Terjebak Cinta Mu

Terjebak Cinta Mu
masa kecil kelam sella & lily


__ADS_3

selesai dengan kegiatan mereka berdua....mereka belum bisa tidur... hanya bertukar cerita.


"coba ceritakan tentang masa kecilmu. " kata rian semangat.


"contohnya? "


"seperti cita cita atau keinginan, atau kebiasaan waktu sekolah... atau hal hal menarik lainnya. "


sella diam sejenak, mengingat masa kecil nya. lalu tersenyum.


"gak ada yang menarik.... tapi aku punya satu cita cita" katanya sambil menerawang masa dulu.


"apa?... jadi dokter?,guru?, atau pengusaha misalnya. " tanya rian.


sella menggeleng. "kalau gak salah waktu mau Masuk SMP deh.... waktu itu ibu tidak punya uang untuk memasukkan aku ke SMP. aku bilang 'aku gak papa gak lanjut sekolah, yang penting kita hidup tenang', tapi ibu yang cuma lulusan SD, gak mau aku bernasib sama, ibu menjual kalung emas ibu satu satunya yang harganya gak seberapa, bahkan untuk membayar setengah dari uang seragam dan lain lain saja masih kurang, sejak saat itu aku bilang sama ibu 'aku akan mengganti kalung emas ibu kalau aku punya uang'. "


"jadi udah terkabul? "


"udah... tapi kamu gak tau, beberapa hari waktu kamu tiba tiba datang ke rumah waktu itu sebenarnya aku baru pulang dari rumah sakit, waktu aku di rawat, ibu malah jual emas nya lagi.. " kata sella cemberut.

__ADS_1


"iihh... istriku sederhana sekali... makin sayang... " sambil mengecup seluruh wajah sella. "lanjut cerita lagi... pasti ada kisah menarik lagi. " desak rian.


"hem.... oh aku ingat.....dulu lily itu lebih menderita dari aku.... dia bahkan---"


"aku mau cerita kamu, bukan cerita orang lain" potong rian.


"dengar dulu. "


rian diam


"lily juga hampir sama kayak aku... tapi lily lebih kuat dari aku. dia bahkan kayak gak punya orang tua, dulu.dia gak terurus, karena waktu itu pun belum bisa mengurus dirinya sendiri, tidak ada yang membimbing dia di rumah nya.tapi aku masih punya ibu. dia juga hampir putus sekolah, dia kerja siang malam waktu libur panjang untuk nabung biaya pendaftaran masuk SMP. bahkan orang taunya gak peduli, malah nyuruh dia gak usah lanjut sekolah. pemikiran kami jauh beda ya, dia malah ingin terus sekolah dan punya pendidikan. sedangkan aku mau menyerah. " diam sejenak. rian hanya diam menyimak.


"kerja apa memang? " rian penasaran. kerja apa untuk anak baru lulus SD.


"kalau siang dia mulung botol bekas, aku juga sering bantu dia. dan kalau malam jadi pelayan di warung nasi uduk"


"trus karna kayanya dapat uang nya gak seberapa, kebetulan aku tau ada pohon jambu liar di hutan, aku ajak dia ke sana, dan buah nya banyak banget, dengan semangat empat lima, lily langsung manjat dong haha"


lucu rasanya mengingat ekspresi lily saat itu, batin sella.

__ADS_1


"jambu liar gimana maksudnya? " tanya rian.


"ck... jambu biji, tapi tumbuh sendiri di hutan dan gak ada yang punya, mungkin ada orang lewat sana sambil makan jambu, jadi jambu nya tumbuh gitu aja. gak bahaya, rasanya ya sama kayak jambu di samping rumah. "


"waktu itu.... walau pun banyak semut nya, tapi lily kayak gak kerasa gitu sangking semangat nya. kita cuma bawa sedikit waktu itu, karena gak bawa plastik, cuma bisa bawa paku baju hahah.... besoknya kulit kami ada bintik bintik merah karena di gigit semut. hahaha"


"untuk apa jambunya? "


"ck... kamu gak nyimak ya... ya untuk di jual lah... lima ribu satu, karena jambu nya besar besar. " sella kesal.


"iya iya lanjut.. "


"besok nya kami datang lagi bawa 2 karung bekas beras yang sepuluh kilo, sebenarnya ngambil jambunya bisa dari bawah, tapi karena lily terlalu semangat, dia langsung manjat hahha.... geli aku ngingat ekspresi lily waktu itu."


"kami jalan kaki jual jambu nya di dekat jalan raya, karena rame, dan langsung laku cepat... dapetnya lumayan lah, kurang lebih tiga ratus ribu.... lily sampai nangis waktu itu liat uang nya, karena lima kali lipat lebih banyak dari hasil kerja nya sehari. "


sella terus bercerita di selipkan nama lily di ceritanya. tentang mengelabui ibunya karena ingin mandi sungai dan menangkap ikan karena airnya lagi surut, lalu di jual ke pasar dengan harga murah dan laku cepat. mencuci dan mandi di sungai bertahun tahun karena aliran listrik di putus tidak bisa membayar lagi.


semua kisah membuat hati rian berdenyut sesak. semakin memeluk istrinya erat.

__ADS_1


"aku berjanji akan membahagiakanmu dan ibu, tidak membuatmu kesusahan,memperlakukan kamu dengn baik, mencukupi kebutuhan mu. aku janji. " kata rian dengan tulus di akhir kisah sella dan lily.


__ADS_2