
"kau tau tar..."ucap veron langsung di potong tara.
"aku mau pulang"ucap tara berbalik meninggal kan veron dengan berjalan cepat.
"hei kucing kecil kenapa kau ingin tiba tiba pergi apa kau tidak menyukai danau harapan ini"tanya veron santai mengikuti tara dari belakang.
"ahk bukan begitu kak aku hanya merasa tidak enak badan saja karna itu aku ingin langsung pulang dan istirahat"ucap tara menggaruk kepala nya yang tidak gatal.
"apa kata mu kau tidak enak badan ikut aku kita langsung kerumah sakit saja,jangan sampai terjadi apa apa pada mu"veron tampak panik dan ingin menarik tangan tara.
tapi tara tidak bergerak sedikit pun.
"aku tidak mau kemana mana selain ke apertemen itu saja kak,tidak perlu kerumah sakit,kalau kakak masih ingin di sini aku akan menunggu kakak di mobil saja"ucap tara melepas kan tangan veron berusaha tersenyum dan berjalan ke mobil meninggal kan veron yang kebingungan.
''ada apa dengan kucing kecil ku ini''gumam veron memutus kan untuk segera pulang.
....
''kak veron kenapa begitu cepat''tanya tara melihat veron yang masuk dalam mobil.
''ya karna kau mengatakan kalau kau tidak enak badan jadi kau harus banyak istirahat''ucap veron dan melajukan mobil nya.
....
sedang kan seorang wanita yang sedari restoran mengikuti mereka dan mendengar semua yang di katakan veron pada tara,ia sangat bahagia.
''ternyata kau masih merindukan saat saat kebersamaan kita ver...setidak nya aku masih mempunyai harapan sedikit''ucap wanita itu yang tak lain adalah lia cinta pertama veron.
....
''kucing kecil ku kau harus banyak istirahat karna kalau kau sudah enakan aku akan membawa ke suatu tempat yang sangat indah''ucap veron
''apa itu tempat kenangan''tanya tara cemberut.
''mmmm..... tidak tapi seperti nya aku akan membuat kenangan di sana ''ucap veron yang membuat pipi tara merona.
''baik lah aku sudah enakan bisa kah kita kesana sekarang''tanya tara semangat langsung berdiri di atas kasur nya dengan wajah berseri.
veron terkekeh dengan tingkah ke kanak kanak kan tara.
''apa secepat itu sembuh nya''tanya veron menaikan sebelah alis nya.
__ADS_1
''tentu saja''ucap tara.
''hmm tidak bisa karna sekarang sudah hampir malam,jadi kau harus istirahat''bantah veron dan berbalik ingin keluar.
tara dengan cepat melompat ke punggung veron memeluk leher veron menyandar kan wajah nya ke rambut halus veron.
''kak veron apa kakak akan bertemu dengan seorang wanita setelah dari sini''tanya tara meletak kan dagu nya di bahu veron dan menatap wajah nya.
veron menarik nafas panjang.
''itu bukan urusan anak kecil seperti mu,kau lebih baik istrahat dan jangan ikut campur urusan orang dewas''.
''aku ini sudah dewasa kak,dan aku bukan anak kecil...jadi apakah benar kakak akan bertemu dengan seorang wanita''tanya tara memonyong kan bibir nya.
''hei kucing kecil apa kau cemburu jika aku dengan wanita lain''goda veron meelihat wajah tara yang sekarang di bahu nya.
''aku janji tidak akan dengan wanita seksi''ucap veron yang membuat tara terkejut
''pokok nya kak veron tidak bisa bertemu dengan wanita manapun titik''tegas tara semakin mengerat kan pelukan nya menyembunyikan wajah nya di punggung hangat veron.
veron dapat merasakan setetes air hangat membasahi kemeja nya.
''kenapa kucing ku ini menangis apa yang membuat nya sedih''gumam veron membiar kan tara menenang kan diri di punggung nya.
''astaga ini kucing cepet banget tidur nya''ucap veron kecil tersenyum kecil.
ia membaring kan tubuh tara di tempat tidur,mengusap rambut tara dan mencium kening nya dan keluar dari kamar tara dengan perlahan agar tidak mengganggu tara.
setelah veron keluar dalam tidur tara ia tersenyum mengira kalau itu semua adalah mimpi.
....
''tante!!''teriak seorang yang membuat perempuan setengah baya itu tersentak keget karna orang itu nyelonong peluk.
''astaga''kejut emelli.
''Tio rindu banget sama tante''ucap pria itu manja.
''astaga Tio kamu buat tante terkejut''ucap emelli.
''karna kamu buat tante mu ini terkejut kamu harus di hukum''emelli menjewer telinga pria tampan itu.
__ADS_1
''aaduh tante masak baru datang udah di jewer sih''ucap pria itu cemberut.
''kamu yang buat tante terkejut ''ucap emelli pura pura ngambek.
''wah wah wah baru datang saja sudah merebut mama ku''ucap seorang pria tampan dari seberang sana melipat tangan nya.
''terserah ku lah,ini kan tante kesayangan ku''ucap Tio langsung memeluk emelli.
''hei ingat dia itu mama ku''ucap varon kesal karna Tio memeluk mama nya manja.
emelli hanya geleng kepala melihat tingkah ke kanak kanak kan dua pria tampan itu.
saat varon akan mengeluar kan suara lagi emelli langsung memotong nya mengajak Tio dan varon makan.
''wah ini makan kesukaan ku tante''ucap Tio senang menyantap makanan yang di atas meja itu.
''heh ini juga makan kesukaan ku tau''ucap varon kesal.
''sudah sudah kalian selalu saja bertengkar kalau bertemu''ucap emelli menyudahi pertengkaran kedua pria itu.
''hehe ia deh,ngomong ngomong veron sama om mana nih tan''tanya Tio celingak celinguk.
''keluar negri''ketus varon.
''mama kamu gk ikut''tanya emelli sambil memakan makanan nya.
''gk tante''jawab Tio menikmati makanan nya.
''terus lho ngapain ke sini''tanya varon ketus.
''karna seorang wanita''jawab Tio membayang kan wajah wanita yang selama ini ia sukai.
mendengar itu varon langsung tersedak.
''hati hati varon''ucap emelli membri kan minuman.
''heh karna seorang wanita saja''tanya varon lagi tidak percaya.
''tentu saja kau tidak tau betapa berbeda nya wanita itu di hati ku dan menurut ku dia sangat istimewa''ucap Tio lagi lagi membayang kan wajah wanita yang sangat ia sukai.
''hmmm boleh kenal kan wanita itu pada tante''tanya emelli semangat.
__ADS_1
entar lagi up