
keesokan paginya.
nara bangun lebih cepat dari biasanya untuk memasak.... dia sengaja masak banyak menu hari ini.... bahkan dia membuat puding coklat tadi malam agar saat pagi puding nya sudah jadi.
dia melakukan itu karena mungkin ini hari terakhir dia masak di sini dan tinggal di sini...
.....
rega masih di kamar nya... dia belum bangun karena masih sangat pagi .... padahal nara sudah selesai memasak dan beres beres rumah.
nara terpaksa membangunkan rega...
tok...tok... tok...
nara mengetuk pintu tapi tidak ada sahutan.....
tok tok tok
lagi lagi tidak ada sahutan.
akhirnya nara masuk kedalam... membangunkan rega.... walaupun pintu tidak di kunci tapi pasti memiliki tata krama, tidak boleh asal masuk saja.
dia melihat rega dengan tidur merentangkan kedua tangannya sambil tengkurap si tempat tidur yang berantakan itu sambil bertelanjang dada dan memakai celana training panjang.
nara mendekati rega yang sedang tidur... di perhatikan nya rega yang tidur dengan damai....
"hhuftt... aku jadi minder.... dia tidur saja masih setampan ini .... sedangkan aku... pagi pagi pipi udah basah alias ngences.... iss.... ilfeel sama diri sendiri aku jadinya" nara berkata dalam hati.
kemudian tersadar tujuannya ke sini untuk apa.
puk.. puk.. puk.. " bangun" katanya.
nara memukul pelan pundak rega.
__ADS_1
"eehhmm.. " rega hanya melenguh karena masih mengantuk.
kemudian nara mempunyai ide cemerlang .... mungkin rega akan langsung bangun ketika mendengarnya hihihi.
"ehemm.... calon suami.... bangun... apa kau tidak mau melihat wajah calon istrimu" kata nara di dekat telinga rega dengan suara lembut.
seketika rega membuka matanya.... tapi masih di posisi yang sama.. dia mendongakkan kepalanya ke atas yang di lihatnya nara sedang menahan tawa... karena tidak menyangka ide nya berhasil.
rega langsung duduk dari tidurnya... menatap nara kesal...
"kau masuk tidak ketuk pintu... tidak sopan"
"eh... apa salah masuk ke kamar calon suami sendiri" kata nara meledek..
"ternyata calon nyonya Neri ini sudah ingat posisi nya ya... "
"tentu saja heheheh" sambil terkekeh.dia tidak menyangka akan membanggakan posisinya sebagai nyonya muda keluar nero.
"baiklah... karena kau ingat kalau kau calon istri ku... kau harus tidur di kamar ini" kata rega dengan angkuhnya... nara sampai terkejut... gila kali ini orang ya...
"apa bedanya toh nanti kalau sudah menikah kita akan sekamar... anggap saja ini percobaan sebelum menikah"
"aku tetap tidak mau" nara langsung pergi keluar kamar... kemudian muncul lagi..... , " langsung mandi dan segera makan... aku sudah menyiapkan sarapan"
rega langsung beranjak menuju kamar mandi... lima belas menit kemudian keluar dan memakai pakaian rumahan... karena ini hari sabtu jadi libur.
padahal biasanya juga dia tatap bekerja pada hari sabtu walaupun di selesaikan di mansion. tapi karena satu makhluk ini dia jadi tidak bekerja... dan besok hari minggu baru dia pulang ke mansion sekalian memberi tahu mama nya dia akan menikah.
berjalan ke arah dapur... duduk di meja makan...
di lihatnya nara mengambil makanan untuk dirinya sendiri dan langsung makan... sedangkan rega menunggu nara melayaninya.
nara lihat rega masih diam saja..
__ADS_1
"kenapa tidak makan... apa tidak suka? "
"kau tidak mengerti ya.. kau itu akan menjadi istriku... mulai sekarang kau harus belajar melayani saat makan".
"melayani seperti apa" nara memang tidak tau.
"hehh... mengambil nasi menawarkan lauk apa yang aku inginkan dll" ..
"ooh.." nara langsung memasukkan nasi dengan porsi banyak... dan memasukkan satu satu di setiap lauk yang dia masak.. rega sampai heran.
"hei... kau membuat aku banyak lemak ha.. bisa bisa roti sobek ku berubah jadi roti bantal jika aku memakan ini semua " kata nya sedikit teriak.
" heheheh kau kan bisa olahraga lagi... mungkin ini masakan terakhir yang akan kau makan... karena aku akan pindah"
" kau ini... seperti akan pindah ke planet lain saja" kata rega sambil memakan habis makanan yang taruh nara di piring nya.
.
.
.
.
.
.
.
**sampai sini doeloe
lopyu all**
__ADS_1