
emelli masuk ke dalam kamar tara.
veron meletak kan jari telunjuknya di bibirnya ke arah sang mama.
emelli tersenyum dan keluar dari kamar itu.
''apa kak veron pergi ke tempat kekasih kakak''tanya tara masih setia memeluk veron.
''kalau kakak pergi ketempat kekasih kakak ajak tara ya,tara janji gk bakalan ganggu kalaian kok''tara menatap wajah veron.
''huh ternyata aku terlalu banyak berharap,gadis kecil ini huh''gumam veron tiba tiba wajah nya tidak senang.
''aku mau istirahat dulu''ucap veron. tara dengan cepat mengerat kan pelukan nya.
''gk boleh,kak veron harus temani tara bobok siang''ucap tara memonyong kan bibirnya.
emelli yang di balik pintu terkekeh mendengar ucapan tara.
''hei anak kucing aku mau mandi dan istirahat dulu kau pikir aku tidak lelah''gerutu veron entah kenapa suasana hati nya tidak baik saat tara mengatakan perihal kekasih.
''gk...kalau kak veron tidak mau temani tara bobok siang,tara gk mau lagi ngomong sama kak veron''cemberut tara dan turun dari pangkuan veron dan berbaring di tempat tidur nya.
veron tidak tau lagi harus bagaiamana mengahadapi gadis di depannya itu,saat ia akan berbaring di samping tara tiba tiba ponsel nya berbunyi dengan malas ia mengambil handphonenya.
melihat siapa yang menelfon nya,ia keluar dari kamar tara,tapi sebelum itu ia memandangi tara yang berbaring.
...
mengetahui veron keluar tara menangis tersedu sedu
''ternyata kak veron gk peduli dengan ku,kak veron gk peduli aku berteman dengan nya atau tidak,baginya aku tidak penting''gumam tara menangis tersedu sedu,hingga akhir nya tertidur.
...
''baik lah aku akan segera ke sana''ucap veron nampak terburu buru.
***
"tante kak veron kemana"tanya tara memperhatikan sekeliling.
"tadi ia buru buru keluar dari rumah,mungkin ada masalah di perusahan nya"ucap emelli.
"oh ya udah boleh kan tante keluar sebentar"ucap tara tersenyum pahit.
__ADS_1
"ok tapi hati hati ya,terus cepat pulang"ucap emelli.
...
''bapak tunggu di sini saja,aku hanya sebentar''ucap tara.
sang supir berusaha kerasa agar tara di kawal dari belakang tapi tara terus menolak,yang akhir nya tara sendiri.
....
tara duduk di atas pasir di tepi pantai sambil terus menangis.
''kak veron tidak menyayangi ku lagi huhu, bagaimana kalau nanti dia sudah menikah apa dia akan melupakan ku huhu aaaaaaa''
''padahal aku sangat menyukai dan menyayangi kak veron seperti kakak kandung ku sendiri huhuhuhaaaa''
''halo tara ya''sapa seseorang dari belakang.
tara langsung menoleh dengan mata sembab dan merah.
''apa kamu baru saja menangis''tanya orang itu khawatir.
tara menggeleng.
''lekukan tubuh yang menarik sekali''gumam tara memperhatikan tubuh dania dari atas sampai bawah bagian dada yang terbuka dan rok mini yang menampakan begitu mulus nya tubuh wanita itu kemudian ia menatap tubuh nya sendiri dan lesu.
''gadis kecil ini pasti sedang memuji keseksiyan tubuh ku heh''gumam dania.
''oh ia waktu itu kakak belum bilang nama kakak siapa''ucap tara berbinar seketika kesedihan nya berubah bahagia.
''nama ku dania aku adalah seorang direktur''ucap wanita itu sedikit meninggikan diri nya.
''woah benar kah,kalau begitu kau cocok jadi kakak ipar ku''seru tara girang.
''kakak ipar''ucap dania bingung.
''ia kakak ku adalah kak veron dan kak varon mereka berdua sangat tampan sekali cocok dengan kakak yang cantik dan pintar.
''astaga apa kata nya kakak,aku benar benar salah perkiraan,ternyata gadis kecil ini adalah adik,entah adik dari mana mungkin adik dari jauh atau mungkin putri selingkuhan rian zavier''gumam dania lega.
''ahaha terima kasih atas pujian mu''ucap dania tenang.
''sebenar nya aku sangat mencintai varon,tapi karna perjodohan orang tua ku dan perbedaan usia kami aku terus berusaha menghindari nya''ucap dania sedih.
__ADS_1
''aku akan berbicara pada kak varon''
''nona tara ini sudah sore,mungkin nyonya besar khawatir''ucap supir tiba tiba muncul.
''oh baik lah,kak dania tara pulang dulu ya dada''ucap tara dan berlari.
''aku terlalu membesar besar kan nya''gumam dania tersenyum sinis.
...
''tara apa kamu baik baik saja kenapa pulang lama''tanya emelli khawatir.
''tante jangan khawatir aku baik baik saja bahkan jauh lebih baik''ucap tara terus tersenyum.
''bagus lah kalau begitu''ucap emelli lega.
''tante tau tadi tara bertemu seorang wanita sangat cantik dan dia juga adalah seorang direktur,dan waktu itu di pegunungan viano kami bertemu dengan nya dan dia bilang ke kak varon salah paham,sperti nya mereka pacaran tante''jelas emelli.
''aaa benar kah ternyata putra ku sudah punya kekasih''seru emelli senang.
''veron kalah dari varon''ucap emelli tersenyum.
''aku ke kamar dulu ya tante''ucap tara menuju tangga.
''sebentar lagi aku akan punya menantu dan cucu,tapi seperti nya veron juga tidak kalah''gumam emelli menata tara.
...
tok...tok...
melihat siapa yang masuk tara dengan cepat tidur menutupi seluruh tubuh nya.
veron memijat mijat kening nya pusing menghadapi gadis kecil di hadapan nya itu.
''anak kucing sampai kapan kamu akan marah pada ku''ucap veron menatap selimut yang menutupi tubuh tara.
tapi tara sama sekali tidak menjawab nya.
''hei kucing apa kau semarah itu pada ku''tanya veron.
tara langsung membuka selimut yang menutupi tubuh nya dan langsung berdiri.
veron menarik nafas lega akhir nya tara mau berbicara dengan nya.
__ADS_1
tapi tara langsung lompat ke lantai dengan cepat lari ke arah pintu dengan senang.