Terjebak Cinta Mu

Terjebak Cinta Mu
Pamit


__ADS_3

jojo keluar dari kamar Nara, masih dengan muka marahnya.


sedangkan Nara masih dengan kesedihannya


tidak di anggap... tidak di anggap.. tidak dianggap...


itu selalu itu berputar putar di benaknya...


perlahan tangis nya berkurang... aku tidak boleh lemah kata nya dalam hati...


perlahan dia berdiri... berjalan ke arah lemari, mengambil koper... memasukkan pakaian nya ke dalam. ya Nara mau pergi dari rumah itu.


ntah apa yang di fikirannya, dulu dia masih yakin suatu saat nanti ayah nya akan berubah. tapi pikirannya salah, bahkan sampai sekarang dia lebih sering di marahi. memang terkadang itu kesalahan nya, tapi dia juga tidak mau pulang malam, tidak mau jadi supir dadakan, tidak mau jadi pelayan restoran. dia sudah sangat sangat tabah menghadapi nya, tapi dia juga manusia yang memiliki batas kesabaran. dan saat ini kesabarannya dalam menghadapi ayahnya sudah habis. mudah mudahan setelah ini tidak ada lagi yang menguji kesabarannya, itu pikirnya.


Nara berjalan keluar kamar membawa kopernya. di lihatnya ayahnya sedang duduk di ruang tamu, ibunya? tidak tau kemana.


perlahan dia berjalan menatap lurus


"berhenti" teriak jojo.


Nara tidak menanggapi..


"berhenti" suaranya semakin keras.


lagi lagi Nara tidak menanggapi.


"jika kau tidak berhenti, ibu mu akan menerima akibat nya"


sekejap Nara langsung berhenti. ya... kalau soalnya ibunya di ungkit tidak bisa melawan, walaupun ibu nya juga beberapa tahun ini tidak pernah melindunginya, setidaknya ibunya PERNAH baik padanya.


"jangan sakiti ibu" kata Nara


sedangkan di sebuah pintu kamar ibunya mendengar Nara mengatakan itu, tidak bisa menahan tangis nya.


"aku memang ibu paling buruk di dunia, bahkan melindungi anak sendiri saja tidak bisa. bahkan dia masih saja ibunya kenapa kenapa."

__ADS_1


"kau mau kemana? " tanya jojo.


"aku mau pergi dari rumah ini"


"kemana kau pergi "


"ke tempat yang membuat ku tenang"


"kau tidak boleh kemana mana"


"apa kah jika aku tetap di sini, ayah akan menganggap ku anak" kata Nara matanya sudah berkaca kaca.


jojo hanya diam... karena ayahnya tak kunjung memberi jawaban, Nara langsung pergi dari rumah itu.


di lihat nya ratna, pelayan yang merawat nya dari kecil. ratna menunggu Nara di depan pintu, sambil menunduk.


saat Nara sudah di depan ratna dia berhenti.


"Nara pergi bik" suaranya tercekat menahan tangis nya.


Greepp!!


ratna memeluk Nara spontan, Nara pun membalas pelukan itu yang di anggap seperti ibunya sendiri. saat itu juga tangis nya tidak terbendung lagi.


"jangan pergi non" kata ratna masih memeluk Nara menangis.


"Nara tidak tahan lagi bik"


"apa kah jika non pergi, non akan hidup menjadi lebih baik? " tanya ratna sambil melepaskan pelukannya.


Nara mengangguk. lagi lagi ratna memeluk nya dengan sangat erat.


"nyo... nyonya" kaya ratna sambil melepas pelukannya. melihat dahlia di belakang Nara.


Nara berbalik melihat ke belakang, orang sedari tadi ingin di lihatnya, ingin di peluknya, sekarang ada di depan matanya. melihat Nara dengan tatapan tidak terbaca, entah sedih, senang, khawatir. hanya Tuhan yang tahu.

__ADS_1


"apa kah aku boleh memeluk ibu terakhir kalinya? " kata Nara menunduk, takut dahlia tidak menyetujui nya.


tidak ada tanggapan. perlahan Nara melihat ibunya hanya diam. dia menganggap itu sebagai jawaban 'iya'.


perlahan Nara melebar kan tanganya memeluk ibunya hanya suara tangis yang terdengar.


hiks.... hiks.... hiks....


perlahan pelukan itu turun, ke perut, paha,yang terakhir berhenti di kaki. ya.... Nara bersujud di kaki ibunya untuk terakhir kalinya.


"maaf kan Nara buk..


" ibu yang harus minta maaf"kata dahlia dalam hati.


"maafkan Nara sudah mengecewakan ibu....


" ibu yang sudah mengecewakan mu" katanya lagi dalam hati.


"maafkan Nara sudah jadi anak yang tidak baik"masih dengan tangis nya.


" kau anak terbaik di dunia"dahlia sudah malu untuk berkata pada anaknya sendiri, anak yang beberapa tahun ini di abaikannya, walaupun itu terpaksa karena tekanan suaminya, tapi tetap saja dia salah.


.


.


.


.


..


**udah dulu gengs... aku gak kuat😭😭


to be continue**

__ADS_1


__ADS_2