Terjebak Cinta Mu

Terjebak Cinta Mu
Mengingat ayah ibu


__ADS_3

Nara sudah naik ke atas... saat ini dia sedang berjalan menuju ruangan Rega bersama asisten andi atas perintah rega.


"apa tidak ada OB laki laki di perusahaan ini sampai sampai kau yang harus melakukan adegan berbahaya itu!!!! " marah rega saat nara sudah di depannya.


"kenapa jadi bapak yang marah " kata nara... sengaja mengatakan itu karena ada asisten andi... sangkin khawatirnya rega sampai lupa.


"heh"... rega menghembuskan nafasnya agar tidak marah... dia melihat ke arah andi... seakan menyuruhnya keluar. asisten andi langsung menurut.... dia bingung kenapa reaksi rega berlebihan seperti itu pada seorang OB. tapi dia mengabaikannya.... andi malah pergi ke ruang CCTV agar melihat apa yang di lakukan dia orang itu .


di ruangan rega... dia sedang marah marah.


" kalau di kantor panggil tuan bukan bapak.... memangnya aku bapakmu.... tapi kalau hanya kita berdua panggil nama ku saja... kau mengerti!! " nara hanya mengangguk sambil menunduk takut karena rega memarahinya.


"sekarang jawab aku.... kenapa kau melakukan hal berbahaya itu? "


"itu tidak berbahaya.... kan sudah alat pengamannya" nara menyangkal.


"jadi bagai mana jika alatnya rusak atau putus... kau pikir kau hanya akan patah tulang atau patang kaki?... bukan hanya itu... tapi kau juga akan.... " kata kata nya terhenti karena tidak sanggup mengucapkannya.


greppp...


rega langsung memeluk nara... dia takut hal itu terjadi pada nara.... entah apa sebabnya yang penting dia tidak mau kehilangan. nara langsung menegang sambil mengedip ngedipkan matanya karena bingungnya. dan itu tidak lepas dari pengawasan aisten andi.. dia sampai melebarkan matanya... bos nya memeluk karyawannya dan itu pun seorang ob?


"aku tidak mau kau melakukan hal itu lagi... kau mengerti"


"ta... tapi tadi aku mengantikan teman ku karena dia trauma dengan ketinggian.... aku kan tidak jadi aku menggantikannya"

__ADS_1


"apa tidak ada laki laki?.... kenapa mereka menyuruh mu? " marah rega.


"aku tidak tau tuan"


"kau lupa ya... kita sedang berdua... panggil nama ku"


"tapi kan ini juga di kantor" ,sangkal nara "tidak mungkin aku memanggil mu tuan rega... eh tapi bagus juga... " sambung nya.


"terserah pada mu saja... yang penting jika kau mau di suruh suruh hal yang berlebihan.. kau tidak akan bekerja di sini lagi"


"eh... tapi itu kan memang pekerjaan ku"


"kalau membantah kita akan menikah besok di KUA."


"ha... itu curang... kan itu memang tugas ob... jadi mau bagaimana lagi"


"aku tidak mau... aku masih mau bekerja"


"apa yang kau tunggu lagi... tidak ada yang bisa di harapkan dari bekerja menjadi seorang ob" kata rega merendahkan... dia tidak bermaksud merendah kan... hanya ingin merubah pola pikir nara.


"memangnya kenapa jadi ob?... kau malu begitu?.... kalau malu tidak perlu menikah.... bukan aku yang meminta mu menikahi ku... kau yang memaksa ku" kata nara dia marah sambil ke luar dari ruangan rega.


dia berjalan ke toilet... untuk menumpah kan isi hati nya. sampai di toilet dia langsung duduk di atas kloset duduk... dia mengunci pintu.


"kenapa dia tidak mengerti juga.... aku tidak mau menikah sebelum ayah dan ibu merestuinya... aku tidak mau membuat mereka marah lagi... aku tidak mau pernikahan ini tidak berjalan baik karena tidak di restui orang tua... aku berusaha mengulur waktu sampai ayah memberi restu.... tapi kenapa di hanya mementingkan dirinya sendiri" kata nata dalam hatinya sambil menangis.

__ADS_1


jika sudah menyangkut orang tua nya.dia sebenarnya tidak marah rega memarahinya atau merendahkan pekerjaan nya dan meminta nya menikah besok. tapi masalah nya ayah dan ibunya saja belum merentui... dia tidak mau semakin di benci ayahnya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


sampai sini doeloe😁

__ADS_1


to be continue😊


jangan lupa like dong... author ngemis like dan vote ini😴


__ADS_2