
Steffi menjerit kesakitan menatap mobil tersebut yang meledak berkali kali. Dalam pelukan kuat Dave Robinson wanita cantik ini menangis kepergian Samuel Johnson.
"Kenapa kau lakukan ini? Mengapa tak kau biarkan aku yang pergi? " Isaknya.
"Tenanglah cantik. Semuanya akan berjalan dengan semestinya. Sayang dia ingin kau menjaga baby nya, mhn? " Hibur Dave Robinson.
Tak lama mobil sport datang ke lokasi. Nampak Steven Gerrard menyeruak di antara kerumunan warga yang melintasi jalan berhenti melihat kejadiannya.
"Sayang." Panggil Steven Gerrard. Tanpa bicara Steffi menghambur ke pelukan nya.
Steven Gerrard menatap tajam Dave Robinson yang beberapa saat lalu memeluk adiknya. "Dia harus diperiksa kesehatannya, dah memastikan mereka dalam keadaan baik saja. " Ujar Dave Robinson.
Steven Gerrard hanya mengangguk pelan dan membawanya ke mobil ambulan yang berjaga di sana. Petugas memeriksa Steffi yang sedikit lebih tenang. Setelah memastikan bahwa semuanya baik baik saja mereka pun meninggalkan tempat tersebut.
Dave Robinson dan Steven Gerrard saling beradu pandang seolah mengerti mereka perlu membahas hal ini.
Steven Gerrard menemani Steffi di kamar nya ia bahkan membatalkan semua jadwal kerja nya pada hari itu. Lelaki itu menemani adiknya yang terlelap setelah sekian lama menangisi kepergian Samuel Johnson.
"Sayang.Maaf hampir saja kau jadi korban lagi aku kakak gagal, yang tak dapat melindungi mu lagi. " Bisik Steven Gerrard di sisi ranjang nya.
"Tuan.. Ada tamu, beliau. " Belum selesai pelayan berbicara Steven Gerrard bangkit. "Jaga dia jangan biarkan dia sendirian. " Titah nya. Lelaki itu pun berlalu meninggalkan kamar Steffi.
Steven Gerrard melihat tamunya yang duduk bersantai dengan teh ditangannya. "Dave Robinson akhirnya kau datang. " Seru Steven Gerrard.
"Maaf, aku terlambat karena mengurusi sesuatu tentang kejadian tadi siang dan juga aparat hukum telah menjadikan Clara Wilhelm sebagai tersangka kasus ini. Walaupun akhirnya wanita itu mati dengan cara tragis. " Ucap Dave Robinson santai.
"Pengacaranya sudah ku hubungi, soal Samuel Johnson. Yang kutahu lelaki itu tiada memiliki kerabat dekat. Dan ia beberapa saat lalu menelpon meminta Steffi menemuinya, entah apa itu? " Jelas Dave Robinson.
"Bagaimana kronologi kecelakaan itu? Bagaimana cara kamu ada di tempat TKP? " Tanya Steven Gerrard.
__ADS_1
Dave Robinson hanya menyeringai. "Aku jatuh cinta padanya. Karena itu aku memasang mata-mata di dekatnya. Nyatanya bukan aku saja namun Samuel Johnson juga melakukan hal yang sama. "
"Awalnya aku bingung. Namun dengan kejadian ini aku mengerti. Ini kisah cinta segitiga yang berakhir tragis. " Celoteh Dave Robinson.
"Apa kata mereka? " Tanya Steven Gerrard dengan menahan kesal.
"Mereka menginvestigasi, bahwa Carla yang menculik Steffi untuk di lukai. Awalnya Carla ingin menyayat dia dan membiarkan Steffi mati kehabisan darah. Namun Samuel dan anak buah ku yang maju duluan. "
"Mencegah hal tersebut dan terjadi baku tembak dan berujung kejar-kejaran sehingga akhirnya peristiwa tragisnya itu terjadi. "
Dave Robinson menjelaskan kronologi kecelakaan secara singkat. Mereka menemukan peralatan bedah yang masih baru di tempat TKP pertama dan di lanjut ke tempat TKP ke dua tempat ledakan mobilnya. " Ujar Dave Robinson.
"Lelaki malang itu tewas terbakar tak tersisa. Di sana. Abu nya akan di sebarkan atau di simpan di pemakaman khusus? " Tanya Dave Robinson.
"Entah. Mungkin di makam khusus untuk itu saja. Bagaimana juga Steffi mungkin akan datang mengunjungi nya. " Ucap Steven Gerrard sedih.
"Iya. Mungkin itu yang terbaik. O, ya. Apa kau mengijinkan aku untuk.. " Belum selesai Dave Robinson berkata Steven Gerrard menatap tajam manik Dave Robinson.
"Baik. Terima kasih telah memberikan kesempatan kepada ku. Aku berjanji akan menjaganya. " Balas Dave Robinson.
"Kau juga akan menyayangi baby nya? " Tanya Steven Gerrard ragu.
"Kau akan melihat nanti. Jika dia sudah menerima ku. Seperti apa keperdulian ku pada mereka. " Jawab Dave Robinson bangkit dari tempat duduknya. Berpamitan dari si punya rumah dengan salam khas lelaki.
Mereka pun berpisah. Steven Gerrard menuju ke ruang kerja nya. Mengerjakan pekerjaan yang menumpuk di meja nya.
Dua hari setelah kejadian itu. Steven Gerrard menemani Steffi menuju pemakaman khusus yang menyimpan abu kremasi. Wanita itu menangis sesegukan melihat foto Samuel Johnson yang terpajang di sana.
Posenya saat dia duduk dengan senyuman yang membingkai diwajahnya. "Kau terlihat tampan sayang. Selamat jalan. Sampai ketemu lagi nanti. Tunggu kami. " Ucap Steffi tersendat.
__ADS_1
"Maafkan aku yang tak pernah mempercayai mu. Maaf karena sikap arogan. " Bisik Steven Gerrard. Seusai dari tempat tersebut mereka menemui pengacara Samuel Johnson.
Lelaki itu meninggalkan wasiat yang sudah dirubah satu bulan lalu.
Kini mereka duduk bertiga di ruang kerja lelaki itu. "Apa tujuan kita kemari? " Steffi bingung saat di ajak bertemu dengan seorang pria. Yakni pengacara Samuel Johnson.
"Nyonya lihat lah. Tuan saya meninggalkan sesuatu padamu. " Ucap nya berhati-hati dengan membuka laptop dan memasukkan flashdisk nya.
Ternyata adalah vidio dan di buka olehnya.
"Hai sayang, saat kau melihat ini maka aku sudah tak dapat bersama mu lagi. Maafkan semuanya, kesalahan ku padamu. "
Steffi berkaca-kaca melihat vidionya dadanya nyeri saat menatapnya.
"Aku tak tahu mengapa mendadak aku berubah menjadi seperti ini. Aku hanya ingin kau selalu bahagia, bersama dengan siapa pun yang kau sayang. "
"Aku mencintaimu. Sampai kapanpun, semuanya yang kumiliki hanya untuk mu. Kau lah pemilik kekayaan ku. Harta yang ku berikan padamu ini tak sebanding dengan rasa sakit yang ku berikan pada mu. "
"Maaf tapi ku mencintai mu. " Klik. Sepenggal vidio peninggalan Samuel Johnson yang membuat Steffi menangis lagi. Ia terharu namun juga sedih. Karena berpisah dengan orang yang di cintai nya dengan dramatis.
"Sejauh penyidikan aparat hukum putri Darius Wilhelm bersalah. Mereka sudah mengumumkan di depan publik. Dan kasus ditutup begitu saja. " Pengacara menjelaskan kasus Samuel Johnson.
"Iya saya juga diberitahu seperti itu. Bagaimana dengan kerja sama dan kesepakatan bisnis mereka berdua? " Tanya Steven Gerrard.
"Menurut general manager yang berkuasa sementara. Mereka memutuskan untuk mengeluarkan tuan Darius Wilhelm. Dan Beliau juga membayar penalti kontrak kerja sama. Dan terakhir saya dengar beliau mengalami kesulitan bisnisnya. " Lanjut sang pengacara.
"Saya minta pertolongan pada Anda. Untuk menjaga perusahaan itu sebentar lagi. Biar saya persiapkan adik saya sebagai penerus Samuel Johnson. "
"Tentu tuan. Kami juga menyediakan orang-orang yang akan membantu Nyonya jika beliau memutuskan untuk bergabung sesegera mungkin. "
__ADS_1
Mereka berjabat tangan, tak lama Steven Gerrard dan Steffi meninggalkan tempat tersebut. Wanita itu masih melamun entah apa yang dia pikirkan.