Terjebak Cinta Mu

Terjebak Cinta Mu
Waktu Kecil.


__ADS_3

hari pertama sangat melelahkan... dia mengerjakan semua yang di kerjakan pelayan... mengepel lantai mansion saja dia sampai selesai sore.... di lanjutkan dengan memasak..... setelah itu... mencuci piring.... disambung dengan mencuci pakaian.... sampai tengah malam dia mengerjakan semuanya tanpa istirahat... dia hanya ingin cepat cepat makan.


"nyonya.... makanlah... nyonya besar sudah tidur...tidak baik untuk kesehatan nyonya" kata pelayan yang paling tau di mansion itu.... nara tidak pernah menanyakan namanya.


"gak bu'.... sebentar lagi selesai kok" kata nara... sambil memindahkan pakaian yang sudah bersih ke pengering nya. walau lelah dia tetap tersenyum.... keringat bercucuran.


"biar saya bantu nyonya.. "


"jika tidak ingin bekerja lagi... bantulah..! " teriak melisa di pintu ruangan tempat mencuci dan mengeringkan pakaian.


"ibu' pergi saja.... sedikit lagi selesai.... " pelayan itu mengangguk.... langsung menuju tempat tinggalnya di belakang mansion. melisa juga pergi ke kamar nya.


nara menghela nafas... "lelah sekali.... wuuaaahhh" keluh nara mengusap keningnya sambil menguap.


satu jam berlalu.... semua pekerjaan nya selsai.... dia bisa makan sekarang. ke dapur lalu memanaskan makanan yang di simpan di kulkas. sambil menunggu dia duduk di kursi yang ada di dapur.


dia melamun.... melihat kondisinya sekarang.... jadi ingat saat dia masih SD kelas 2....dia juga dulu seperti ini.... di rumahnya dia seperti anak pungut yang menumpang tempat tinggal. dia mulai di suruh bekerja di rumahnya sejak kelas 2 SD.jika pekerjaan nya selsai dia akan dapat uang jajan,dan sebaliknya.... sampai Kelas 4 SD pekerjaan nya masih mencuci piring dan mengepel lantai... tapi hanya kamar orang tuanya saja. dengan tubuh yang masih pendek dulu.... dia kesusahan mencuci piring.... tidak ada pelayan yang berani membantunya.... pasti langsung kena marah atau lebih parah di pecat. ide muncul di otaknya.... dia menggeser kursi meja makan tepat di depan wastafel tempat cuci piring. naik ke atas kursi dengan susah payah..... tak jarang dia sering memecahkan piring atau gelas karena tangan nya yang kecil tidak sanggup memegang sepenuhnya piring yang besar.dan saat mengepel juga dia menggunakan kain lap....mengepel sambil jongkok karena tidak sampai dia jika menggunakan alat ngepel.tubuh mungil itu bergerak bulak balik ke ember air pel. begitu seterusnya sampai selesai. tubuh mungin dan lucu itu tidak sanggup mengangkat ember, alhasil dia mendorong atau menyeretnya ke kamar mandi kamar orang tuanya. setelah itu dia membawa ember itu ke lantai bawah dengan memeluknya karena hanya cara itu agar bisa membawanya... sampai mengganggu pandangannya menuruni tangga.... beberapa anak tangga lagi... tapi kaki nya terpeleset karena tidak bisa melihat jalan sampai ember itu menggelinding di ikuti nara kecil yang ikut menggelinding karena tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya. untungnya sudah dekat dekan lantai satu jadi tidak ada luka... dia tidak meringis atau mengeluh sakit atau menggerutu. dia cepat cepat bangun... tubuh kecil itu berlari mengejar ember yang menjauh... mengambilnya membawanya ke kamar mandi dapur.


naik ke kelas 5 SD... pekerjaan nya semakin bertambah.... awalnya mencuci piring dan mengepel kamar orang tuanya.... dia tambah dengan menyapu lantai... meskipun ada alat nya tetap saja itu berat........ baginya... menyapu seluruh bagian rumah dengan tubuh kecil khas anak kelas 5 SD pasti sangat berat. kesalahannya saat itu... adalah saat ingin membersihkan alat penyapu lantai.... karena tangan kecilnya itu tidak sanggup membukanya... sampai sampai debu yang dia bersihkan tadi berhamburan di lantai.... terpaksa membersihkannya lagi. dia tidak kenal lelah.

__ADS_1


masuk ke SMP... ibunya menambah pekerjaan nya semakin berat saja. di tambahkan dengan mencuci pakaian dan mengepel seluruh bagian rumah setelah pulang sekolah. itu sebabnya dia tidak punya teman... tidak ada waktu bermain.... saat teman sekelasnya mengajaknya bermain sepulang sekolah... dia menolak.... itu sebabnya dia jauhi semua teman sekelasnya. tidak seru. itu lah kata teman sekelasnya.


nara tidak menghiraukan... mereka tidak tau derita apa yang di alami nara.... tidak seperti anak anak anak lain yang seharusnya kerjanya hanya bermain... tapi dia malah di suruh mengerjakan pekerjaan rumah .


sampai masuk ke sma kelas X sampai Xll..... tidak ada lagi pekerjaan nya di rumah itu. tapi ibunya malah menyuruhnya mencari uang jajan sendiri... karena ibunya berfikir dia sudah besar... bisa mencari uang sendiri.... berbeda saat dia masih SD sampai smp.


akhirnya dia mendapat pekerjaan di warung makan sebagai tukang cuci piring.... dari situ dia mulai menabung.... karena dia tidak terlalu boros. begitu seterusnya.... dia mencari kerjaan serabutan.. semua di kerjakan jika ada panggilan.... asalkan itu kerjaan yang baik dan halal.


meneteskan air mata mengingat itu semua.... anak kecil kelas 2 SD.... di paksa dewasa sebelum umurnya.... anak yang mengharapkan dan mengemis kasih sayang orang tua..... tidakkah orang tua terlalu jahat jika seperti itu?... mana ada anak yang mengemis kasih sayang.... seharusnya orang tua lah yang memberikan kasih sayang dengan tulus.


sampai sesuatu mengganggu penciumannya... dia melirik...


"gpp deh... yang penting perut terisi... besok punya tenaga. " nara bergumam sendiri. memasak mie... lalu memakannya. dengan lambat dia memakannya.... tanpa aba aba air matanya kembali mengalir. nara menghapusnya... melanjutkan makan. seharian rega tidak menghubungi atau memberi pesan.... tapi entah lah... tidak mengecek HP seharian.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


udah deh ya.... author gak kuat. 😭😭... kalo kalian gak nangis berarti kalian gak punya hatiπŸ˜†πŸ€­πŸ€­.


......"pesan"......


..."jangan pernah mengeluh dengan keadaan mu sekarang...cukup bersyukur dan tetap tegar mengahadapi setiap ujian. percayalah, Tuhan tidak pernah memberikan pencobaan melebihi kekuatan kita"...

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE πŸ˜‹πŸ˜˜πŸ˜


__ADS_2