
*wooowww
melihat dekorasi kamar.... sangat mewah... rasanya nara ingin di sana terus... tempat tidur nya tidak di hiasi bunga seperti tempat tidur kamat pengantin pada umumnya... hanya tirai putih dan ada lampu lampu yang menghiasi... serta hiasan seperti ranting ranting yang ada di tiang tempat tidur.... sulit mendeskripsikannya.
(tadaaa!!!... cantik binggo.... kalo kamar aku ini gak
bakal beranjak dari tempat tidur aku🤤)
rega memeluk nara dari belakang karena asik memandang kamar mereka...
"melamun hem.. "
"eh.... gak kok" kata nara gugup sambil berusaha melepaskan pelukan rega. rega pun melepaskannya.
"siapa yang hias" tanya nara.
"ya WO lah... gak mungkin aku kan"
"tapi ini terlalu berlebihan.... pernikahannya kan sederhana"
"tapi malam pertama kita tidak sederhana... jadi harus seperti ini... agar tidak terlupakan. " kata rega yang kembali memeluk nara.
"iihh... lepas.. " pekik nara
"kenapa... kan aku suami kamu... bebas dong.... kalo kemaren masih gak papa kamu nolak aku... tapi setelah kita sah jangan pernah tolak" kata rega lembut sambil mencium leher nara. "ayo" kata rega berbisik eksotis di telinga nara.
"nga... ngapain" nara semakin risih.
"jangan pura pura gak tau... kamu aja udah gugup gitu.. " sambil mendorong nara pelan ke tempat tidur... karena terkejut nara berjalan tersendat sendat.
"aku gak mencintai rega...aku gak mau melakukannya dengan orang yang tidak ju cinta...lagian aku tidak menginginkan pernikahan ini....tidak perlu hubungan sejauh ini" cemas nara dalam hati.
"aa... aku belum siap" kata nara gugup... saat rega ingin membuka kancing belakang gaun nya.
__ADS_1
saat ini nara duduk di tepi tempat tidur dan rega berdiri di depan nya.
"kenapa lagi" kesal rega.
"aa... aku gak cinta sama kamu... kamu juga gak cinta sama aku... lagian aku gak menginginkan pernikahan ini.... jadi tidak perlu hubungan sejauh itu" kata nara pelan.
"memangnya kenapa... kan kita gak melakukan dosa... yang dosa jika kamu melakukan itu dengan orang yang kamu cinta tapi belum sah" kata rega dengan suara keras. "kalo soal cinta akan tumbuh seiring berjalannya waktu...gak perlu di pikirin"
"setiap orang punya prinsip masing masing... itu menurut kamu.... tapi aku tetap gak mau" pekik nara dengan suara tidak kalah kuat dengan rega. dia marah. "minggir" nara mendorong rega. rega malah mendorong balik nara jadi terlentang di atas tempat tidur. rega langsung naik ke atas nara dengan dengkul sebagai tumpuan.
"jangan berani menolak ku" kata rega dengan suara geram.
"tapi aku gak mau" nara berusaha mendorong rega. tapi rega menahan bahu nya. seketika ide muncul di pikiran nara.... nara langsung menggigit tangan rega ... seketika rega melepaskan tangannya dari bahu nara. nara sigap langsung mendorong rega lari ke kamar mandi. mengunci pintu.
rega langsung mengejar nara... tapi pintu kamar mandi sudah di kunci dari dalam. bodohnya nara... dia gak nyadar apa rega punya kunci cadangan hahahah.
"buka pintunya!!!! ... jangan sampai aku yang buka sendiri... kalo aku yang buka sendiri kamu gak akan bisa kabur lagi" kata rega. nara masih bertahan.
"aku hitung sampai tiga... kalo gak keluar siap siap dapet hukuman...."
"satu" kata rega lambat. "dua"..... " tiga".... pintu masih tidak di buka ceklekk rega memutar kunci ... dan langsung membuka pintu.
"kamu memang gak pandai cari tempat sembunyi"
"aku mohon... jangan sekarang ya... tunggu aku siap ya.." nara menyatukan kedua tangannya memohon pada rega....
"kenapa.... kamu selingkuh ha?... jadi kamu gak mau bercinta dengan ku.... kamu lebih memilih selingkuhan kamu" geram rega.
nara menggeleng cepat" gak... aku gak selingkuh.... aku cuma gak cinta sama kamu" nara mulai menangis.
"gak.... aku gak mau barang bekas orang....aku tidak akan membiarkan kamu melakukan nya dengan orang lain.selain aku" rega langsung menarik nara ke luar kamar mandi bejalan ke arah tempat tidur... langsung menghempaskan nara. rega pun menindih nara....
tapi kata itu tentu saja kata tidak mau barang bekas hanya untuk memaksa nara... sebenarnya rega Terima nara apa adanya... walaupun misalnya nara tidak suci lagi... rega tetap Terima... karena rega mencintai nara.
rega membuka jas nya... melempar ke sembarang tempat.... membuka dasi dan kemeja nya cepat... sedangkan nara tidak bisa kabur karena kakinya di tahan oleh rega.
__ADS_1
"lepas...!!! " pekik nara
"jangan coba coba melarangku" rega langsung mencium nara dengan kasar... karena terlalu geram dari tadi nara berontak.... nara langsung terkejut memukul dada rega... tapi rega menahan tangannya di taruh di atas kepala nara.
rega beralih ke leher nara.... mencium dan menggigit kecil kecil... nara langsung meringis... tidak pernah di perlakukan seperti itu. tidak terasa... karena ciuman di leher nara tidak sadar rega melepaskan tangannya.... tangan rega langsung menyelip di balik punggung nara... membuka satu persatu kancing nya.... gaun itu memiliki sebagian menggunakan kancing sebagian resleting....
"kenapa aku tidak memesan yang resleting semua sih.. beginikan jadi lama" batin rega.
karena tidak sabar langsung merobek gaun nara... seketika kancingnya putus tinggal lah resleting gaunnya.... baru lah nara sadar rega sudah sejauh. dia langsung berontak mendorong rega...
rega yang geram langsung mengambil dasi mengikat tangan nara ke atas di sandaran tempat tidur. nara tidak bisa berontak lagi... kaki nya pun sudah di kunci rega. dia hanya menangis... memalingkan wajahnya saat rega menarik gaun pengantinnya.
terlihatnya tubuh mulus nara yang masih di tutupi bra dan celana dalam. rega tidak tahan lagi... langsung membuka seluruh pakaiannya. kemudian membuka penghalang yang tersisa pada nara..... sekarang nara dan rega polos. nara sangat malu... tidak berani melihat ke arah rega.
tangan dan bibir rega sudah meraba kemana mana... tidak ada perlawanan dari nara... dia hanya menggeliat saat merasakan geli dengan sentuhan rega.
rega tidak sabar... langsung melanjutkan aksi penyatuannya..... sangat sempit... jadi agak membutuhkan waktu.... sangking tidak sabarnya langsung mengehentakkan dengan paksa.... nara langsung berteriak kencang... merasakan sakit.... rega langsung menutup mulutnya dengan ciuman.
melanjutkan aksinya.... malam pertama di lalui rega dengan nikmat... tapi nara dengan keterpaksaan... dia terus mengeluarkan air mata tanpa terisak.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
sampai sini doeloe.... gak terlalu detail... gak baik untuk anak di bawah umur😊
jangan lupa like dan voteðŸ˜