
"pergi ke alamat ini" kata pak ridwan
Nara melihat alatnya... dia terkejut membaca nya.. alamat itu adalah alamat rumahnya.
"kok jadi gini sih, pokoknya aku harus hati hati jangan sampai ayah liat" Nara dalam hati.
dia melahukan mobilnya ke alamat itu... 35 menit perjalanan sampailah di gerbang.
mobil langsung masuk karena penjaga memperbolehkan atas perintah tuannya mengatakan akan ada tan bisnis jojo yang akan datang.
pak ridwan keluar dari mobil menuju pintu masuk. ... di lihatnya ayah dan ibunya menyambut pak ridwan dengan ramah.... seperti bukan ayah dan ibunya, pikir Nara.
"bisa buka pintu mobilnya" kata penjaga yang sudah ada di sambung mobilnya.
perlahan dia membuka pintu mobil, keluar sambil menundukkan kepalanya, agar tidak ketahuan, tapi pikirannya salah....
"non nara" kata penjaga itu agak meninggi sehingga pekerja lain langsung melihat ke arah objek tersebut. dengan sigap penjaga langsung memegang ke dua tangan Nara. karena itu perintah dari jojo. jika melihat Nara langsung tangkap dia.
penjaga memebawa Nara masuk membawa Nara sepeti seorang buronan saja dengan kedua tangan yang di pegang erat ke belakang.... saat melewati ruang tamu...
"eh... kenapa kalian membawa nya" kata pak jojo tidak sengaja melihat.
"apa kah anda mengenalnya" kata jojo. dia sudah tau siapa yang di bawa penjaga rumahnya itu. karena penjaga langsung mengabari nya melalui pesan.
"tidak, tapi dia jasa supir dadakan yang saya sewa"
__ADS_1
jojo langsung melebarkan mata nya, tidak di sangka anaknya bekerja dengan rekan kerjanya.
"lihat saja, kau sudah membuat ku malu" kata jojo dalam hati.
"bawa dia masuk" perintah jojo pada penjaga rumahnya. "nanti akan saya suruh supir saya yang mengantar anda" kata jojo melihat ramah pak ridwan.
......................
satu jam berlalu miting pribadi itu selesai dengan baik. pak ridwan keluar menuju mobil. supir yang di utus jojo membawanya.
jojo langsung berlalu ke kamar Nara. masuk kedalam ... menghampiri Nara yang duduk di lantai... lagi lagi membawa senjatanya untuk menghukum Nara.
"aa.. ayah" lirih Nara melihat ayahnya ke arahnya.
"Aaaaa...!!!!.... hiks... hiks... " Nara teriak sambil menangis.
"lagi lagi kau membuat ku malu ha!!! " teriak jojo.
Nara sudah tidak tahan lagi...
"aku seperti ini juga karena kalian!!!! kalau kalian memperlakukan aku dengan baik aku tidak akan bekerja, kalian memang membiarkan aku tinggal di rumah yang seperti neraka ini, memberi ku makan" teriak Nara. " tapi aku bekerja hanya untuk berjaga jaga, siapa tau suatu saat nanti kalian mengusirku, jadi aku tidak takut lagi untuk pergi dari rumah ini"kata nya lagi dengan suara lemah.
sejenak jojo tersentak dengan perkataan Nara, sedetik kemudian merubah raut wajah nya seperti semula.
"kau mau tau aku kenapa aku melakukan ini, kau memang anak kandungku, tapi sejak lahir kau tidak di harapkan. kau ada karena kesalahan. bisnis keluarga ini hampir hancur dan orang tua ku meninggal karena kehadiranmu!!! " teriak jojo.
__ADS_1
nb:sekarang udh gak penasaran lagi kan knp orang tua kandung, tapi kok jahat gitu sama anaknya, jika kurang jelas nanti author jelaskan lagi hehhe😊.
"aa... apah? " lirih Nara tidak percaya.
"jadi karena itu, lalu kenapa kalian tidak mengusirku saja? kenapa masih menahan ku di sini? "
muncul banyak perkataan di benak Nara, dia memikirkannya sambil menangis
"tidak... tidak... itu tidak mungkin" lirih Nara sambil menjambak rambut nya menggeleng geleng kepalanya. terlihat seperti orang depresi, tapi tidak, Nara itu gadis yang kuat.
.
.
.
.
.
.
udh dulu gengs... author gak tahanðŸ˜
to be continue
__ADS_1