Terjebak Cinta Mu

Terjebak Cinta Mu
Perjuangan sesungguhnya


__ADS_3


lily terbangun saat dini hari... merasakan sakit di perutnya... lily mencoba menahannya.


"tenang ya anak bunda....bunda masih ngantuk. " mencoba menenangkan bayi nya.


merasakan sesuatu keluar dari celananya...sepertinya air ketubannya sudah pecah.


"nak... kamu kayaknya gak sabar mau liat bunda ya.... tenang ya... bunda siap siap dulu... baru ke bidan. "


karena keadaan sepi... lily tidak ingin mengganggu warga di sini... memutuskan jalan sendiri ke bidan terdekat. sembari menenangkan bayi nya agar tenang. tapi sepertinya bayinya tidak sabar melihat dunia


****


di ruang persalinan lily sedang berjuang melahirkan anaknya... wajahnya penuh keringat... hampir satu jam berjuang... tapi belum keluar juga.... bidan terus memberi instruksi dan semangat.


air matanya mengalir mengingat Hendra yang sudah memiliki wanita lain, mungkin sekarang sudah bahagia bersama wanita yang lebih cantik, dan lebih suci dari nya. sampai isakannya terdengar oleh bidan itu.


"ibu nya... jangan menangis bu... kasian anaknya di dalam."


lily mengangguk...


tidak sampai sepuluh menit... tangisan bayi terdengar nyaring... samar samar mendengar bidan mengatakan.....


"selamat bu... anak nya perempuan... "

__ADS_1


"anakku... " lirihnya sangat pelan. karyawan bidan itu membersihkan lily... bidan yang membantunya tadi membersihkan anaknya.


****


"Anak bunda... ayo bangun biar mandi.. " lily mencoba membangunkan bayi nya Sambil mengelus pipi bayinya yang di namakan asal oleh nya. Putri.


anaknya baru berumur lima bulan. mereka berdua hidup dengan tenang tanpa memikirkan apa apa selain lily pusing mencari biaya hidup. sulit karena putri tidak bisa di tinggalkan.


saat seminggu setelah melahirkan... karena tidak tau lagi mencari uang... dan pergerakan nya masih terbatas. dia menjual beberapa pakaian dan semua tasnya ke tetangga dengan harga murah.... karena dia tidak membutuhkan tas tas itu lagi.... dia hanya akan memulung dan mengurus anaknya.


hasilnya dia membelanjakan kebutuhan anaknya, yang saat itu masih memiliki dua pasang baju, di pakai bergantian... sekarang memiliki lima pasang, minyak telon dan bedak bayi baru, karena sebelumnya di kasi sisa dari tetangga nya yang tidak lagi membutuhkan itu.


"anak bunda cepat besar ya... biar bisa bunda tinggal cari uang... " kata lily pada bayinya yang tak kunjung bangun.


lily kembali melanjutkan menjemur pakaian di samping rumah.


****


memakai lampu petromax yang di buat sendiri memakai botol bekas, jadi hanya membeli minyak dan sumbu nya saja.


lily memasak nasi untuknya sendiri menggunakan periuk, memasak dengan kayu, lagi lagi karena tidak memiliki uang untuk membeli gas.


tubuhnya semakin tidak terawat.... wajahnya gosong akibat sinar matahari. tidak memikirkan itu lagi, yang terpenting anaknya bisa sehat. untung bayinya masih minum asi. bagaimana jika semakin bertumbuh dan semakin memerlukan banyak biaya.


saat malam hari, saat bayinya sudah tidur beralaskan sarung yang di lipat agar lebih tebal, begitupun dengan bantal bayinya yang di jahitnya sendiri, isinya kapas kapuk yang di ambil dari bantalnya.

__ADS_1


setiap malam menangis sambil memandangi bayinya tertidur. mengingat nasibnya yang sangat sangat tidak beruntung.


flashback



pesan terkirim


"aku tau kamu udah punya yang baru... cuma mau ngasi tau aja.... anak kita sudah lahir dini hari. tepat hari ini...namanya Putri. aku tau pesan ini percuma... toh kamu juga gak akan liat.... tapi aku berharap suatu hari nanti kamu akan lihat ini dan tau semuanya. ratusan pesan yang ku kirim tidak pernah kamu liat... aku gak tau sebabnya... mungkin sibuk sama pacar kamu, atau ganti nomor. mungkin ini terakhir aku mengirim pesan. semoga kamu bahagia.... aku ikhlas kok... aku sadar diri, memang gak punya tempat lagi di hati kamu. tapi kamu masih selalu ada di hati aku, dan gak akan tergantikan. maaf, aku masih mencintaimu sampai sekarang. semoga bahagia ya😊"


pesan terkirim


lily bertekad untuk menyerah mengirimkan pesan pada hendra lagi. ini yang terakhir... setelah ini dia akan menjual hp nya untuk kebutuhan sementara.


flashback off


"sehat sehat ya anak bunda... hanya akan ada kita berdua....maafin bunda ya, belum bisa bawa ayah putri... putri gak papa kan tanpa ayah... sama bunda aja gak papa kan.... mungkin ayah putri sudah bahagia sekarang... kita jangan ganggu ayah ya...putri gak papa kan kalau hidup susah sama bunda.... maafin bunda ya. .. " meminta maaf sambil mencium pipi anaknya. lalu ikut tidur.


**mau satu lagi nih... lagi rajin soalnya🤣


mau bilang apa sama lily?


mau bilang apa sana hendra?


mau bilang apa sama putri kecil**?

__ADS_1



di pertemukan setelah bab ini ya... biar cepat😁....


__ADS_2