
Nara langsung bisa bekerja hari ini... cukup melelahkan... karena masih baru dia jadi sering sering di suruh oleh karyawan di situ.
"nara... boleh minta tolong" kata wanita rekan kerja ob nya.
"aku di suruh ngelap kaca bagian luan dari lantai atas sampai bawah.... aku takut ketinggian... aku punya trauma sama yang bangunan tinggi... jadi kamu mau ya bantu aku" kata wanita itu memelas.
"kamu memang punya trauma? "
"iya"
"heh.... baik lah... aku juga takut sih.... tapi gak punya trauma jadi bisa di atasi" kata nara.... wanita itu langsung berbinar.
"oke... ayo aku naik... biar sekarang aja ngebersihinya"
mereka naik ke lantai paling atas.... di sana lah nara akan mulai membersihkan kaca perusahaan bagian luar....ada satu laki laki menunggu di sana agar membantu memasang alat keamanan agar nara tidak jatuh.
"kamu penggantinya? " tanya lelaki ob itu.
"iya" kata nara.
"baiklah... sini biar saya bantu pasang alatnya"
lelaki itu memasang alat keamanan pada nara sebaik mungkin.
"oke... ini alat bersih bersih nya... kamu mulai dari atas ini... hati hati... jgn sampai terpeleset" nasehat lelaki itu. nara mengangguk.
nara langsung memulai nya... turun perlahan.... nara benar benar wanita gentleman ðŸ¤... dia tidak takut sama sekali... malah tampak senang... karena bisa melihat pemandangan dari sini... kalau bisa bawa HP... dia pasti langsung berfoto.
dia membersihkan kaca... menyemprot nyemprotkan pembersih lalu melap nya. tiba lah dia di kaca selanjutnya... di lihatnya ke dalam... seperti ruangan... dan sangat luas... sepertinya kantor CEO... asik membersihkan kaca... mata nya menangkap dua orang yang baru masuk ke dalam ruangan itu bersama. seperti di kenal nya.... mata nya memicing melihat orang itu... dan benar saja dia kenal orang itu.
__ADS_1
"rega" gumam nara... dia terkejut.... seketika langsung senang.
tuk.. tuk.. tuk...
nara mengetuk kaca dari luar seakan memanggil rega.... tapi rega belum dengar.... dia asik dengan komputernya.
tuk tuk tuk tuk...
makin keras dia mengetuk.... rega langsung terusik... tapi tidak melihat ke arah suara... melainkan dia melihat ke kiri ke kanan kemudian ke arah pintu. karena tidak ada rega kembali fokus pada komputernya.
"kok gak denger sih" nara kesal.
tuk tuk tuk tuk tuk tuk tuk tuk.
pukulan itu makin keras dan lama..... rega langsung melihat ke arah sumber suara... dia langsung terkejut melihat nara bergantung di luar membersihkan kaca. rega langsung berdiri... sedikit berlari dia ke arah nara.
"hei... apa yang kau lakukan di situ" rega berteriak.
karena nara tidak dengar rega berlari keruangan asisten andi.
"di... di... siapa yang membiarkan ob perempuan membersihkan kan kaca bagian luar"
andi langsung kaget dengan rega.
"kenapa tuan.... saya tidak ada urusan dengan itu... jadi saya tidak tau" kata andi takut takut.
"kau lihat ke ruangan ku"
andi langsung berlari ke ruang rega... dia melihat seorang ob perempuan sedang membersihkan kaca.
__ADS_1
rega sudah mulai meradang... wajahnya marah sekaligus kesal.... kenapa nara begitu bodoh mau di suruh hal berbahaya itu.
"cepat urus itu" kata rega. andi langsung ke lantai atas... tidak lama dia sampai karena dekat.
"hei..... siapa yang membiarkan ob perempuan membersihkan kaca bagian luar... "
semua karyawan ob itu langsung takut.
"cepat kalian naikkan" andi berteriak.
sedang kan rega di ruangannya mondar mandir .
.
.
.
.
.
.
.
.
sampai sini dulu.... nanggung ya kan... tapi author lagi urgent ðŸ¤
__ADS_1
lopyu all
to be continue😊