Terjebak Cinta Mu

Terjebak Cinta Mu
pembunuh


__ADS_3

usia kehamilan nara sudah memasuki 5 bulan, bahkan beratnya sudah seperti 9 bulan saja. seminggu yang lalu mereka pindah ke rumah yang lebih besar, hampir sama besarnya dengan mansion keluarga rega. memutuskan membeli rumah baru dan halaman yang luas, karena dia akan mempunyai 2 anak sekali gua, pasti butuh ruang yang luas juga jika mereka bermain.


sangking semangat nya, rega bahkan sudah membeli perlengkapan bayi dengan warna natural, karena tidak ingin mengetahui jenis kelamin anaknya, biar itu menjadi kejutan pikir rega. bahkan di halaman belakang rumah rega sudah seperti taman bermain anak anak, ada perosotan, ayunan, kolam renang yang dangkal dan banyak lagi.


di rumah itu tidak memiliki banyak asisten rumah tangga. hanya satu kepala pelayanan nya, dan tiga anggotanya.


nara berjalan menuruni tangga menuju meja makan. rega ada urusan di luar kota. jadilah nara tinggal bersama pelayan kepercayaan rega.


dia memakan makanan yang di siapkan pelayan. selesai makan dia berdiam sebentar di meja makan sambil chatingan dengan rega.


tidak beberapa lama dia merasakan sakit di perutnya. lama lama semakin sakit dan perutnya seperti menegang keram. dia memanggil pelayan..


"bi!!!! bi!!!.. " pelayan berhamburan menghampiri nara yang nampak kesakitan.


"astagaa!!! " pelayan berteriak, karena melihat darah mengalir dari sela kaki nara. langsung membawa nara ke rumah sakit, mereka tau apa yang terjadi. pasti ada masalah dengan kandungan nyonya nya.


#di tempat lain.


"sudah bereaksi? "


"..... "


"baik lah..... lakukan sesuai rencana... soal uang kau atur saja, aku akan menanggungnya. "


#di rumah sakit.

__ADS_1


dokter keluar dengan lesu, menghampiri seorang wanita yang mengantar nara tadi.


"bagaimana keadaan bayi nya?. "


"saya boleh bicara dengan suaminya? "


"katakan saja, saya keluarganya, suaminya sedang di luar kota. "


"baiklah... ikut keruangan saya. " mereka menuju ruangan dokter itu. "begini...maaf.kedua bayinya tidak bisa di selamatkan. apa kah pasien memakan sesuatu.... kamu memeriksa, sepertinya pasien memakan sesuatu yang mengandung obat penggugur kandungan. " kata dokter itu. "saat ini sedang menjalani oprasi mengeluarkan bayi nya, maaf tanpa meminta persetujuan, karena kamu tidak melihat suaminya, jadi kami bertindak duluan, akan bahaya jika di biarkan terlalu lama akan membahayakan pasien. "


"aku mau kau mengatakan pada suaminya nanti, kalau istrinya ke sini untuk menggugurkan kandungannya secara sengaja. " sambil menaruh satu tas paper bag berisi uang di depan dokter itu.


dokter terkejut. " maaf. saya tidak bisa.... itu melanggar kode etik seorang dokter. "


"aku tau kau tidak punya suami, dan merawat anakmu seorang diri. " tersenyum sinis. "ambil itu dan tutup mulut. " langsung pergi berlalu keluar rumah sakit.


pelayan memberitahu tentang nara pada rega, dan langsung meninggalkan pekerjaannya di luar kota saat itu juga.


langsung menuju rumah sakit tempat nara di rawat. menemui dokter terlebih dahulu untuk mengetahui keadaan nara. saat mendengar penjelasan dokter itu rega langsung terlihat marah sangat marah.


dia pergi ke ruangan tempat nara di rawat. sedangkan dokter itu merasa bersalah.


rega masuk ke ruangan nara.... terlihatlah nara berbaring dengan satu tangannya di letakkan di kening, satu nya lagi di infus.


"hiks.... hiks.... hiks... "

__ADS_1


terdengar suara isakan, pastilah itu nara. suster sudah memberi tahu bahwa nara sudah kehilangan bayi nya... nara tidak memberontak... tidak ada gunanya. dia hanya bisa menangis. rega melihatnya juga mengeluarkan air mata, dia sedih kehilangan kedua anaknya yang selama ini di nantikannya. nara melirik saat merasakan ada yang mendekat padanya. rega melihat nara yang terus mengeluarkan air mata, dia juga sedih. saat melihat perut nara, sudah rata, tidak ada anaknya lagi di dalam. seketika wajahnya marah. mengatakan.


"kamu pembunuh... " geram rega.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


like dan vote kalo penasaran 😅😅😅😅

__ADS_1


__ADS_2