
sore ini rega berencana pergi menemui rekan bisnis di sebuah restoran.
Nara mengantar rega ke depan pintu..
"aku ikut ya... " kata Nara dengan muka sedih. dia bukan manja... hanya saja dia tidak bisa menghadapi ibu mertuanya sendiri tanpa rega.
"sebentar kok" bujuk rega. Nara langsung menunduk.
"iya nak Nara.... kamu di sini aja sama mama " tiba tiba melisa datang dari dalam. pura pura bicara lembut.
"hem.... kalo bosan kan ada mama yang nemenin" bujuk rega. Nara pun mengangguk pasrah.
"aku pergi ya... titip istri aku mah..." rega mencium kening Nara.
Nara melihat kepergian mobil rega... sampai mobil itu tidak terlihat baru Nara masuk.
saat sampai depan pintu....
pyuuurr....
tiba tiba ada menyiramnya air..... Nara melihat... ternyata ranti adiknya raga.
"kamu jangan belagak ya di rumah ini.... kalo kak rega gak ada di rumah ini.... kamu bukan siapa siapa " kata ranti. sedangkan Nara melihat ibu mertuanya tersenyum sinis.... nampak lah sudah sifat asli mereka jika tidak ada rega.
"salah aku apa"
"salah kamu karena menikah dengan kakak ku"
__ADS_1
"pergi sama pergi" Nara hendak berjalan ke kamar...
"eh... siapa yang suruh kamu ke sana" bentak melisa... Nara langsung berhenti.
"jadi kemana ma"
"keluar dari rumah ini.... terserah mau ke mana... dan ingat kembali jam tujuh malam.... saya gak sudi kamu di rumah ini.... dan satu lagi... saya bukan mama kamu kalo rega gak ada.... panggil nyonya" tekan melisa. Nara masih diam di tempat.
"tunggu apa lagi... pergi sana... kami gak sudi nampung kamu kalo kak rega gak ada" usir ranti.
Nara langsung berbalik.... berjalan ke sembarang arah.... sedangkan melisa melihat.... banyak pelayan menyaksikan itu...
"jika kalian memberitahu rega soal ini.....kalian semua di pecat" tekan melisa. pelayan berhamburan.
jam jam berlalu.... sudah setengah tujuh Nara masih duduk di bangku taman.... dia merasa lapar.... dia tidak punya uang.... ponsel nya juga tertinggal di kamar.
dia langsung menuju mansion.... tadi mertuanya bilang jam tujuh....
"siapa yang suruh kamu makan" bentak melisa.
"Nara udah laper mah... " nara menunduk.
"kalau rega gak ada rumah ini kamu gak boleh makan... gak sudi saya.... pergi ke kamar kamu sana"
Nara pergi ke kamar.... menaiki tangga.... berjalan di tangga saja dia sudah hampir jatuh dia karena lapar.
"hati hati nyonya" kata pelayan di sana.. umur nya kira kira limapuluhan keatas lah.
__ADS_1
"Terima kasih bi"
"saya bawa makanan ke kamar ya nya"
"gak perlu bi... nanti mama marah" pelayan itu menurut saja.... melihat nara menuju kamar.... rasa kasihan di benak nya.
Nara masuk ke kamar nya dengan lemas.... berjalan ke ranjang.... merebahkan tubuhnya.... dia tidak menyangka mertua dan adik iparnya akan melakukan itu... padahal tadi mertuanya baik baik saja waktu rega ada.... hehhh... sekarang jadi menginginkan rega cepat cepat pulang agar dia bisa makan...
cepatlah pulang..... itu lah yang di benak Nara... menunggu sampai jam sembilan.... tapi rega belum pulang pulang juga.... dia berjalan ke arah tangga.... ternyata mereka masih duduk di ruang tamu.
Nara masuk lagi kamar.... merebah kan tubuhnya di kasur.... menahan lapar selama ini adalah pertama kali bagi nya.... sampai sampai dia menutup matanya.... entah tidur atau pingsan.
.
.
.
.
.
.
.
sampai sini dulu... jangan lupa like๐
__ADS_1
**FOLLOW IG AUTHOR YAAA. : lalalela22
author juga punya Ig pribadi follow ya...klw mau tau masuk grup aja... dia tanya klw udah masuk.... siapa tau ada yang penasaran dengan wujud author yang buriq ini๐๐๐คญ๐คญ๐คญ