mu kalau kau melepas benda itu.... tapi kenapa kau sangat bodoh dan melepaskan benda itu saat aku pergi... bagaimana bisa aku menikahi orang bodoh seperti mu... " air mata sudah menetes dari sudut matanya. "tapi aku yang lebih lebih... bahkan sangat bodoh karena tidak percaya pada istriku sendiri.... sampai membuat mu seperti ini.... maaf kan aku..... aku mohon.. bicara lah. " sambungnya.


author.(gimana mau bicara.... nara aja masih tidur.... rega memang bodoh) πŸ˜‚πŸ˜‚


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


maaf kalo bosan. vote ya voteπŸ˜ƒπŸ˜ƒβ˜Ί


__ADS_2