
rian kembali ke kamar ingin menemui istrinya.
tapi dia melihat sella tertidur membelakangi pintu, bahu wanita itu terlihat sesekali bergerak,seperti sesegukan.
pastilah wanita ini menangis tadi sebelum akhirnya tertidur.
rian mendekat, melihat berapa kuat nya istrinya menghadapi semua ini.
dia merasa benar benar tidak berguna untuk istrinya, sedangkan istrinya selalu melayani nya dengan baik.
rian berbaring di belakang sella, memutar tubuh istrinya agar menghadap ke arahnya, lalu memeluk wanita itu dengan dalam.
"emmh... dingin mas. " gumam sella.
rian menaikkan selimut sampir leher sella. dan menaikkan suhu AC.
"kamu demam sayang. " rian kaget saat tidak sengaja menyentuh kening istrinya. sella bergerak gerak tidak nyaman.
"sayang... bangun dulu... ayo makan terus minum obat, kamu demam. "
"emh... dingin mas.. "
"makanya bangun dulu, mas ambilkan baju hangat. "
rian mematikan AC, lalu mengambil jaket di lemari.
sella sudah membuka sedikit matanya, dia benar benar lemah sekarang. rian membantu memakaikan jaket.
"jangan tidur dulu, mas ambilkan makanan, biar kamu bisa minum obat. "
tidak ada jawaban.
"sella... sayang.. " panggilnya pelan sambil menepuk pipi sella.
"he'em.. " hanya itu jawaban sella.
dengan cepat mengambil nasi, sup, dan lauknya
****
rian menyuapi sella dengan telaten.
__ADS_1
"jangan pakai ikan nya mas, aku gak sanggup ngegigit-nya."
sangking lemahnya, sella bahkan tidak mengunyah nasinya, langsung di telan.
"udah mas. " setelah beberapa sendok, sella menyerah melanjutkan makannya.
"minum obat dulu, besok baru kita ke dokter. "
*****
sella membuka matanya... dia begitu merindukan saat saat membuka mata langsung melihat wajah suaminya.
dia belum ingin melepaskan pelukan mereka, sella malah semakin memeluk suaminya. dan itu malah membuat rian membuka mata.
"sudah bangun.? " gumam rian saat merasakan pergerakan istrinya, tangannya refleks mengelus rambut sella.
"mas.. " gumam sella.
"hem.. "
"rindu banget. "
"mas juga rindu kamu. "
"mas rindu beneran sayang. "
"rindu, tapi gak mau ngabarin aku. " kata sella dengan suara sangat pelan.
"maaf."
"kenapa? "
"mas minta maaf sama kamu. " rian memandang lekat istriny.
"iya aku maafin kok walaupun mas gak ngabarin aku. "
"bukan cuma itu. "
"terus?. "
"buat semuanya... mas minta maaf buat semuanya, mas gak ada saat keadaan paling terpuruk kamu, mas memang suami paling buruk. mas merasa bersalah sama ibu. "
__ADS_1
sella beranjak duduk di ikuti rian.
rian memeluk istrinya, saat itu juga tangis sella pecah.
"kenapa gak ngabarin mas? "
"mas gak bisa di hubungi.. hiks. "
sial!... dia lupa bahwa dia yang mengatakan kalau tidak ingin di ganggu.
"maaf....kamu boleh hukum mas, mas akan Terima. "
sella hanya menggeleng di dalam pelukannya.
"mas janji akan bahagiakan kamu, mas akan minta maaf sama ibu. "
"jangan berjanji mas. "
rian terdiam.
****
lelah sella menangis, dia kembali tertidur. rian mengambil kesempatan itu untuk mengunjungi makam mertuanya.
dia akan merasa sangat bersalah jika tidak meminta maaf, walaupun tidak ada gunanya lagi, tapi cuma itu nya yang bisa di lakukan nya agar lega.
.
.
.
.
.
.
.
Hai Hai😂 udah berapa bulan sih gak up, maap yak😂
__ADS_1
cuma bisa up segini, author benar benar mager. setelah ini gak tau mau up kapan lagi😅