Terjebak Cinta Mu

Terjebak Cinta Mu
penjelasan


__ADS_3

🌹VOTE🌹


#seminggu kemudian.


malam hari di balkon kamar rega dan nara. rega duduk di kursi balkon sambil menerawang ke depan, menghisap rokok nya, karena merasa sangat suntuk seminggu ini, tidak fokus bekerja, jadinya dia cuti seminggu untuk menenangkan pikiran. asisten dan sepupu nya yang mengendalikan perusahaan sementara.


pandangannya tertuju pada taman bermain anak anak, yang akan di gunakan untuk anaknya kelak.dia ingat bagaimana antusiasnya dia saat memerintah orang untuk menata taman itu. tapi itu sudah tidak berguna lagi. ada perasaan membuncah di dada nya saat mengingat anak nya. dia belum siap kehilangan anak nya, dia juga belum siap menceraikan nara. tapi dia sudah bertekad, dia tidak benci, tapi dia sangat marah pada nara karena menggugurkan anak nya.


seminggu ini dia juga tidak mengunjungi nara, tapi dia sudah menitipkan nara pada dokter dan perawat di sana untuk mengurusnya, biaya juga sudah di tanggung oleh rega. dia akan menjemput nara jika perasaannya sudah tenang dan ikhlas, dia akan menjemput nara.


"an..... selidiki penyebab kematian anakku. " perintah rega menelfon asistennya, andi.


"baik tuan. " . rega memutus sambungan telefon.


rega turun ke lantai satu menuju meja makan. lalu memakan makanan yang sudah di sediakan oleh pelayan.


salah satu pelayan melihat rega sudah tidak seperti biasanya, wajah yang tampaknya dingin sudah tidak ada lagi, tapi bukan menjadi ramah, malah menjadi seperti wajah orang kesepian dan banyak pikiran.pelayan itu berfikir pasti karena kehilangan anaknya. apa lagi tuannya yang sudah salah paham mengatakan bahwa nyonya nya sudah menggugurkan anaknya. padahal bukan.


"apa aku kasi tau saja ya.... tidak tega rasanya melihat tuan seperti itu. " pelayan itu berfikir. dan memutuskan untuk menjumpai rega.


"emm....tuan... boleh bicara sebentar.? " tanya pelayan itu, rega melihat ke arah pelayan itu berdiri.


"saya tidak punya waktu" rega beranjak pergi menuju kamarnya.


"ini tentang nyonya. "


rega langsung berhenti mendengar itu. dia juga kepo.


"jangan membicarakan pembunuh itu di rumah ini. " geram rega. tapi sebenarnya dia juga penasaran apa yang mau di jelaskan oleh pelayan itu.


"tidak tuan, tidak.... tuan salah paham. " elak pelayan itu.


"apa yang kau tau.... kenapa membela nya. " berbalik melihat pelayan itu.

__ADS_1


"mau kah tuan mendengar penjelasan saya.?"


"hem.... katakan. "


"di rumah ini saya paling tua, dan nyonya juga sangat dekat dan percaya pada saya. "


"apa kau ingin naik gaji? makanya kau membanggakan diri mu? itu tidak ada gunanya. " acuh rega.


"tidak tuan. jika tuan tidak percaya dengan yang saya katakan, tuan bisa memecat saya. "


"lanjutkan."


"nyonya sering mengungkapkan isi hatinya pada saya, saya juga yang melayani nyonya saat tuan dan nyonya sedang marahan sewaktu di apartemen dulu. " ya. itu adalah pelayan yang utus rega waktu mereka marahan yang waktu ultah nara itu loh. 😛


"nyonya juga menceritakan tentang perlakuan nyonya besar dan adiknya tuan pada nyonya saat tuan menitipkan nyonya di mansion. " pelayan itu mulai menangis, tapi di tahan, dia ingin melanjutkan penjelasannya dulu.


"saya sangat sedih karena tuan tidak percaya pada nyonya. nyonya bahkan bercerita sambil menangis saat itu. nyonya sangat baik dan tulus, nyonya bahkan menganggap saya seperti ibunya, karena tidak pernah mendapat kasih sayang orang tua nya. tapi nyonya bilang dia sangat bersyukur menikahi tuan dan memiliki anak, karena saat belum bersama tuan,nyonya merasa kesepian. tapi nyonya punya tuan dalam hidupnya, nyonya tidak akan kesepian lagi. dan saat saya mendengar kabar bahwa tuan akan menceraikan nyonya. nyonya pasti sangat sedih mendengar itu dari tuan. "


rega mengingat kejadian di rumah sakit.


"nyonya juga bertahan dengan tuan selama ini walaupun tuan tidak mempercayai nyonya. karena nyonya tau, hanya tuan yang nyonya punya di dunia ini yang menyayanginya dengan tulus. tuan yang bisa melindungi nyonya. tapi bukan itu alasan utamanya, tentu saja karena nyonya sangat mencintai tuan. "


degg...


rega terkejut mendengar itu. benarkah? benarkah nara mencintainya?. kalau benar, rega akan sangat senang.


pelayan melanjutkan lagi.


"maaf jika saya lancang. nyonya juga bilang. nyonya merasa orang yang paling beruntung di dunia ini, kerena nyonya dulu orang yang di pungut oleh tuan dari jalanan gelap, dan sekarang menjadi istri seorang yang sukses. saya sangat sedih. bagaimana kehidupan nyonya jika sudah tidak bersama tuan lagi, saya yakin, nyonya tidak akan sanggup. " penjelasan terhenti. pelayan itu menghapus air matanya.


"jadi maksudmu... nara memang tidak pernah berbohong? " rega memastikan.


"iya tuan. soal kegugurannya nyonya itu, tidak perbuatan nyonya, saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, kepala pelayan memasukkan sesuatu ke makanan nyonya, dan membuang bungkusnya ke tempat sampah. saat saya melihat bahwa itu adalah obat penggugur kandungan, saya ingin menghalangi nyonya memakan itu, tapi sudah terlambat, nyonya bahkan sudah menghabiskan makanan nya. maaf atas kesalahan saya tuan, andai saya lebih cepat. ini tidak akan terjadi. "

__ADS_1


rega mulai marah mendengar itu. dan bodohnya kenapa dia tidak memasang CCTV di dapur.


"bagaimana yang kau katakan tadi tentang perlakuan ibu dan adikku pada nara sat aku tidak ada. "


pelayan itu menceritakan semuanya. bla...bla.. bla... bla...


"baik.pergilah.kau awasi kepala pelayan, jangan sampai dia curiga aku sudah mengetahui. jangan sampai dia meninggalkan rumah ini. " jelas rega. dia menuju kamar nya untuk menenangkan pikirannya. besok dia akan ke mansion meminta penjelasan, jika itu benar. dia tidak akan bisa mengampuni diri nya sendiri. dia akan membuat perhitungan, walaupun itu keluarganya.


.


.


.


.


.


. vote


vote


vote


like


like


like


komen


komen

__ADS_1


komen


__ADS_2