Terpaksa Menikah Dengan Mafia

Terpaksa Menikah Dengan Mafia
Episode 98


__ADS_3

veron menoleh kearah tempat tidur yang mendapati tara menatapnya dengan tatapan yang merasa bersalah.


''oh kucing ku ternyata sudah bangun kemari lah''ucap veron kemudian fokus dengan laptob nya.


''ah tidak kak aku mau langsung pulang saja,kakak lanjutkan saja bekerja nya''tolak tara tersenyum kaku.


''selama aku di sini aku selalu memaksa kak veron untuk menemani ku jalan jalan hampir setiap hari,padahal kan dia ke sini untuk bekerja tapi aku malah mengganggu waktu nya''gumam tara bener bener merasa bersalah.


''kenapa pulang secepat itu''ucap veron tanpa menoleh ke arah tara karna ia benar benar fokus pada labtop nya.


''aku ada urusan kak''ucap tara.


''oh baik lah aku akan menyuruh jio mengantar mu''ucap veron lupa kalau jio berada di kantor.


''tidak perlu kak,kan kak jio juga gk ada sini''ucap tara tau kalau jio tidak ada di apertemen itu.


''astaga aku sampai lupa kalau pria itu ada kantor''ucap veron terkekeh sebentar lalu kembali fokus dengan laptob nya.


''baik lah kalau begitu kau diatar penjaga saja''ucap veron.


''tidak perlu kak''tolak tara cepat


''baik lah aku akan mengantar mu''ucap veron hendak menutup labtob nya.


''tidak usah kak lanjut kan saja pekerjaan kakak,aku bisa menghubungi seketaris papa saja''tolak tara cepat dan langusung keluar dari kamar itu.


veron hanya geleng geleng melihat tingkah tara yang sedikit aneh.


....


''huh aku hanya bisa menyusah kan kak veron saja''ucap tara setelah keluar dari apertemen veron.


''baik lah aku akan naik taxi saja''gumam tara tidak ingin mengganggu seketaris papa nya yang mungkin masih bekerja.


saat ia keluar dari gerbang apertemen dan sedikit lebih jauh untuk mencari taxi dari jauh ia melihat sebuah mobil berhenti tealpat di depan gerbang apertemen veron.


dan terlihat seorang wanita yang dengan penampilan yang begitu selow,tapi begitu cantik.


''wanita itu.....''gumam tara berfikir


''bukan kah itu kak lia''ucap nya setelah melihat wajah wanita itu.

__ADS_1


''kenapa kak lia ke apertemen kak veron''kesal tara menghentak kan kaki nya dan menggigit lengang baju nya yang panjang sampai menutupi jari jari nya.


saat tara akan kembali ke gerbang tiba tiba sebuah taxi berhenti tepat di depan nya.


''nona ingin kemana''tanya supir itu dalam bahasa perancis.


tara tidak menjawab sama sekali ia langsung masuk kedalam taxi itu dan menutup pintu dengan kencang sampai membuat supir taxi itu terkejut.


''ke jalan xxxx''ketus tara mengatakan dalam bahasa peranis.


''kira kira apa yang sekarang mereka lakukan ''gumam tara menggigit kembali baju lengan panjang nya.


''aaaaaakh dasar ''teriak tara tiba tiba sampai membuat supir itu terkejut.


....


di apertemen veron


''maaf nona apa anda telah membuat janji dengan tuan kami''tanya pengawal gerbang veron.


''sudah pak''ucap lia tersenyum.


''baik lah silah kan masuk nona''ucap pengwal itu mempersilah kan lia masuk dan salah satu dari pengawal itu mengantar lia ke ruangan veron karna apertemen itu cukup membuat orang tersesat.


''terima.kasih pak''ucap lia lalu mengetuk pintu ruangan veron dengan gugup,tapi bebepara kali ia mengetuk pintu itu sama sekali tidak ada respon.


tiba tiba sebuah suara langsung mengejut kan nya.


''kenapa kau datang terlambat''tanya veron yang berdiri di depan pintu kamar nya dan menatap lia yang kini berdiri dengan menunduk mencengkram celana kantor nya di depan pintu ruangan kerja nya.


''ma...ma..maaf ver aku tadi itu''ucap lia gagap.


''wanita ini sama sekali tidak berubah selalu saja penakut''gumam veron tersenyum. sinis.


''sudah lah''ucap veron berjalan ke arah lia dan membuka ruangan nya,saat masuk ke dalam ruangan .


lia mengikuti veron masuk ke dalam ruangan kerja itu.


''veron memang tidak pernah berubah,dia adalah seorang pria yang sangat bersih rapi dan sangat pintar hal itu akan selalu melekat pada diri nya benar benar pria yang sangat di dambakan semua wanita''gumam lia tersenyum pahit sambil memeperhatikan ruangan veron yang serba putih dan bersih juga rapi.


melihat lia masih memperhatikan ruangan nya,veron hanya menatap nya dengan sinis.

__ADS_1


''duduk lah''ucap veron dingin.


lia langsung terkejut dan langsung duduk di sofa yang berhadapan dengan veron.


''aku tidak mau basa basi dari mu apa yang ingin kau sampai kan langsung saja''ucap veron sinis terkesan dingin.


''aku...aku tidak berharap kita kembali seperti dulu''ucap lia menarik nafas panjang,sementara veron tersenyum sinis pada nya.


''aku hanya tidak ingin kau membenci ku atau salah paham''


tiba tiba veron serius mendengarkan nya


''aku hanya ingin membri tahu mu kalau dulu aku tidak pernah menghianti mu sekali pun tidak pernah''ucap lia terhenti.


veron menatap tajam lia dengan arti untuk melanjut kan perkataannya.


''mungkin saat nya aku membritahu mu''tiba tiba air mata lia lolos dengan cepat


''aku di jebak oleh om rian,om.rian tidak menyukai kuu!!!!! hiks ''teriak lia terisak isak karna merasa dadanya sesak ia langsung berlari ke luar dengan air mata yang terus mengalir.


mendengar apa yang di katakan lia,ia juga sangat terkejut tapi ia bukanlah orang yang akan dengan mudah percaya pada orang lain.


penggalan cerita wanita seputih salju


''katakan pada ku kak bagaimana warna bumi saat malam hari''tanya kristal antusias.


''warna nya hitam''jawan lian singkat.


''benar kah lalu bagimana warna saat pagi hari''tanya kristal lagi semangat.


''warna nya cerah''jawab lian lagi.


''kalau siang'


''warnanya sama saat siang hari''jawab lian.


''oh astaga ingin sekali rasa nya aku keluar dari negara harapan ku ini dan melihat dunia secara nyata,aku ingi memegang langsung pohon dan bunga hidup menginjak tanah''gumam kristal menghayal.


mampir yuk di novel ku ini


__ADS_1


makasih up nanti malam lagi


__ADS_2