
''tidak di sangka ceo dari perusahan Z.A.V akan menghadiri rapat ini''ucap seorang direktur melihat veron.
''ya aku tidak begitu sopan jika selalu tidak menghadiri rapat''ucap veron membalas ucapan itu.
''tuan''bisik jio dengan nada terkejut.
''ada apa?''tanya veron mendengar nada suara jio yang tidak biasa.
''apa aku tidak salah lihat,bukan kah itu paman gio''ucap jio tanpa mengalih kan pandangan nya dari pria paruh baya yang sedang berbincang.
veron dengan cepat mengalih kan pandangan nya ke arah yang di katakan jio.
''tidak di sangka''ucap veron memiring kan senyum nya.
veron berjalan dengan langkah panjang nya ke arah gio yang tidak menyadari keberadaan nya.
''senang bertemu dengan paman''ucap veron membuat gio terkejut mendengar suara itu.
''kau!!!''geram gio tidak percaya.
''kenapa paman begitu terkejut melihat ku''tanya veron mengangkat alis nya.
''direktur xx saya permisi berbicara dengan direktur Z.A.V sebentar''ucap gio berjalan keluar dari ruang rapat itu,dan veron mengikuti langkah gio.
...
''kenapa kita harus berbicara di sini paman''tanya veron dengan santai.
''jangan membuat kesabaran ku habis veron,kembali lah kenegara A karna tara sudah meninggal 4 tahun lalu''geram gio.
''dari mana paman tau,kalau aku mencari tara,aku kemari hanya untuk bekerja''
''cih kau pikir aku percaya''
tiba tiba hawa di ruangan itu menjadi dingin dan mencengkam karna hawa dari kedua orang itu.
''jika aku mengetahui kalau selama ini paman menyembunyikan tara dari ku,paman akan tau akibat nya''ucap veron menatap tajam gio.
gio membalas tatapan veron dengan tatapan mematikan.
''aku akan menunggu hari itu''ucap gio
''direktur dari perusahan Z.I anda di cari oleh direktur xx''ucap seseorang membuat kedua pri itu menoleh.
''baik lah''ucap gio berjalan meninggal kan veron
__ADS_1
''direktur perusahan Z.I,bukan kah itu perusahan papa wanita coklat itu''gumam veron mencurigai sesuatu.
...
''tuan veron ada apa dengan anda''tanya jio melihat veron hanya diam saja.
''tidak apa-apa fokus lah menyetir''ucap veron.
''tuan apa anda mencurigai sesuatu''tanya jio.
''direktur perusahan Z.I adalah paman gio apakah nona tara yang bekerja di perusahan kita bersaudara dengan nona tara yang kita cari''tanya jio.
''hah tidak mungkin,kecuali satu hal yang pasti''sinis veron dengan rencana yang misteri.
...
sedang kan tara kembali membuka buku curhat itu setelah ia selesai mandi.
''apa dulu aku seimut ini''tanya tara melihat foto foto nya.
deg......
jantung tara berdetak kencang melihat wajah seorang pria yang sangat ia benci.
''kenapa aku bisa mempunyai foto bersama pria ini''gumam tara melihat diri nya dan veron berselfie bersama.
"nona tara ada apa?"tanya orang itu cemas.
"kepala ku sakit uhk.... panggil dokter cen"ucap tara.
...
"dokter cen yang terjadi pada tara"tanya gio khawatir.
"tidak apa apa tuan gio,tara hanya mengingat sesuatu yang tidak jelas sehingga membuat kepala nya sakit,dan sebaik nya jangan memaksa nona tara mengingat semua nya"ucap dokter cen.
"baik lah"ucap gio.
...
tara duduk di kursi kampus nya dengan sangat bingung.
"kenapa aku memiliki foto bersama ceo perusahan Z.A.V,dan wajah yang ada di ingatan ku itu siapa,apa yang sebenar nya terjadi"gumam tara memikir semua nya.
"tara ayo pulang"ajak alan
__ADS_1
"alan kau pergi lah dulu,aku masih ada sedikit urusan"ucap tara.
"baik lah aku akan menunggu mu"ucap alan tapi mendapat tatapan tajam dari tara.
"baik lah baik lah"ucap alan mengalah dan dengan perasaan berat pulang lebih dahulu.
...
tara mengemudikan mobil nya dengan santai namun tiba tiba sebuah mobil menghalangi jalan nya.
dua orang pria dan seorang wanita paruh baya turun dari dalam mobil itu,membuat tara mengerut kan kening nya.
"apa lagi yang di ingin kan pria ini"tanya tara turun dari mobil nya .
"maaf tuan ada urusan apa lagi"tanya tara pada veron.
byuuuur.....
veron menumpah kan air pada tubuh tara.
"kauu!!!!!!"teriak tara dengan geram.
veron mengambil tisu dan melap seluruh wajah tara,sedikit demi sedikit kulit putih tara semakin terlihat,dan kulit coklat luntur begitu saja.
emelli menutup mulut nya tak percaya
"keterlaluan!!!"teriak tara ingin menampar wajah veron,namun tiba tiba veron memeluk nya dengan erat.
"kau"ucap tara entah kenapa ia menjadi lemah.
"pelukan yang hangat"gumam tara.
"kenapa kau pergi menjauh dari ku,kenapa kau pergi meninggal kan ku sendiri"tanya veron memeluk erat tara perasaan bahagia bergelut di hati nya.
"tara benar kah kau ini nak?"tanya emelli menutup mulut nya dengan masih tidak percaya.
"apa yang kalian katakan?"tanya tara bingung.
veron dan jio saling berpandangan
''tara ini tante,tante emelli''ucap emelli terharu.
MAMPIR DI NOVEL BARU AUTHOR KLIK AJA PROFIL AUTHOR DAN TEMUKAN NOVEL NYA MAKASIH😁
__ADS_1