
tara menyeka sisa es crime yang di mulut nya dengan tangan nya asal hingga semakin belepotan.
veron semakin terkekeh,karna wajah tara sekarang juga kena noda es crime.
ia memegang tangan tara yang akan melap mulut nya,
''diam lah kau membuat nya semakin berantakan''ucap veron melap wajah tara dengan tisu.
''hehe makasih kak''
veron mencubit pipi tara yang cuby itu.
''kak veron kenapa kakak selalu flu waktu kakak ke rumah sakit juga''tanya tara memandangi veron yang melap wajah nya.
veron kikuk dengan pertanyaan tara
''sudah siap,apa kau mau makan siomay itu''tanya veron.
tara manggut manggut senang.
veron langsung menarik tangan nya,
''kenapa pesan nya cuma satu''tanya tara cemberut
''karna kau, aku yang suapi agar tidak belepotan lagi ''jawab veron santai.
''anak kucing buka mulut mu''ucap veron menyuapi siomay itu.
''aku bukan anak kucing tapi kucing besar hap..''ucap tara dan memakan suapan dari veron.
veron kembali terkekeh ia sangat senang menyuapi tara.
jdeeeerrrr...suara petir bergema membuat tara terkejut dan spontan memeluk veron dengan erat.
deg...de**g..deg...jantung veron berdetak kencang.
melihat tara yang ketakutan ia membalas pelukan tara dan menenang kan nya.
"tidak apa itu hanya petir"ucap veron mengelus rambut tara.
yang tadi nya hanya gerimis sekarang sudah menjadi hujan yang deras membuat cuaca menjadi dingin,dan tanah becek.
''kak veron aku mau pulang''sekarang tara duduk di samping veron yang masih setia memakai masker.
''ia kita akan pulang''jawab veron dan mendekat ke tara memeluk nya dari samping.
''apa kau kedinginan''tanya veron.
tara menggeleng padahal ia sudah menggigil.
veron yang melihat itu membuka jaket nya dan memasang kan nya ke tubub tara.
''tunggu sebentar aku akan beli payung''ucap veron dan meninggal kan tara.
__ADS_1
...
dengan basah kuyup veron datang membawa payung.
...
''pak jalan menuju ke diaman tidak bisa lewat karna ada pohon besar yang menghalangi jalan''ucap sang supir.
''huuuh baik lah kita ke aperten xxxx saja''ucap veron dan mengambil handphone nya menelfon sang mama.
''tidak apa apa kalian hati hati ya jaga baik baik tara jangan sampai lecet''ucap emelli dari balik telfon.
''ia ma"jawab veron dan memutus kan sambungan telfon.
***
tara yang sedari tadi tidur langsung tersadar kalau mobil telah berhenti tapi ia heran.
"kenapa kita ke sini" tanya tara
"kita tidak bisa pulang ke rumah karna jalan terhambat dan ini adalah apertemen ku"jawab veron dan masuk ke lift di ikuti oleh tara.
...
"ini adalah kamar mu,dan kalau ada perlu apa kau panggil aku saja kamar ku ada di sebelah''jelas veron dan keluar.
''wow terima kasih kak''ucap tara antusias.
''huh aku mandi dulu saja''tara masuk ke dalam kamar mandi.
ia mondar mandir di dalam kamar mandi
baju yang ia pakai tadi sekarang sudah basah.
''gk ada jalan lain''gumam tara.
''kak veron!!!!!''teriak tara keras.
mendengar itu veron langsung berlari ke kamar tara saat di buka tara sedang duduk di kasur yang hanya menggunakan handuk melipat tangan dan cemberut.
veron menelan salivina nya.
''kenapa kau memanggil ku''tanya veron yang ia tidak sadar kalau ia tidak memakai masker.
tara menoleh ke veron tapi ia langsung berteriak ''aaaaaaakh pergi pria jahat,kak veron tolong aku huuuu''teriak tara dan bersembunyi di balik selimut.
''astaga aku sampai lupa kalau aku tidak pakai masker,sekarang apa yang harus ku lakukan''gumam veron pusing melihat tara yang semakin ketakutan.
''kak veron tolong!!!!!''tara terus berteriak memanghil veron.
''tara tenang dulu aku ini kak veron,tara jangan takut''ucap veron mendekat ke tara.
''gk kau bukan kak veron pergi !!!!!''teriak tara.
__ADS_1
setengah jam veron membujuk tara,
''maaf waktu itu aku gk sengaja''ucap veron pada tara yang mulai tenang.
tiba tiba lampu mati tidak terlihat apa pun
''kok lampu nya mati''tara bicara di dalam kegelapan dan masih ketakutan.
''ck tunggu sebentar akan ku cek dulu''ucap veron menghidup kan senter handphone nya.
''kak aku ikut takut''tara merengek dan memeluk tangan veron.
...
''ck ternyata lampu nya korslet''ucap veron dan mencabut kabel.
''ini besok saja di perbaiki''ucap veron dan berjalan dengan tara yang masih lengket di tangan nya.
''apa kau berencana akan memakai handuk sampai pagi''decak veron.
''mau bagaimana lagi tidak ada pakaian''jawab tara ketus.
''sekalian saja telanjang''gumam veron.
'''ikut aku''veron menarik tangan tara berjalan di kegelapan.
''mau kemana''rengek tara.
veron menarik tangan tara menuju ke kamar nya.
...
''pakai lah piyama ini''veron menyerah kan sebuah piyama berwarna putih.
tara tetap tidak meminta nya ia tetap lengket di tangan veron
''hei anak kucing pakai ini''veron menyodorkan piyama itu.
''aaaaa hiks hiks aku mau pakai di mana hiks hiks''tara menangis tersedu sedu.
veron mengerut kan kening nya
''astaga anak kucing ini kau pakai di ruang ganti sana''tunjuk veron menunjuk kan lemari yang memang di balik lemari itu adalah lemari ganti.
tara semakin menangis keras
''papa aku takut aaa---aaaa''
veron semakin pusing dengan tingkah tara.
''jadi harus bagaimana anak kucing''decak veron.
''hiks kakak tutup mata mu hik aku akan mengganti nya di sini hik''tara menghapus air mata nya.
__ADS_1
veron menggeleng kan kepala nya mendengar perkataan polos gadis itu,''entah apa yang ia pikir kan''decak veron.