
"hai Qi apa kau sedang sibuk"tanya tio daru balik telfon.
"tidak begitu sibuk ada apa"tanya Qia.
"boleh kah kita bertemu siang ini"tanya tio
"sebentar akan ihat jadwal ku dulu"Qia mengambil sebuah map dan membaca dengan teliti.
"seperti nya bisa"jawab Qia tenang sedang kan tio sudah begitu bahagia berbunga bunga.
"baik lah kau menunggu mu di alun alun pantai pukul.2 siang"ucap tio.
"baik lah aku akan datang"ucap Qia.
"baik lah sampai ketemu besok"ucap Qia mematikan ponsel nya.
....
"bagaimana apa dia mau bertemu dengan mu"tanya seorang pria yang dari tadi mendengar kan tio berbicara.
"tentu saja"ucap tio bahagia.
"aku ingin lihat seperti apa wanita yang memelet sepupu jahil ku ini"ucap varon menahan tawa nya.
"baik lah tapi kau hanya bisa melihat nya dari jauh setelah itu kau juga harus pergi"ketus tio.
"ha ya baik lah"ucap varon.
"boleh aku tidur di sini,di kamar ku sepi,dan kak veron tidak ada di sini biasa nya aku akan tidur bersama kak veron kalau aku kesepian,apa lagi kalau tara di sini"ucap varon tiba tiba merubah wajah dengan memelas.
"ha ya baik lah"ucap tio tiba tiba merasa kasihan melihat wajah varon yang sedih.
"makasih sepupu terbaik ku"ucap varon melompat ke kasur.
tio juga ikut membaring kan tubuh nya di samping varon.
''kenapa aku tiba tiba begitu merindukan tara,dan perasaan apa ini perasaan yang seperti di sayat sayat bercampur sedih apa yang sebenar nya terjadi''gumam varon.
sedang kan tio yang melihat varon diam dan memegangi dada nya bingung.
__ADS_1
"varon lho kenapa"tanya tio melambai kan tangan nya beberapa kali di depan wajah varon.
"apaan sih aku mau tidur"ucap varon menarik selimut dan tidur.
.....
veron memandangi buku kecil berwarna pink yang sekarang di pegang nya sambil duduk di sebuah kursi sofa.
"kira kira apa isi buku ini"gumam veron penasaran tapi ia juga tidak ingin merusak buku itu dengan memaksa membuka nya.
"bagaimana apa kunci nya sudah jadi"tanya veron mendengar pintu kamar nya terbuka.
"sudah tuan ini kunci nya"ucap jio menyerah kan sebuah kunci kecil.
veron meminta nya dan hendak membuka nya.
"tuan boleh kah itu di buka nanti saja itu di ruang tamu ada yang ingin bertemu dengan mu tuan"ucap jio membuat veron menghentikan kegiatan nya.
"siapa"
"seorang wanita yang kata nya teman lama tuan saya sudah mengusir nya tapi ia tetap berisi keras.
"baik lah"ucap veron malas dan memasuk kan buku diari itu ke saku celana pendek yang ia pakai.
....
veron berdiri memasuk kan tangan nya ke dalam saku.
''untuk apa kau kemari''tanya veron dingin.
''aku ke sini ingin meminta bantuan mua veron ku mohon''ucap lia ambruk di kaki veron dengan air mata yang sudah berjatuhan.
''ku mohon''ucap lia terus menangis di kaki veron,
veron dan jio berpandangan mengerut kan kening masing masing mereka benar benar bingung.
''bantuan apa''tanya veron dengan nada dingin.
__ADS_1
''lia langsung mengahapus air mata nya menaikan kepala nya menatap wajah veron dengan mata yang merah.
veron langsung memaling kan wajah nya
"huh anggap saja ini adalah menebus kesalahan ku dulu yang telah membuat keluarga mereka menderita"gumam veron mengingat saat ia mendapati wanita yang sangat ia cintai selingkuh denan pria lain dan ia masih sangat ingat dengan tangan nya sendiri ia mengahancur kan perusahan milik keluarga lia karna berani menyelingkuhi nya.
....
"jadi sudah berapa lama keluarga mu di teror"tanya veron serius.
''sudah sangat lama,sudah ada 2 tahun kami di teror''ucap lia sesekali segukan.
''bahkan adik ku telah di bunuh peneror itu''ucap lia kembali menitikan air mata nya.
''kenapa kau meminta bantuan ku,kenapa tidak pada polisi saja''tanya veron menyunggingkan senyum nya
''karna kau adalah ketua mafia yang sangat di takuti dan sangat berpengaruh dan selama ini kami telah memakai jasa polisi dan tentara bahkan ketua mafia lain tapi tidak berhasil menemukan penror itu,jadi aku hanya bisa meminta bantuan mu saja''ucap lia memohon.
''baik lah aku akan membantu mu,tapi jika kau sampai membohongi ku kau akan tau akibat nya sendiri berurusan dengan veron varadex''bisik veron di telinga lia yang membuat siapapun ke takutan.
''kau pergi lah jangan beritahu kepada siapa pun kalau aku akan membantu keluarga mu''ucap veron berjalan masuk ke dalam lift untuk kembali kemar nya.
lia keluar dari apertemen veron yang mewah
....
''hallo apa kau sudah menunggu lama''tanya tio melihat seorang wanita yang sudah duduk di pasir tepi pantai
''santai saja,belum lama kok''ucap Qia tersenyum.
tio duduk di samping Qia,
''ada apa kau mengajak ku kesini''tanya Qia dengan mata yang masih menatap ke indahan di sana
''aku hanya ingin kita lebih dekat lagi,tidak apa apa kan''ucap tio.
''tidak apa apa,bahkan aku sangat senang kau tau saat sma aku mulai mandiri, bekerja saat pulang sekolah,di tuntut belajar dengan giat,merawat papa yang sakit,dan semua aku lakukan sampai lupa kalau di saat itu aku masih sangat muda dan lupa untuk senang senang,bahkan aku tidak tau kalau ternyata aku tidak mempunyai teman sama sekali hahaha lucu sekali bukan''ucap Qia tanpa ia sadari air mata nya jatuh.
tio yang melihat Qia menangis merasa tersentuh ia menyentuh wajah Qia,Qia sempat kaget karna tio menghapus air mata nya dengan penuh dengan kelembutan dan.
__ADS_1
''aku bisa melihat kesedihan di mata mu''gumam tio dan langsung memeluk Qia.
seseorang yang melihat pemandangan itu dari jauh mengerut kan keningnya