Terpaksa Menikah Dengan Mafia

Terpaksa Menikah Dengan Mafia
Episode 82


__ADS_3

''teti"


ting...tong...


tara memencet bel berkali kali.


cklek...pintu terbuka teti mengeluar kan kepala nya melihat siapa yang di luar ia mendorong kembali pintu tapi tara tisa langsung mendorong pintu itu hingga tenaga teti kalah dan pintu terbuka.


''berani berani nya kalian datang ke rumah orang dan mencari tibut''teriak teti mata nya melotot.


''teti kenapa kamu jadi berubah gini apa yang terjadi ha"


''apa enjel mengancam kamu''


''bilang aja ke kita, kita pasti akan bantu kamu melawan enjel''


''tutup mulut kamu ini sama sekali gk ada hubungan nya dengan enjel''teriak teti.


''lalu kenapa tet kamu memutus kan persahabatan yang telah kita buat sedari kecil hiks''tanya tara dengan mata yang merah.


''jawab tet''tara mengguncang tubuh teti yang hanya diam saja,tapi teti langsung menepis tangan tara.


''karna aku sudah sangat benci sahabat munafik seperti kamu!!!!''teriak teti menunjuk wajah tara yang sudah menangis


''apa salah aku ke kamu teti aku sangat sayang sama kamu tet,aku gk mau persahabatan kita hancur,ku mohon tet jangan putus kan persahabatan kita hiks hiks''tangi tara memegangi tangan teti.


teti kembali menepis tangan nya.


''heh,kamu memang benar benar wanita murahan''ucap teti


plak...satu tamparan langsung mendarat di pipi teti oleh tisa.


''dengar ya kami tidak tau kenapa kamu jadi iblis dan kamu tanpa alasan memutus ka hubungan persahabtan kita dan memilih untuk bersama wanita wanita iblis itu lihat saja suatu saat nanti kamu pasti akan nyesel''ucap tisa dengan amarah yang sampai ke ubun ubun.


''pergi pergi!!!!!!''teriak teti mendorong tara tapi tisa langsung menangkap tara.


''kami akan pergi kamu tenang aja''ucap tisa menarik tangan tara.


''teti aku minta maaf kalau aku punya salah ke kamu hiks hiks''teriak tara.


''diam!!!!''teriak teti menutup pintu dengan kencang.


...

__ADS_1


''tara sekarang tinggal kita berdua kamu dan aku harus berjanji kalau kita akan menjadi sahabat selama nya''ucap tisa saat sampai dalam mobil ia mengulur kan jari kelingking nya.


tara langsung membalas jari kelingking itu dengan jari kelingnking nya.


''ia aku janji di mana pun kita berada,kita akan selalu jadi sahabat''ucap tara dan langsung memeluk tisa.


....


''masa lalu nya ternyata buruk,kasihan gadis ini pria mana yang tidak punya perasaan seperti itu''gumam varon merasa iba pada Qia.


melihat tatapan iba dari varon Qia sama sekali tidak suka tatapan iba dari siapa pun,ia merasa kalau orang sperti itu merendah kan nya.


''aku sama sekali tidak suka tatapan iba dari siapa pun''ucap Qia akan berdiri dari duduk nya


tapi varon dengan cepat menahan nya.


''maaf aku bukan bermaksud seperti yang kau pikirkan maaf,''ucap varon Qia kembali duduk.


''apa kau tau tidak melihat wajah wanita yang merusak pernikahan kalian''tanya varon.


''ya,tentu saja aku lihat wajah wanita itu,aku melihat wajah nya menikmati setiap sentuhan dari calon suami ku itu dulu huh''ucap Qia.


''benar kah,dan apa kau kenal dengan wanita itu''tanya varon.


''tapi kau tidak usah tau siapa orang nya karna tidak ada urusan apa apa dengan mu''ucap Qia.


''baik lah aku tidak akan ikut campur dengan urusan mu''ucap varon.


''terima kasih''ucap tara.


''oh ia sebentar lagi aku ada pasien boleh antar kan saya,karna tadi saya ikut mobil tara,tapi tara sudah pergi karna ada urusan''ucap Qia berbicara formal.


varon mengerut kan kening nya karna bahasa formal wanita di depan nya itu.


''ck jangan berbicara formal di depan ku aku tidak suka''decak varon.


''hahaha baik lah tapi seharus nya begitu karna tuan adalah keluarga dari varadex''ucap Qia terkekeh.


''hahahahah terserah nona saja''ucap varon mengalah tidak sanggup berdebat dengan wanita itu


...


''apa kau menyukai profesi mu sebagai dokter''tanya varon saat barada dalam mobil.

__ADS_1


''kenapa tanya seperti itu,tentu saja aku menyukai nya''ucap Qia.


''oh ia aku sedikit dengar dengan ucapan kalian berdua saat malam itu,apa dania dan mama nya sering menindas mu''tanya varon.


''tidak,tidak pernah''ucap Qia.


''tap...''


''sudah sampai terima kasih tuan varon atas tumpanagan nya''ucap Qia saat sampai di depan rumah sakit dan segera turun agar varon tidak banyak bertanya lagi.


.....


''veron tara tidak menerima hadiah yang kamu titip kan ke mama kata nya dia akan menerima nya langsung dari tangan kamu''ucap emelli dari balik telfon.


''aku sudah menduga hal itu,dan aku yak****in tara pasti marah ma"ucap varon dari balik telfon.


"ya udah mama matiin dulu ya kamu baik baik di sana"ucap emelli dan memutuskan sambungan telfon.


....


dret....dret....


"sipa sih yang orang makan aja"sungut tara dan berjalan ke atas meja belajar nya mengambil handphone nya.


tanpa melihat siapa yang menelfon nya ia langsung mengangkat video call itu.


"halo siapa sih lho yang nelfon"ucap tara dengan mulut yang penuh dengan makanan dan tanpa melihat wajah orang di handphone itu.


sedang kan yang di layar terkekeh melihat pipi tara yang menggembung karna makanan penuh di pipi itu.


tara menoleh ke arah layar itu


"halo kucing kecil ku seperti nya kalau aku pulang nanti kucing ku ini akan jadi bulat hahahaha"tawa veron di layar.


mata tara langsung memerah dan bibir nya cemberut....


"huaaaaaa hik hik"


"lho kenapa jadi nangis kucing kecil ku ini"ucap veron.


"kak veron jahat katanya hik bakalan pulang setelah dua bulan tapi....tapi...huaaaaa"


"udah dong kucingku cup cup jangan nangis lagi"

__ADS_1


"kak veron bohong kak veron gk datang saat tara kelulusan"cemberut tara.


__ADS_2