
“Cowok itu pasti kamu temui dalam mimpi, "ejek Hendra.
“enak aja. "
“habis di mana, dong? kalau gitu nggak usah cerita, deh titik kalau cerita tuh harus jelas ujung pangkalnya, ini malah ngajak main tebak\-tebakan, udah gitu tebakannya nggak pernah benar. jadi kesal, "sewot Hendra.
Hendra baik. Kenapa Wulan ragu? Kenapa harus Wulan sembunyikan apa yang Tengah dirasanya.
“tapi kamu bisa dipercayakan, Hendra? "tanya Wulan akhirnya, lirik.
Hendra mengangguk.
“cowok itu...., kamu mau janji untuk tidak mengatakannya pada Nadia atau siapapun di rumahku? Mama atau papa, Hendra?"
__ADS_1
Hendra mengacungkan Telunjuk dan jari tengahnya.
“sumpah".
Wulan percaya.
“Percaya Padaku? "
“Iya, "angguk Wulan yakin.
“cowok itu... cowok itu pengamen di bus, Hendra...," ucapnya gemetar.
Hendra melongok. tapi Iya tidak tertawa keras seperti biasanya bila ia merasa Wulan kurang beruntung. wajah manis Wulan yang selalu bercerita dengan wajah ceria penuh kekaguman tentang cowok idolanya, pengorbanannya untuk berdasarkan di dalam bus setiap hari hanya untuk mengejarnya, membuat Hendra merasa Iba.
__ADS_1
“cinta itu manusiawi, "ucap Hendra lirik.
“cinta itu milik siapa saja, tidak membedakan status sosial, atau apapun. cinta itu perasaan suci yang dianugerahkan Tuhan untuk semua hamba-nya, jadi sah-sah saja bila kamu jatuh cinta pada pengamen itu. tapi tentunya, kamu tidak harus terlalu hanyut dan menurutkan perasaanmu kan, Lan? Biar bagaimanapun, Tuhan memberi kita akal untuk berpikir dan memilih, mana yang baik dan tidak untuk kita."
“jadi pengamen itu kamu Anggap tidak baik? "
“Aku tidak bilang begitu. tapi kamu belum tahu siapa dia, kan? kamu belum kenal baik dia, Lan? suara Hendra masih selembut tadi.
“aku bahkan belum tahu siapa namanya," kata wulan tertunduk dalam.
Hendra begitu prihatin. Wulan Ternyata begitu buta...
“Lan, jangan terpesona pada seseorang cuma karena luarnya, jangan terpesona karena tampan kerennya. "
__ADS_1
“kamu juga, kamu Jangan menilai seseorang karena profesinya. kamu prihatin Aku naksir dia karena dia pengamen, kan? "