Terpaksa Menikah Dengan Mafia

Terpaksa Menikah Dengan Mafia
Episode 102


__ADS_3

''tuan kenapa pagi pagi begini sudah mau pergi''tanya jio heran melihat tuan nya itu,membawa botol minum.


''apa kau tidak lihat aku sudah memakai baju olahraga itu arti nya apa''


''mau olah raga tuan''jawab jio seadanya.


''hmm bagus kau juga ikut aku olah raga''ucap veron duduk di sofa.


''baik lah tuan ayo''ajak jio.


''whaaaaat kamu mau pakai itu olah raga''ucap veron melihat ke pakaian tidur jio dan juga sandal nya lalu tertawa terbahak bahak.


''apa kau ingin tidur di jalan''tanya veron merubah ekspresinya.


jio langsung kembali ke kamar nya,memijit mijit kepalanya.


2 menit kemudian


''ayo tuan kita berangkat''jawab jio yang sudah siap memakai pakian olah raga dan sepatu olah raga juga sama seperti veron.


''eh tunggu dulu bawa air minum mu,aku tidak sudi berbagi air minum dengan orang lain''ucap veron berdiri tidak lupa membawa botol air minum nya.


jio masuk ke dapur dan membawa sebuah botol minum berwarna abu abu yang sama persis dengan milik veron,ia berjalan malas,mengikuti vero,yang menurut nya sangat menyebal kan.


....


"tuan veron kenapa kita bersepeda sejauh ini sepertinya ini ke arah apertemen tuan gio"ucap jio mengatur nafas nya karna kelelahan mendayung sepeda nya terus mengikuti veron yang bersepeda dengan sangat cepat.


"memang ia"jawab veron tanpa memperdulikan jio yang sudah ngosngosan.


"kau jangan lelet seperi siput,kau jadi seketarisku sungguh sangat lemah"ejek veron menyungging kan senyum nya.


....


"bawa semua itu,itu adalah barang barang kesayangan nona tara"ucap seorang laki laki paruh baya yang tak lain adalah sketaris gio.


veron dan jio yang baru saja sampai melihat 3 buah koper besar sedang di masukan dalam mobil gio.

__ADS_1


"sebentar ini maksudnya apa kenapa koper koper besar ini di masukan ke dalam mobil"tanya veron curiga memicing kan mata nya menatap pria paruh baya di depan nya itu.


"maaf tuan veron tuan gio dan nona tara tidak di sini lagi,mereka sudah pergi"jawab seketaris itu.


"apaaaa !!!! kenapa pergi secepat itu bukan kah tara bilang 1 minggu lagi"tanya veron kaget.


"saya juga tidak tau tuan,tapi saya menemukan sebuah buku diari nona dari kamarnya"ucap seketaris itu menyerah kan sebuah buku kecil berwarna pink lengkap dengan sebuah kuci buku itu.


"ya sudah kami berangkat dulu tuan veron tuan jio"ucap seketaris itu di ikuti oleh seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah istri nya.


veron mengabai kan seketaris itu dan langsung berbalik meninggal kan jio.


"jio suruh penjaga itu mengantar kan mobil aku tidak moot lagi bersepeda"ucap veron berubah ekspresi menjadi dingin.


mendengar itu jio sangat senang dan dengan cepat menelfon seseorang untuk mengantar kan mobil.


veron menatap buku diari pink berkunci itu dan memasuk kan ke dalam kantong nya.


tanpa ia sadari kuncinya jatuh.


"verooon!!!"teriak seorang wanita dari seberang sana,veron langsung menoleh ke asal suara itu.


"kenapa kau ada di sini"tanya veron ketus.


"maaf tadi aku hanya kebetulan lewat dan melihat mu di sini"jawab wanita itu yang benar ada nya.


"owh"jawab veron cuek.


"maaf seharus nya aku tidak perlu membritahu mu tentang hal kemarin,karna dapat membuat hubungan mu dan tuan rian renggang kau tidak usah mengatakan hal itu pada tuan karna hal itu tidak benar,aku hanya mengada ngada saja"ucap lia tersenyum canggung.


veron tersenyum getir,dan langsung meninggal kan lia karna berketepatan mobil nya sudah datang.


lia menatap punggung veron yang mulai masuk ke dalam mobil,ia hanya bisa tersenyum,dan masuk ke dalam mobil nya.


"seperti nya masa lalu tidak bisa terulang kembali"gumamnya dan melajukan mobil nya perlahan.


....

__ADS_1


"tuan kenapa tidak bertanya kemana nona pergi"tanya jio yang duduk di dekat supir sedang kan veron duduk di belakang.


"karna terlalu tiba tiba entah kenapa aku merasa marah jadi aku tidak bertanya tapi seperti nya aku tau"gumam veron menyandar kan kepala nya.


jio yang merasa pertanyaan nya tidak di jawab merasa biasa karna memang veron jarang menjawab pertanyaan nya.


veron merogoh sakunya mengambil buku kecil."kenapa kuncinya tidak ada"gumam veron dengan wajah serius,dan merogoh saku nya berkali kali tapi tetap tidak menemukan nya.


"putar balik kembali ke apertemen tara"ucap gio serius.


....


"kenapa kita kembali kemari tuan"tanya jio heran.


"jangan banyak tanya cari kunci diari ini,kurasa jatuh di sekitar sini"ucap veron mulai mencari kunci kecil diari itu.


sedangkan jio kaget bagaimana mencari kunci kecil di rumputan hijau mau tidak mau ia juga harus mencari nya,begitu pun dengan supir nya.


tapi tetap saja tidak ketemu.


tut....tut...tut...


"hallo dengan tuan veron varadex dari perusahan z.a.v"tanya seorang wanita.


"benar"jawab veron singkat.


"kami dari perusahan L.I.T dan di rektur kami ingin bertemu dengan anda sekarang juga"ucap wanita itu yang seperti nya seorang resepsionis.


"saya sibuk atur saja jadwal lain"ucap veron dengan mata yang sibuk ke sana kemari.


"maaf pak tapi direktur kami hanya punya waktu hari ini,dan tidak punya waktu besok"ucap resepsionis itu.


"perusahan kecil seperti kalian berani memaksa ku,aku tidak mau bertemu dengan direktur kalian yang tidak tau diri seperti itu,dan aku sebagai presdir di z.a.v memutus kan kerja sama dengan perusahan kalian"tegas veron dan langsung memutus kan sambungan telfon itu.


"kembali ke apertemen"ucap veron yang membuat dua orang yang dari tadi sibuk cari ke sana kemari berhenti.


"apakah sudah ketemu tuan"tanya jio.

__ADS_1


"tidak tau"ucap veron masuk ke dalam mobil tanpa memperdulikan kedua orang itu.


like and dukung yang teman teman terima kasih banyak selalu ikutin novel author.


__ADS_2