
''apa anda tau saya masih kuliah dan masih semester 4''ucap tara sinis.
''dan ini,dokumen ini saya bisa mengerjakan nya dalam 5 jam''ucap tara bangga.
''baik lah,tapi jika tidak nona harus bekerja di perusahan kami''ucap seketaris jio.
''jika aku bisa membuat nya dalam 5 jam apa yang akan ku dapat kan''tanya tara balik.
''saya sendiri yang akan membri anda hadiah nya''ucap pria bermasker itu.
''baik lah''ucap tara.
''ada apa ini kenapa semakin memperhatikan wajah gadis ini aku merasa melihat tara''gumam pria bermasker itu memperhatikan wajah tara.
''bukan kah nona ini mirip sekali dengan nona tara meski sedikit banyak perbedaan nya sih''gumam jio memperhatikan wajah tara yang coklat dengan kaca mata yang tebal dengan temparmen nya yang dingin.
''kami permisi''ucap tara hendak berjalan.
''nona,setelah anda selesai ataupun tidak selesai datang lah ke alamat ini''ucap seketaris jio membrikan sebuah alamat.
tara mengambil nya dan berjalan meninggal kan mereka dan dengan cepat alan mengikuti tara,khawatir dengan persyaratan itu.
''tara apa kamu yakin bisa membuat dokumen itu dalam 5 jam''tanya alan sambil berjalan.
''tidak''jawab tara singkat sambil terus berjalan.
''lalu kenapa kau menyetujui persyaratan itu?''tanya alan semakin khawatir.
''huh aku tidak tau''jawab tara singkat menarik nafas panjang dan masuk ke dalam mobil alan.
...
__ADS_1
''mendengar suara kedua pria itu membuat ku tak ingin lemah dan kalah di depan mereka,hanya itu alasan nya kenapa aku menyetujui persyaratan mereka''jelas tara.
''bagaimana jika kau tidak bisa membuat nya''tanya alan lagi.
''aku akan bekerja di perusahan mereka,tapi tenang saka aku akan berusaha semampu ku''ucap tara tersenyum untuk pertama kali nya pada alan.
''tara tersenyum pada ku,dia benar benar tersenyum,astaga ku kira wanita dingin ini tidak akan pernah tersenyum''gumam alan dengan jantung berdetak kencang.
''apa bisa lebih cepat,aku harus mengejar waktu''ucap tara melihat jam tangan nya.
''akh tentu saja''ucap alan menancap gas nya.
...
''tara apa yang kau kerjakan serius sekali,sampai tidak menyadari papa sudah berdiri begitu lama di sini''kesal gio melihat tara yang begitu sibuk mengetik di laptob nya.
''papa ini sangat penting,dan jika tara tidak cepat melakukan nya mungkin musibah besar akan menimpa tara''ucap tara tanpa menoleh ke papa nya dan tetap fokus pada laptob nya.
''papa jangan khawatir tara pasti menyelesai kan nya''ucap tara meyakin kan papa nya dengan tersenyum melihat ke arah papa nya,agar tidak membuat gio cemas.
''hah baik lah,papa percaya pada mu,papa keluar dulu''ucap gio.
....
5 jam
tara keluar dengan mansion nya dengan kulit yang coklat dan tidak lupa dengan kaca mata tebal nya.
''aku tidak tau kenapa papa memaksa ku untuk berpenampilan seperti ini''ucap tara yang memang risih dengan penampilan nya.
dan masuk ke dalam mobil sport nya melajukan dengan sangat cepat.
__ADS_1
''sial kenapa bisa macet di saat sperti ini''umpat tara memukul stir nya memperhatikan ke depan sana begitu banyak mobil yang sampai sampai tidak terlihat mobil lain nya di ujung sana.
tara menelfon supir papa nya untuk menjemput mobil nya setelah itu ia keluar dari dalam mobil dengan cepat cepat dan berlari.
''sial tinggal 45 menit lagi''gumam nya berlari dengan cepat.
...
tara berhenti dengan nafas terengah engah dengan keringat bercucuran sampai sampai ia tidak sadar kulit coklat nya pudar karna air keringat nya.
''dimana ruang CEO,saya ingin bertemu dengan CEO''tanya nya pada resepsionis dengan nafas yang masih tersengal sengal.
resepsionis itu menatap nya dengan tatapan rendah bagaimana tidak seorang wanita yang coklat,jelek,culun,berantakan dan mencari CEO,sungguh tidak tau diri pikir resepsionis itu.
''CEO kami sedang tidak ada''jawab nya sinis menatap jijik pada tara.
''jika saya terlambat membri dokumen ini,bukan saya yang akan di salah kan bukan''ucap tara sinis mengerti pikiranan resepionis itu.
''kamuuu''geram nya.
''nona tara''tiba tiba seketaris jio muncul.
''seketaris jio astaga ternyata tampan juga''bisik bisik para pegawai wanita yang melihat jio.karna veron dan jio baru pertama kali ke cabang perusahan itu.
''nona tara ikut saya''ucap jio masuk ke lift khusus ceo,dengan wajah datar yang sulit untuk di mengerti
โ_โWAJIB BACAโ_โ
guys mohon maaf ya buat kalian nunggu lama,kemaren memang sempat niat buat gk lanjutin novel ini lagi karna kesibukan sekolah, dan tugas numpuk juga teman teman๐ tapi pas ke mt liat novel ini pembaca bertambah jadi agak semangat buat lanjutin nya lagi ๐๐ช๐ช.mohon maaf ya teman teman ku๐๐๐
JANJI deh bakal usahain up tiap hari๐ mohon ya teman teman jangan bosan baca nya๐
__ADS_1
JANGAN lupa ya like komen rate vote share teman teman agar author tambah semangat buat novel nya๐ author bakal buat cerita nya tambah seru lagi๐๐๐