
veron yang merasa aneh,karna gadis itu tidak bergerak lagi langsung menarik tangan nya lalu berjalan mundur,tara yang pingsan hampir ambruk dengan sigap veron menangkap tubuh tara.
di pandangi nya wajah tara yang terpejam,
pipi cuby dan putih itu tergambar jelas raut ketakutan.
veron tersenyum tipis,melihat wajah seperti baby itu,tapi ia langsung menepis nya.
veron menggendong tara ala bridal style,pandangan nya tidak lepas dari wajah imut itu.
...
ia membaring kan tara di tempat tidur nya,menyelimuti nya perlahan,di pandangi nya wajah itu,karna tak tahan ia mencubit pipi cuby itu sepuas hati nya.
''kau sungguh imut anak kucing''gumam nya lalu keluar dari kamar itu.
***
"hoam"
"apa semalam itu hanya mimpi saja"gumam nya memperhatikan sekeliling.
''aku mandi dulu lah''
...
''bik tolong panggil tara''ucap emelli pada bi minah.
''bair aku aja ma yang panggilin''ucap varon yang memang sudah duduk di meja makan begitu pun dengan veron dan rian yang sudah siap untuk makan tinggal menunggu tara.
''bisa bisa nanti dia histeris lagi''ucap emelli ketus.
''ya udah deh''ucap varon mengalah.
''bibi''tara tiba tiba muncul dari balik pintu sudah berdandan sangat cantik.
serempak mereka semua langsung menoleh.
''wah si kucing kecil cantik sekali''gumam varon.
''mau kemana ini anak kucing,kenapa harus dandan''gumam veron melirik tara sinis.
''wah cantik sekali mau kemana''tanya emelli berusaha menghalangi agar tara tidak melihat wajah ke dua putra nya itu.
''hehe mau jalan jalan sama teman''jawab tara semangat.
''tante aku lapar sekali,karna wangi masakan tante''ucap tara berjalan ke meja makan.
tara tiba tiba berhenti karna rian menatapnya tajam,ia langsung menunduk.
''tara tidak boleh keluar rumah''ucap rian dingin.
''kenapa om''tara mengangkat kepala nya cemberut.
__ADS_1
''karna di luar gk aman untuk mu''jawab rian lagi.
''tapi kalau ada yang temani baru bisa''lanjut rian lagi yang membuat tara kembali senang.
tara menoleh ke emelli dengan penuh harapan.
''ya sayang sekali tante ada urusan sayang''ucap emelli cemberut.
tara kemudian menatap rian yang di depan nya dengan tatapan harapan.
''kalau om ada urusan di kantor''ucap rian lagi.
saat tara akan menoleh ke arah veron dan varon yang sedari tadi di sana.
veron dengan sigap memakai masker dan memberikan nya juga pada varon.
tara menatap kedua pria bermasker itu dengan penuh harapan,
''hari ini aku kosong aku akan menemani mu kucing kecil''ucap varon senang.
''hari ini aku kosong''jawab veron serempak dengan varon.
tara seketika berbinar mendengar nya
''benar kah''ucap tara berbinar.
veron dan varon menatap satu sama lain.
''kak veron biar aku saja kak veron mungkin ada pekerjaan lain''ucap varon.
rian dan emelli bingung dengan melihat ke dua putra nya berdepat.
sedang kan tara sudah makan dengan nikmat nya menyantap masakan emelli itu.
***
pada akhir nya veron dan varon ikut menemani tara jalan jalan.
di dalam mobil tara berada di tengah tengah kedua pria bermasker yang sangat cool itu.
''kenapa kalian berdua pakai masker''tanya tara menatap ke dua pria bermasker itu bergantian.
''karna flu''jawab mereka serempak.
tara manggut manggut.
saat mobil berhenti teti dan tisa sudah menunggu nya di sana (taman bermain)
tara berlari memeluk ke dua sahabat nya itu.
seperti setahun tidak bertemu.
veron dan varon mengikuti nya dari belakang.
teti tisa heran melihat ke dua pria kembar yang di belakang tara yang kelihatan sangat tampan.
__ADS_1
"oh ia ini adalah kakak kakak ku"tara memeluk kedua tangan pria itu dengan tersenyum senang.
teti tisa bingung sejak kapan tara memiliki kakak.
"halo kak"teti tisa menyapa kedua pria bermasker itu.
varon membalas sapaan mereka sedang kan veron tetap datar.
"kita mau naik apa dulu"tanya teti semangat.
"bagaimana kalau kita naik Roller Coaster"jawab tara semangat.
"tara biar aku di samping mu saja agar kau tidak takut"tawar varon.
"tidak usah aku saja"ucap veron tidak mau kalah.
"sudah sudah kak veron di sebelah kiri ku dan kak varon di sebelah kanan ku"seru tara.
...
"aaaaaaakh"tara teti tisa dan varon beteriak karna Roller Coster nya melaju sangat cepat
sedang kan varon tetap datar menatap lurus
***
"itu sangat seru"tara berlompatan bahagia setelah turun dari roller coster.
"sory ya tar hari ini kayak nya cuma sampek sini dulu ya soal nya kita ada acara keluarga"pamit teti dan tisa yang memang sepupu.
tara cemberut mendengar itu tapi ia tetap senang karna masih ada dua orang di samping nya yang akan menemani nya.
''ck hari ini ada syuting lagi padahal aku masih ingin menemani tara''gumam veron,dan akhir nya pamit juga.
tinggal lah tara dan veron
***
tara berlari seperti anak anak
menuju jajanan gulali.
veron terus mengikuti tara dari belakang.
''kak main lempar gelang yuk''tara menarik tangan veron ke tempat di mana lempar gelang itu.
''aku mau boneka pink itu''tara menunjuk kan sebuah boneka besar.
veron melempar sebuah gelang dan mendapat kan boneka besar itu
tara bersorak sangat senang dan memeluk boneka yang mengimbangi diri nya itu.
tara terus memeluk boneka itu,berlari ke jualan eskrim dan meminta nya dengan sepuas hati nya dan yang bayar pasti nya veron.
veron terkekeh melihat mulut tara yang belepotan kena es crime.
__ADS_1
LIKE AND KOMEN