Terpaksa Menikah Dengan Mafia

Terpaksa Menikah Dengan Mafia
Episode 97


__ADS_3

''kenalin tante sama wanita itu''ucap emelli antusias.


''hehe sabar dong tante orang masih dalam proses''ucap Tio.


''heh siapa yang mau sama cowok resek kayak lho''sinis varon.


''terserah gue''ucap Tio berlari ke atas.


''dasar playboy''teriak varon.


''serah gue tante kamar Tio masih utuh kan''teriak Tio sambil berlari menaiki tangga.


''varon juga mau ke kamar ya ma''ucap varon menyusul Tio.


....


''buk Qia kita ada klien baru,dan mereka ingin kita persentasekan produk produk kita''ucap seketaris Qia kegirangan.


''benar kah,baik lah urus semua nya''ucap Qia.


''baik buk''ucap seketaris nya itu dan keluar.


''ok perusahan ini harus lebih maju lagi biar papa bangga sama aku''gumam Qia menarik nafas panjang.


....


'' nona Qia kami sangat puas dengan hasil kalian,dan semoga kita menjadi patner yang lebih baik kedepan nya''ucap klien nya itu.


''pasti pak,''ucap Qia berjabat tangan.


''dan kami mohon maaf karna presedir kami tidak bisa datang karna ada urusan penting''


''tidak apa apa pak''jawab Qia.


....


''tuan perusahan kita telah bekerja sama dengan perusahan QIASA,karna kami merasa puas dan sangat cocok perusahan kita''ucap sang seketaris dari balik telfon.


''hmmm baik lah,urus lah segala terbaik''ucap sang tuan dari balik telfon dan memutus kan sambungan telfon.


''aku tidak ingin mengurus yang lain selain mengejar wanita impian ku''


''wanita impian ku''ucap pria tampan itu tersenyum melihat bingkai foto yang ia buat sendiri.


''ehem ehem foto sapa tuh''dehem varon membuat Tio terlejut dan langsung menyimpan nya.


''pelit amat gue pengen liat dong siapa cewek yang tidak beruntung itu''ucap veron mencoba merebut bingkai foto itu tapi Tio tidak pernah membri kesempatan.


''kalau lho liat entar suka lhu''kesal Tio


''heh''


''gue mau pergi dulu''


''kemana''tanya Tio spontan.


''kepo''ucap varon langsung keluar dari kamar Tio.

__ADS_1


''gue ikut''teriak Tio berlari mengikuti varon.


....


''mau kemana sih''tanya Tio setelah dalam mobil.


''lebih baik diam aja,''ketus varon masih fokus menyetir.


varon menghentikan mobil nya


''kenapa kita berhenti di rumah sakit''tanya Tio heran.


''mau ngobatin pala lho''ucap varon langsung keluar,tanpa menunggu Tio.


tapi Tio dengan cepat mengikuti varon.


''rumah sakit ini''gumam Tio tiba tiba tersenyum lebar,varon yang menoleh ke Tio heran melihat Pria turis itu tersenyum.


''woi..cepeten''ucap varon.


....


''dania....''ucap varon membangun kan wanita yang terbaring di tempat tidur rumah sakit itu.


''varon''ucap nya lemah kemudian melirik pria di samping varon.


''astaga pria turis ini tampan juga''gumam dania tersenyum pada Tio,tio yang orang nya memang hangat tersenyum manis pada dania,yang membuat dania senang.


''astaga senyuman nya itu mania sekali tidak kalah dari varon''gumam dania.


varon yang melihat dania tersenyum pada Tio merasa kesal,ia dengan cepat membelakangi Tio agar dania tidak melihat nya lagi.


...


''astaga pria turis itu boleh juga''ucap dania tersenyum senang.


''tadi dia tersenyum hangat pada ku apa dia suka pada pandangan pertama''gumam dania sangat senang.


''memang keluarga varadex keturuan pria pria tampan sampai sampai kerabat nya juga sangat tampan''gumam dania membayang kan wajah Tio.


''kalau tidak bisa mendapat kan varon,lebih baik mendapat kan pria turis itu''dania tersenyum.


....


''itu pacar lho ya''tanya Tio setalah mereka dalam mobil.


''hmmm bukan''ucap varon cepat.


''terus emang lho gk suka sama dia''tanya Tio lagi.


varon menarik nafas panjang ia bingung dengan perasan nya sekarang padahal dlu dia begitu menyukai dania tanpa memperdulikan apa pun,tapi entah kenapa sekarang berbeda.


''woi...melaum lho''


''gue bingung sama perasaan gue''ucap varon


''emang kenapa ada wanita lain yang lho suka''goda Tio.

__ADS_1


''gk tau tapi seorang wanita yang gue benci entah kenapa selalu buat gue bimbang''ucap varon panjanh lebar.


''itu apa kah aku tidak salah lihat wanita impian ku''gumam Tio tanpa mendengar ucapan varon.


''woi bangsat lho....gue ngomong panjang lebar lho gk dengerin gue''kesal varon yang membuat Tio terkejut.


''eh sory tadi lho ngomong apa''tanya Tio lagi.


''gk ada''ketus varon.


....


''papa mau kemana''tanya tara.


''ke apertemen veron''jawan gio singkat dan masuk kedalam mobil nya.


''ikuuuut pa''teriak tara berlari masuk kedalam mobil papa nya.


''kenapa ikut''tanya gio pura pura tidak tau.


''hehe''


gio hanya geleng geleng melihat putri nya yang sekarang bucin itu.


....


veron membuka pintu apertemen nya itu dan memdapati seorang pria baya yang masih terlihat tampan


''silah kan masuk om''ucap veron mempersilah kan gio masuk.


tiba tiba seorang gadis imut muncul dari belakang gio dengan rambut nya yang di kuncir.


''tara''ucap veron terkejut.


gio hanya geleng geleng melihat tingkah putri nya itu.


''ya sudah ayo masuk om''ajak veron masuk.


....


gio dan veron terus membahas bisnis bisnis sementara tara duduk diam menunggu kapan pembahasan kedua pria itu selesai karna terlalu lama membuat tara bosan hingga mengantuk dan tertidur di sofa panjang itu.


''veron om mau langsung ke kantor dulu,om titip tara dulu ya,karna dia juga masih tidur gini''ucap gio.


''ia om gk papa kok''ucap veron.


''ya udah makasih ya,om pergi dulu''ucap gio meninggal kan apertemen veron.


veron mengangkat tubuh tara ke tempat tidur dan menyelimuti nya.


''bisa bisa nya tidur pagi hari gini''ucap veron geleng geleng dan duduk di sofa dan mulai sibuk dengan laptob nya.


....


tara terbangun dari tidur nya melihat ke kanan dan ke kiri yang terasa asing bagi nya.


''ini kamar siapa''gumam nya,kemudian melirik ke arah sofa yang terlihat veron sibuk dengan laptobnya begitu serius.

__ADS_1


''kasihan kak veron karna aku ia harus bekerja dirumah''gumam tara tidak enak.


__ADS_2