Terpaksa Menikah Dengan Mafia

Terpaksa Menikah Dengan Mafia
Episode 95


__ADS_3

"baiklah apa yang ingin kau katakan"tanya veron tanpa basa basi.


"veron aku..."ucap wanita itu tertunduk menggegam erat jemarinya.


"aku masih banyak pekerjaan jadi jangan buang buang waktu cepat katakan"ucap veron.


sedangkan seorang gadis imut di seberang sana terus mengamati dan mendengarkan mereka dari balik buku.


"veron aku tidak berharap kita bisa kembali seperti dulu,aku hanya berharap kita masih bisa berteman atau sahabat"ucap lia spontan.


"apa kau tidak ingat pertama kali kita bertemu di danau harapan,itu adalah dimana kita langsung saling mencintai ia kan"ucap lia dengan basa basi berharap bisa menghentikan veron pergi.


"heh"veron memiringkan senyum nya.


"hanya itu yang ingin kau katakan kenapa harus repot repot mengundang ku kemari,kau tau waktu terbuang"sinis veron dan meninggalkan lia yang terpaku di sana.


"aku tau kak lia tidak hanya ingin mengatakan hal itu pasti ada yang ingin ia sampaikan lagi hanya saja ia takut"gumam tara masih setia menutupi wajahnya.


"ehem suadah puas menguping"ucap seseorang yang membuat tara sangat terkejut.


ia membuka pelan pelan buku itu dan mendongak melihat orang itu ia hanya bisa tersenyum kecil karna sangat malu.


"kak veron hehe"


"sejak kapan kakak di sini"ucap tara cengengesan dengan membuang muka karna tidak sanggup.


"pasti wajah ku ini sangat memalukan,ini benar benar memalukan"gumam tara memukul memukul dahinya yang membuat veron terkekeh dengan tingkah tara.


"memang benar ini memalukan sampai sampai membuat kak veron tertawa,kak veron pasti ilfil liat aku yang memalukan ini"gumam tara ingin rasanya ia menangis tapi itu akan membuat dirinya seperti orang bodoh.


"apa kau tidak ingin mempersilahkan ku duduk"ucap veron membuat tara tersentak kaget.


"ahaha ia silahkan duduk kak"ucap tara.


"kakak mau pesan apa"tanya tara basa basi.

__ADS_1


"aku tidak ingin pesan apa apa"ucap veron singkat dan terdengar dingin.


sedang kan lia yang di seberang sana melihat veron di meja tara membuat nya tersenyum pahit dan menggegam erat jemari nya tanpa ia sadari air mata nya jatuh,ia dengan cepat menghapus air mata nya."secapat itu kah ver kamu lupain aku"gumam lia terasa sesak di dadanya.


....


Qia masuk ke dalam mobilnya dan meluap kan semua tangis nya,hati nya benar benar hancur orang yang selama ini ia cintai dan kagumi beberapa tahun kini melukai perasaan nya dengan sangat dalam.


"dulu aku hanya mengagumi mu saja tapi perasaan kagum itu membuat ku jatuh cinta yang sangat dalam hiks hiks hiks"Qia menutup wajah nya dengan telapak tangannya dan dengan isakan tangis.


"dulu aku sempat menyerah karna kau mengejar kak dania dan tergila gila pada nya,tapi entah kenapa perasaan ku tidak pernah hilang,atau memudar sedikit pun,tapi hingga detik ini aku benar benar membencimu veron aku benar benar sangat muak"tangis Qia semakin pecah mengingat veron memandang rendah dirinya dan menganggapnya wanita jahat.


Qia melajukan mobil nya kerumah ia hanya ingin melihat sang papa.


....


"papa"ia langsung berlari memluk papa yang selama ini ada untuknya.


"putri ku kenapa kau menangis"tanya sang papa khawatir.


"akhir nya rumah keluarga papa kembali pa"ucap Qia memeluk papanya itu kembali.


"papa tau kau sedihnak"ucap sang papa.


"kita bakalan pindah besok pa,Qia bakalan suruh bi nini membereskan barang barang papa"ucap Qia tidak ingin membritahu papa nya,ia dengan cepat kembali ke kamar nya.


....


"kak veron kakak kapan kembali kenegara A"tanya tara.


"mungkin 1 bulan lagi"ucap veron singkat menyibuk kan diri nya dengan laptob karna lia mengajaknya bertemu hingga sedikit menghambat pekerejaannya.


"oh ia kenapa kak veron diam diam ketemu dengan kak lia"tanya tara tiba tiba cemberut


veron langsung menutup laptobnya dan menatap tara dengan serius.

__ADS_1


tara jadi salah tingkah


"a...a..a..itu kak veron tidak perlu jawab itu adalah hak kakak"


"mmmm...baik lah,kalau begitu kau harus ikut aku ke suatu tempat"ucap veron menarik tangan tara.


....


"ini dimana kak"tanya tara takjub melihat pemandangan danau yang sekarang di depannya.


"ini adalah danau harapan"ucap veron memandangi ketengah danau yang jernih itu.


"danau harapan"ulang tara tiba tiba ia teringat dengan perkataan lia pada veron saat di resto.


"sperti nya kisah mereka sangat bahagia dan seperti nya dulu mereka saling mencintai hingga susah untuk di lupakan bahkan sampai sekarang kak veron masih mengingat masa masa terindah mereka"gumam tara menatap wajah veron yang dengan serius menatap ke tengah danau.


"tara kau tau ini adalah tempat pertama kali aku mengenal apa itu jatuh cinta yang terasa indah dan menyenang kan"ucap veron tersenyum seperti kenangan yang sangat indah.


"apa kah dengan kak lia,hm..dulu kata mama kalau cinta pertama sangat sulit untuk di lupakan,apa sampai sekarang kak veron masih belum bisa melupakan kak lia"gumam tara hati nya tiba tiba terasa nyeri seperti di tusuk tusuk.


"apa kak veron juga bisa mencintai ku seperti ia mencintai kak lia cinta pertama nya"gumam nya lagi tanpa ia sadari air mata nya menetes membasahi pipi nya.


ia memegang dadanya yang terasa sesak


"tapi yang paling menyakit kan adalah saat orang yang ku cintai itu menghiantai ku"ucap veron.


"seperti nya kak veron memang masih mencintai kak lia"gumam tara air matanya kembali menetes.


up setiap seore aja deh


nanti kalau sempat bakalan up malam ini makasih ya yang selalu dukung author.


mohon dukungannya sekedar memberi semangat untuk melanjut kan cerita nya makasih semua


selalu ikutin cerita author ya makasih😊

__ADS_1


__ADS_2