Terlanjur Sayang

Terlanjur Sayang
Rancana Yang Tertunda


__ADS_3

Tiga bulan setelah operasi kini Syakira sudah kembali tinggal di rumah pribadinya. Terasa sunyi hanya tinggal berdua.


"Kak kita jalan yuk?" aja Syakira yang kebetulan malam minggu."


"Sayang, kamu yakin mau keluar?" kembali Rama bertanya.


"mm... aku bosan saja."


Rama mendekati Istrinya."bagaimana kalau kita pergi bulan madu sekaligus liburan.


"Ada aja kamu, kak. sudah berapa tahun nikahnya, sayang. tidak salah bulan madu?"


"Sayang, apa salahnya. Kita nikah baru mau tiga tahun lho. Bukankah sebelum kita menikah belum pernah pergi berbulan madu? jika bulan madu orang sering mengaitkan hanya untuk pada pasangan yang baru nikah, aku tidak. karena aku selama menikah denganmu selalu merasa cukup manis dan cerah." Rama mulai menggoda istrinya.


"Sekaligus kita liburan dan mengosongkan pikiran yang mengganggu selama ini. Aku ingin melihat wajah ini kembali tersenyum." Sela Rama menyematkan jari-jari tangannya bersama istrinya.


"Kak, aku takut gak bisa hamil lagi."


"Kenapa takut, selama kita berusaha apa yang tidak mungkin. jadi gimana mau kan?" tanya Rama kembali berharap istrinya akan setuju dengan idenya.


Syakira mengangguk setuju. Keduanya sepakat akan menuju Maldives dengan dua tujuan. Harapan Rama setelah membawa istrinya berlibur ia bisa mengembalikan Syakira yang seperti dulu.


Tidak seperti sekarang. Syakira lebih banyak melamun dan diam. Terlihat jelas kedua manik matanya menyimpan kesedihan.


Rama memeluk istrinya. "Bisakah aku melihat senyum istriku?"


syakira berbalik. "Kau menggodaku atau menghiburku?"


"Sepertinya dua-duanya deh." ujar Rama yang tangannya mulai bikin Syakira hampir tertawa.


"Kamu kenapa tertawa?" Rama pura- pura tidak tau tangannya yang sudah nakal.


"Kakak jaim tau gak."


"Siapa jaim, sayang. Tangannya bergerak sendiri kok," Rama menahan tawanya.


Rama sangat bahagia mendengar tawa istrinya. Rama terus mengikuti istrinya masuk dapur mengambil air minum.


"Kenapa ikut terus sih, kak. sudah sana aku mau minum."


"Takut nya kamu menghilang."

__ADS_1


"Hilang ke mana, ke planet lain?" Syakira mengambil air minum. kemudian duduk serta meneguk habis.


"Sayang kok melamun lagi sih?" Rama ikut duduk di samping istrinya.


"Aku hanya bayangkan saja diriku sebagai ibu. andai aku tidak sakit mungkin umur kehamilanku sudah memasuki 9 bulan. Aku takut kamu akan bosan dengan pernikahan ini yang pada akhirnya..."


"Cukup!" Rama meletakkan jari telunjuknya dibibir istrinya.


Syakira diam menatap suaminya. Rama meraih tangan istrinya. "Jangan pernah membayangkan sesuatu hal yang tidak akan mungkin. kita berdoa saja agar sang pemilik hati menjaga pernikahan ini hingga maut memisahkan serta memohon agar di surga-Nya kelak kita akan bersama kembali. Aku ingin kelak di sana kaulah yang menjadi bidadari yang tak hanya mejadi bidadari duniaku."


Rama mendekatkan wajahnya semakin dekat membuat Syakira memejamkan matanya. Syakira menunggu dan tidak sadar Rama sudah mengangkat tubuh istrinya.


"Memang kamu menunggu apa menutup mata, hah?" Rama merasa lucu mengerjai istrinya.


"kak, kamu jaim." Syakira memukul dada suaminya dengan manja.


"Jaim sama kamu tidak mengapa, kan?" goda Rama yang terus melangkah.


"Tapi aku tidak suka," Syakira melingkarkan tangannya dileher suaminya karena takut jatuh.


"Tapi aku suka istriku manja seperti ini."


"Kalau kamu tidak suka. Aku akan paksa." Goda Rama yang kemudian dengan pelan meletakkan tubuh istrinya di atas kasur.


Keduanya saling menatap. Syakira memegang wajah suaminya. "Maafkan aku yang selalu merepotkan dirimu."


Rama pun membalas tatapan itu dengan sendu. "Aku merasa tidak direpotkan. Bukankah sepasang suami istri memang untuk saling menguatkan dalam hal apa pun?"


Syakira mengangguk. Semakin larut udara semakin dingin menusuk kulit tubuh mereka. Rama semakin mengeratkan pelukannya memberi kehangatan ditubuh istrinya.


Dan Rama sengaja bertanya seputar Syakira masuk mondok karena penasaran di mana cerita itu ia hanya pernah dengar dari sahabatnya, fajri.


Syakira pun kembali bercerita kisahnya dari kecil hingga Syakira dipaksa oleh Fajri sampai akhirnya Syakira masuk di mondok yang tak pernah masuk dalam daftar catatan selama ini.


"Sayang apa yang membuatmu saat itu menerima aku untuk menjadi pendamping hidupmu hingga saat ini?" Tanya Rama mengungkit kembali sejarah awal bersatunya cinta mereka dalam ikatan janji suci tentu keduanya sekarang, Rama dalam keadaan masih memeluk istrinya


"Karena jodoh mungkin ya. entahlah. tidak bisa ku ucapkan dengan kata-kata hingga aku juga jatuh hati dengan orang ini." Syakira menunjuk dada bidang suaminya. Melihat tingkah laku istrinya yang menggemaskan Rama semakin mengeratkan pelukannya dan memberikan ke***n. keduanya pun saling menatap dan berlanjut ***


"Sayang, ini malam pertama kita setelah tiga bulan," bisik Rama ditelinga istrinya.


"Kak, ini bukan malam pertama kita tapi malam yang kesekian," senyum Syakira mengembang.

__ADS_1


"Tapi bagiku sama saja," tukas Rama.


Malam itu Syakira dan Rama kembali mengukir kisah cinta mereka di peraduan malam yang indah. Tak ada lagi kata yang terucap untuk keduanya.


Menjaga hubungan cinta dengan seorang yang disayangi, tak semudah membalikkan tangan. Kamu harus menjaga ucapan, perbuatan di depan pasangan dengan baik. Saat ada masalah, tak jarang sebuah kata tidak bisa diucapkan langsung dari mulut. Karena takut menyinggung, menyakiti hati pujaan hati sehingga memperkeruh suasana.


Terlepas dari hubungan pasangan, kamu yang sedang dimabuk cinta, canggung untuk mengungkapkan perasaan. Saat kamu benar-benar jatuh cinta, mungkin akan sulit mengungkapkan perasaan secara langsung. Padahal dengan kata-kata cinta, sang pujaan hati bisa lebih cepat luluh padamu.


Mengungkapkan kata cinta dapat membantumu meredam perasaan sehingga lebih tenang. Kata-kata cinta bukan hanya tulisan biasa bagi orang yang sedang dimabuk cinta. Kata-kata cinta bisa menjadi obat penenang hati yang sedang gundah gulana. Kata-kata cinta ini juga bisa sebagai gambaran ungkapan yang tidak bisa diucapkan mulut. Beruntunglah bagimu yang mampu menyampaikan kata-kata cinta dengan baik untuk kekasih hati hingga mengucapkan janji.


Seperti yang dilakukan Rama pagi harinya. Rama mengecup kening istrinya yang melanjutkan tidurnya usai shalat subuh.


"Tumben tidur kembali. biasanya habis shalat subuh uda gak tidur. malahan istriku yang kerap mengganggu aku tidur. kenapa lelah ya?"


"Tidak usah ditanya kalau sudah tahu."


"Tanya dong. siapa tahu masih bisa lanjut."


"Lanjut apa, kak?"


"Lanjut tidur sayang."


Syakira beranjak dari tempat tidur serta memukul paha suaminya dengan bantal. lalu mengikat rambutnya yang hendak masuk kamar mandi.


"Mau kemana?" tanya Rama.


"Mau kamar mandi."


"Mau aku temenin tidak?" Rama mulai lagi kebiasaannya membuat istrinya kesal di pagi hari.


"kak!" pekik Syakira.


"kali sayang mau mandi bersama?"


"Diam gak."


"Sayang, pagi-pagi gak boleh galak. catatan dosa nanti bertambah. Mau?"


"Ya enggak lah. cukup dosaku udah banyak. Habis kakak ngeselin deh," Sela Syakira.


Keluar dari kamar mandi Syakira dan Rama bersiap menuju rumah utama kedua orang tua mereka. untuk pamit pergi liburan.

__ADS_1


__ADS_2