Terjebak Cinta Mu

Terjebak Cinta Mu
Memberitahu


__ADS_3

"an... bawa bodyguard dua orang untuk menjaga apartemen ku" perintah rega menelfon asisten andi.


"baik tuan"


saat ini rega sedang mengurung nara di kamar nya agar tidak kabur.. sampai acara pernikahan mereka nanti.... rega sudah bertekad akan menikahi nara satu minggu lagi.... pernikahan sederhana... hanya di hadiri orang tua kedua belah pihak.


brukk bruk bruk bruk....


nara memukul mukul pintu kamat rega tempat dia di kurung.....


"rega.... keluarkan aku.... aku mohon... keluarkan aku!!!! hiks...?" teriak nara sambil menangis.


tidak beberapa lama datanglah asisten andi bersama ke dua bodyguard.


"mereka akan menjaga di depan pintu... jangan sampai orang yang di dalam keluar apapun alasannya"


kedua bodyguard itu mengangguk... mereka langsung mengambil posisi.


"siapa yang akan di jaga tuan" tanya andi"


"nanti saat nya tiba kau juga tau" kata rega acuh. andi langsung diam.


"baiklah... aku sudah terlambat... ayo ke kantor. " kata rega.


andi masih penasaran siapa yang ada di dalam apartemen rega tapi dia menahan untuk tidak bertanya lagi.


"jadwal rapat jam berapa? " tanya rega.


"jam sepuluh tuan"


rega melihat jam nya.. ternyata masih jam setengah delapan.


"ke mansion sebentar... ada yang ingin ku bicarakan dengan ibu. "


andi mengangguk langsung melakukan mobilnya ke rumah rega.


sampai di rumah rega... rega masuk langsung di sambut pelayan sambil berlarian karena rega datang mendadak.

__ADS_1


"di mana mamah" tanya rega pada pelayan


"di kamar nya tuan"


rega langsung naik ke kamar melisa.. di ketuknya pintu... setelah ada sahutan 'masuk' dari dalam kamar... rega langsung masuk... ..


"mah... " panggil rega lembut.


"sudah lama sekali tidak pulang... walaupun sendiri di apartemen tapi tidak pulang juag" kata melisa senang sekaligus menyindir.


"siapa yang sendiri... "


"kau masih tinggal bersama perempuan itu? "..


" iya.. jadi siapa lagi"


"mamah sudah bilang....kalian tidak ada hubungan apa apa... jangan tinggal satu atap" kata mama sedikit marah.


"iya... tapi sebentar lagi ada hubungan kok mah" rega dengan senyum bangga nya.


"maksud kamu"


"nara siapa" melisa makin bingung.


"wanita yang di apartemen ku waktu itu" rega mengingatkan.


"kamu mau nikah sama wanita ja*@ng kamu itu? " melisa sedikit berteriak..


"mah... dia wanita baik baik... " serkah rega dengan lembut.


"kalo wanita baik baik... kenapa mau tinggal sama kamu"


"gak mah.... setelah mamah datang dia langsung pindah.... dan rega memutuskan untuk menikahi dia saja" katanya sambil tersenyum.


"ya sudah... kapan mau nikahnya" kata mama ketus.


"jadi mamah restuin? " kata rega dengan senang.

__ADS_1


"sebenarnya enggak.... tapi walau begitu kamu pasti bakal tetap nikah... jadi gak ada gunanya mamah nolak" kata melisa malas.


"mamah ku ini memang yang terbaik" seru rega memeluk mamah nya.


"walaupun begitu... aku tidak akan membiarkan perempuan itu bertahan lama" batin melisa.


"Ranti mana mah"


"masih di kamarnya mungkin.... kuliahnya agak siang"


rega berlalu ke kamar ranti... mengetuk pintu... seperti itu lah sopan santun di rumah itu... walaupun pintu tidak di kunci... tetap harus mengetuk pintu. setelah ada sahutan masuk dari dalam baru lah rega masuk.


"hei.... apa kabar adikku sayang" kata rega melihat ranti yang masih rebahan di kasur yang berantakan... dia mungkin sudah lama bangun... hanya malas bangkit saja.


"kakak!!!! " ranti langsung bangun karena mengenali suara itu... ternyata itu suara kakak tersayang nya.


"karena kuliah agak siang.... masih malas malasan ya... selama kakak gak di sini ternyata kamu gak berubah juga.. " gemas rega sambil mengelus kepala adiknya.... semenjak kematian ayahnya... rega semakin sayang dan semakin memanjakan adik satu satunya itu.


"hemm.. kalo kakak udah elus kepala aku ini jadi pengen tidur lagi... nyaman banget rasanya" kata ranti sambil menutup matanya lagi.


"hei.... jangan tidur lagi.... nanti kakak pukul kamu... mau? " kata rega pura pura marah.... dia tidak marah pada ibu dan adiknya itu... mungkin akan ada satu lagi orang yang tidak bisa diamarahi.


"kakak ngapain ke sini... udah lama banget gak pulang" ranti sambil memeluk rega.


"jangan peluk peluk... kamu masih bau" tapi ranti tidak menghiraukannya dia tetap memeluk rega.


"kakak mau menikah"


.


.


.


.


penasaran????... jangan lupa like dong....๐Ÿ‘๐Ÿ˜˜

__ADS_1


to be continue๐Ÿ˜Š


__ADS_2