Terjebak Cinta Mu

Terjebak Cinta Mu
Berdebat


__ADS_3

hati, minggu pun berlalu... sudah sepuluh hari nara bekerja .... ternyata rega tidak benar benar menjalan kan niat nya menikahi nara.... nara tidak terlalu memusingkan itu. yang dia pikirkan hanya restu, restu, dan restu ayah dan ibu nya. dia sudah bertekad... dia akan menikah jika ayah dan ibunya memberi restu dan bisa menerima nya menjadi anak pada umum nya.


pada hari libur nanti dia berencana untuk ke rumah ayah nya memberi tahu kalau dia akan menikah.... dia juga berencana mengajak rega.


"besok kamu temenin aku ke rumah ayah ya" kata nara pada rega... sambil membawa makanan yang baru di masak... saat ini mereka sedang sarapan. pagi pagi sekali rega sudah datang ke rumah nara.


"ngapain"


"ya... ngasi tau orang ku lah... kamu bilang mau nikah" kata nara sedikit teriak...kok di tanya ngapain.


"apa itu penting... mereka aja gak peduli sama kamu" kata rega dengan senyum sinis.


plataak..!!!


"aauucchh..!!! “ karena kesalnya dengan kalimat rega... sampai sampai dia meletakkan sayur yang baru matang dengan keras hingga terciprat ke tangannya.


" apa yang kau lakukan... tangan mu jadi kena panas kan" kata rega cemas.


"minggir" kata nara menepis tangan rega karena akan memegangnya.


"kau ini kenapa sih" tanya rega dengan suara keras.


"kau yang kenapa... walaupun orang tua ku tidak peduli padaku... tapi mereka juga orang tuaku.... restu mereka itu penting... bahkan sangat penting " kata nara berapi api... suaranya sudah tercekat menahan tangis.


"jadi bagaimana jika mereka tidak memberi restu" kata rega berteriak.


"aku tidak akan menikah" kata nara cepat.

__ADS_1


"hhuuft... baiklah... besok kita pergi... tapi jika mereka tidak memberi restu juga... kita akan tetap menikah" kata rega berteriak.


"sudah ku bilang... aku tidak mau jika orang tua ku belum merestuinya ...kenapa kau tidak mengerti. " kata nara dengan suara tak kalah keras.


"apa penting nya itu... kita yang akan menjalaninya... jika mereka tidak memberi restu... yasudah... biarkan saja... itu bukan salah kita"


"apa maksud mu... kau bilang itu tidak penting?... kau pikir pernikahan tanpa restu dari orang tua akan berjalan baik?... tidak. pernikahan itu tidak akan berjalan baik... kau tau"


"jadi bagaimana jika ayah mu tidak ada? " tanya rega.


"ya... itu sudah beda... tapi sekarang ayah ku ada... "


"baik lah... aku sudah tau apa yang harus ku perbuat... agar kita menikah" kata rega dengan senyum miring.


"apa yang akan kau lakukan?.... jangan sampai kau berbuat sesuatu pada ayahnya atau ibuku... kalau kau sesuatu yang membuat ku kecewa... jangan harap aku mau menikah dengan mu... cari saja orang lain. "


"aku tidak mengancam... aku hanya memberi peringatan"


"kau lupa siapa aku... aku bisa melakukan apa saja yang ingin ku lakukan... jika ada yang mengahalanginya... mau pun itu orang tua mu, saudara mu, teman mu... aku bisa menyingkirkannya" rega dengan wajah geram nya menahan marah.


"aa... apa yang akan kau lakukan... " tanya nara takut.


"kau tidak perlu tau... sekarang ikut dengan ku... " rega menarik tangan nara...


mereka masuk ke mobil


"kita akan kemana... aku mau kerja... nanti telat" kata nara takut takut.

__ADS_1


"tidak perlu bekerja lagi... sekarang tinggal di apartemen ku saja"


rega membawa nara ke apartemen nya... mereka sudah sampai di apartemen rega... rega membawa nara ke dalam sambil menarik tangan nara berjalan dengan cepat... sampai sampai nara kewalahan berjalan.


.


.


.


.


.


.


.. jangan lupa like😭


.


.


.


.


sampai sini doeloe🤭🤗

__ADS_1


to be continue😊


__ADS_2