
Qia menarik tangan varon dengan cepat.
varon yang tangan nya di tarik tidak bisa melawan karna kondisi nya sekarang.
''apa yang kamu lakukan Qia ba*ingan kembalikan varon dia milik ku''teriak dania mencoba menarik tangan varon,dengan cepat Qia menepis nya.
''milik mu heh dia ini manusia bukan barang,yang bisa menjadi milik mu kak dania'' ucap Qia sinis.
''kurang ajar semua yang akan ku lakukan juga untuk perusahan kita untuk keluarga kita keluarga SA ,tapi kamu malah menghancur kan nya''teriak dania menaikkan tangan nya untuk menampar wajah cantik Qia tapi Qia bukan lah gadis lemah ia langsung menangkap nya dan menghempas kan nya.
''hahahaha kak dania kak dania,untuk perusahan kita,untuk keluarga SA,cih kita bukan lagi keluarga kak,apa kau tidak ingat kalian yang mengusir aku dan papa dari keluarga kami sendiri dan mengambil nama keluarga kami,dan memutus kan hubungan keluarga''teriak Qia mata nya berkaca kaca kala mengingat kekejaman ibu tiri dan kakak tiri nya saat dirinya masih sma,dan ayah nya sedang sakit hari itu tidak bisa hilang dari pikiran nya.
''apa kau tidak bisa ingat hal itu kak''ucap Qia dengan penuh penekanan.
''jadi tidak usah mengatakan kalau kita keluarga''bisik Qia ke telinga dania,lalu berbalik membantu varon masuk ke mobil nya.
''dasar Qia berengsek mati saja kau''teriak dania geram karna rencana nya di hancur kan Qia.
....
di dalam mobil varon terus meringis kepanasan tapi entah kenapa Qia tak mendengar nya bahkan air mata nya terus mengalir membasahi pipi nya tatapan nya terlihat kosong.
''ekhem itu sebenar nya apa yang terjadi''tanya varon masih dengan nada yang kesakitan.
''heh apa kau tidak tau wanita itu memasuk kan obat perangsang ke dalam minuman mu''ucap Qia,dengan nada teanang.
''apa!!! akh ini terasa panas sekali,kenapa ia melakukan hal itu akh...''varon memegangi kepala nya yang terasa sakit.
''mungkin kah itu arti nya ia mengingin kan tubuh ku,lalu kenapa kau menghalangi nya aaaakh aku tidak tahan lagi ini terasa begitu sakit dan panas aaakh''teriak varon yang semakin panas dan sakit.
melihat hal itu Qia menjadi panik dan tidak tega melihat varon seperti itu.
''aaaakh panas sakit sekali''
''kau tenang lah dulu,minum lah obat ini,obat ini adalah pereda obat perangsang Qia menyerah kan sebuah pil.
tanpa ragu varon meminta nya dan langsung menelan nya beberapa menit akhir nya efek obat nya hilang.
__ADS_1
''rencana nya tidak sesederhana itu''ucap Qia.
''dari mana kau tau itu,apa kau seorang detektif''tanya varon.
''itu tidak penting,yang terpenting kemana aku akan mengantar kan mu''tanya Qia tegas.
''seperti nya aku pernah melihat mu sebelum nya''ucap varon berfikir.
''ck tuan ini secepat itu kau melupakan aku''Qia geleng geleng kepala.
''oh ia aku baru ingat kau adalah wanita yang mengembalikan cincin itu,dan mengatakan pada ku untuk tidak bunuh diri''tebak varon yakin.
''huh benar sekali''ucap Qia.
''cepat katakan kemana aku akan mengantar mu''tanya Qia lagi.
''hmmm apa imbalan yang kau ingin kan''tanya varon.
ciiiiiit...Qia dengan cepat rem mendadak.
''apa kau bilang aku orang lemah''geram varon.
''oh ia aku hanya minta satu hal,jauhi wanita yang bernama dania itu,dia tidak sperti yang kau lihat dari luar''ucap Qia lagi dan kembali melajukan mobil nya.
''ke jalan yyyyy''ucap varon dengan nada kesal.
.....
dret....dret....
"tuan keadaan tuan varon baik baik saja,tadi nya wanita yang bernama dania itu memasuk kan obat perangsang ke dalam minuman tuan varon,tuan varon memang meminum nya''
''apa !!!!kurang ajar lanjut kan''ucap veron dari balik telfon.
''wanita yang bernama dania itu ingin membawa tuan varon ke hotel yyyy tapi seorang wanita mengahalangi nya,sempat terjadi kericuhan antara kedua wanita itu,tapi wanita yang seperti nya bernama Qia itu berhasil membawa tuan varon dan kami sedang mengikuti mobil nya dari belakang dan jalan ini menuju ke diaman Zavier tuan''ucap mata mata veron dari balik telfon.
''bagus terus ikuti''ucap veron dan memutus kan sambungan telfon.
__ADS_1
''siapa wanita itu''gumam veron.
tiba tiba ia mendengar bel pintu berbunyi dengan cepat seorang pembantu membuka nya,dan terlihat varon dari balik pintu.
ia terkejut melihat orang yang sangat mirip diri nya duduk di sofa ruangan keluarga.
''kak veron''ucap nya takut.
veron meletak kan koran nya dan berdiri berjalan menghampiri varon.
''dari mana saja kau''tanya veron dingin.
''itu...itu...itu kak aku''
''jangan pernah pulang selarut ini lagi kau mengerti''
''ia kak''
''apa kau tidak apa apa,apa wanita itu menyakiti mu,kenapa kau bisa bersama wanita jahat itu,siapa wanita yang mengantar mu itu''tiba tiba berubah sikap menjadi khawatir.
''aku tidak apa apa kak''berubah menjadi senang.
''kakak pasti menyuruh orang nya untuk mengawasi ku kakak ku memang yang terbaik''gumam varon dan langsung memluk veron.
''sudah cepat tidur jangan pernah dekati wanita yang bernama dania itu''ucap veron berubah drastis menjadi dingin.
''kakak tau dari mana nama nya''tanya varon pura pura tidak tau.
''sudah lah,kau juga sudah tau aku tau dari mana ''ucap veron.
....
''hoam....malam itu seperti nya kaka veron masuk ke kamar ku dan mencubit pipi ku''ucap tara bangun dari tidur nya.
''mungkin saja itu mimpi kali ya''gumam tara dan beranjak ke kamar mandi ,bersiap siap untuk sekolah.
like and komen teman
__ADS_1