
pagi harinya rega dan nara sudah siap.... rega akan ke thailand... nara akan ke mansion.
"aku di sini aja ya... " rengek nara berusaha membujuk rega. mereka sudah di ambang pintu apartemen,tapi terhenti dengan kalimat nara.
rega langsung mengerutkan keningnya... memandang nara dengan pandangan tidak suka. nara langsung menunduk sedih. dia diam... melangkah keluar menuju mobil diikuti rega dari belakang.
di mobil rega merangkul nara... dengan wajah yang berseri seri.... tadi malam dia dapet jatah banyak untuk bekal selama seminggu. tapi tetap saja lima ronde tadi malam tetap saja tidak cukup.... memulai jam 7 malam.... selesai jam satu pagi.... tapi setiap ronde berjeda kurang lebih setengah jam....tidak mungkin lanjut terus...bisa pingsan nara. cukup lama dan melelahkan.... nara setuju saja... kerena dia tau suaminya membutuhkan itu agar tidak melampiaskannya ke orang lain.
sampai di mansion nara semakin gugup.... rasanya ingin kabur saja. dia enggan untuk keluar.
"hey... kenapa melamun..... ayo turun. " kata rega lembut.
nara masih diam.
hiks... hiks... hiks...
isakan mulai terdengar.... bahunya naik turun. rega yang tadinya sudah keluar, jadi masuk lagi memegang kedua bahu nara.
"kenapa nangis..? "
nara menggeleng. "aku gak mau hiks". rega bingung.... gak mau apanya.... gak mah di tinggal rega atau gak mau tinggal di mansion.
" gak mau tinggal di sini? atau gak mau di tinggal aku? " tanya rega .
__ADS_1
"hiks.... dua dua nya hwuaaa!!! " nangisnya semakin kencang. rega langsung memeluk nara.
"jadi kamu mau ikut ke thailand ni? " sekejap nara langsung mengangguk antusias. rega tersenyum.
"tapi gak bisa"
"hwuaaa!!! " nangis makin kencang saat rega mengatakan tidak bisa.
melihat nara yang menangis tidak mau di tinggal rega.... rega tersenyum lucu.... semakin mencintai wanita ini saja. dia suka saat nara tidak bisa jauh darinya. yang tidak rega tahu adalah.... nara tidak mau tinggal di mansion bukan karena gak ada rega. tapi mertua dan adik rega pasti mempunyai cara untuk membuat nara tidak betah.
......................
......................
"ada apa ma? " tanya nara melihat melisa.
"saya ingatkan lagi... kalau di rumah ini tidak ada rega kamu tidak ada hak memanggil saya mama, panggil saya nyonya. "
"I... iya nyo... nyonya" kata nara menunduk. melisa tersenyum.
"sekarang karena rega tidak ada, kamu bukan siapa siapa di rumah ini.... jadi orang asing yang tinggal di sini harus bekerja.... dan kamu harus mengerjakan apa yang di kerjakan pelayan....jadi pelayan di rumah ini libur." tegas melisa. "sebelum kerja kamu selesai kamu tidak boleh makan atau minum" nara hampir menangis mendengar perkataan melisa. jika mengerjakan seluruh pekerjaan pelayan dia masih sanggup.... tapi katanya tidak boleh makan dan minum sebelum semua selesai.mana sanggup..... dia bahakan tidak seperti pelayan... tapi seperti budak. pelayan saja bebas makan dan minum.... berarti derajatnya lebih rendah dari pelayan... padahal dia adalah nyonya kedua di mansion itu.
pelayan yang menyaksikan itu... ada yang kasihan, ada yang senang. senang karena mereka tidak akan berkerja keras beberapa hari.... rasanya seperti mendapat angin segar yang belum tercemar polusi.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
hoho..... kayaknya bawang merahnya kurang banyak kan... jadi gak terlalu meneteskan air mata...... hwuaa... authro kehabisan ide.... LIKE DAN VOTE DONG biar otak encer🐱
__ADS_1