Terpaksa Menikah Dengan Mafia

Terpaksa Menikah Dengan Mafia
EPISODE 110


__ADS_3

varon berjalan cepat untuk menangkap Qia,tapi tak di sangka seorang pria lebih dulu menangkap tubuh Qia.


Qia terus menutup mata nya,


''apa aku sudah berada di dimensi lain''gumam Qia.


tapi suara seorang pria membuat nya tersadar.


"Qia apa kau mendengar ku,kau baik baik saja kan"ucap pria itu menepuk wajah Qia lembut,ia kemudian mengangkat tubuh Qia.


di bawah deras nya hujan Qia bisa mendengar suara pria itu yang tidak asing bagi nya,dan merasakan tubuh nya di angkat dengan lembut.


sedangkan varon yang menyaksikan itu semua di dada nya terasa begitu panas dan hati nya seperti terbakar.


"laki laki ini,bukan kah ini sepupu varon yang waktu itu''gumam dania mengepal tangan nya.


''kenapa wanita jalang ini selalu mendapat kan pria yang ku sukai''gumam dania lagi ingin rasa nya ia berlari dan menusuk Qia yang di gendong oleh pria turis yang begitu tampan.


mata dania tak lepas memandangi Qia yang di gendong oleh pria turis menuju mobil yang tidak kalah mewah dengan mobil varon.


varon mengepal tangan nya dan berbalik masuk ke dalam mobil nya melajukan mobil nya dengan begitu cepat.


sedangkan dania menyadari itu berlari mengejar mobil varon dengan deraian air mata.


tiba tiba ia jatuh tersungkur.....


''varooooon hiks hiks aku bisa jelasiiiiin!!!!!!''teriak dania di bawah deras nya hujan.


....


Qia membuka mata nya perlahan,dan terlihat wajah tampan seorang pria yang menggendong nya nampak jelas bahwa sekarang ia terlihat begitu panik dan cemas di bawah deras nya hujan Qia tak tau lagi dingin karna kehangatan yang di berikan pria itu tanpa ia sadari ia mengalung kan tangan nya dan membenam kan wajah nya di dada pria itu.


''terima kasih tio,kau seperti membri ku kehangatan''gumam Qia.


tio yang merasakan Qia membenam kan wajah nya di dada nya tersenyum dan bernafas lega karna Qia baik baik saja.


''apa kau tidak kedinginan''tanya tio terus berjalan menggendong Qia.


''hmmmmm tidak''jawab Qia terus membenam kan wajah nya.


seketaris tio langsung menghampiri mereka membawa payung.


''tuan tio''ucap seketaris itu langsung terpotong.


''buka pintu nya''ucap tio,dan seketaris itu dengan cepat membuka pintu mobil.


tio masuk dengan Qia yang terus di pangkuan nya.


....

__ADS_1


''Qi apa begitu nyaman di pangkuan ku''tanya tio terkekeh melihat Qia yang terus memeluk nya.


Qia langsung tersadar dan langsung bangkit


dari pangkuan tio.


''di mana ini''tanya Qia kaget setelah keluar dari dalam mobil.


''ini mansion ku''ucap tio memandangi mansion yang megah dan mewah itu.


Qia sangat takjub dengan mansion yang ada di depan nya itu.


''bisa kita masuk''ucap tio tersenyum.


Qia hanya mengangguk dan tersenyum kaku,sambil mengikuti langkah tio yang lebar masuk ke dalam mansion mewah itu.


tio berjalan ke salah satu ruangan,


''malam ini istirahat lah di sini,tidak baik jika papa mu melihat kondisi mu yang seperti ini''ucap tio.


Qia melihat pakaian nya yang basah kotor karna lumpur ia menarik nafas nya panjang.


''ya seperti nya harus begitu''ucap Qia.


''baik lah ini adalah kamar untuk mu istirahat pakaian nya sudah di sediakan''ucap tio berbalik tapi kemudian berbalik ke arah Qia lagi.


....


Qia masuk ke dalam kamar itu ia sangat takjub.


''kamar ini sedikit lebih besar dari kamar ku tapi ini lebih mewah''gumam Qia.


pintu kamar terbuka terlihat para pelayan masing masing membawa paper bag.


''nona ini adalah piama piama nona pilih lah yang nona suka''ucap pelayan itu menyerah kan 8 piayama.


''terima kasih''ucap Qia tersenyum.


''sama sama nona,oh ia non,setelah selesai tuan menyuruh nona turun kebawah untuk makan malam.


''baik lah saya akan turun''ucap Qia.


....


Qia memakai piayama yang berwarna putih dan menurut nya nyaman untuk di pakai lalu masuk ke dalam lift untuk ke lantai bawah.


Qia keluar dari dalam lift dan menuju meja makan,tak terlihat siapapun di sana,kemudian ia masuk ke dapur ia sangat terkejut melihat tio yang memasak dengan lihai nya dan terlihat sangat tampan dan juga lucu karna memakai clemek masak.


''ternyata kau juga bisa memasak''ucap Qia yang membuat tio terkejut.

__ADS_1


''ya aku memang sangat ahli di bidang apa pun''ucap tio dengan bangga.


''apa kau sudah lapar''tanya tio.


''aku sedikit lapar''ucap Qia tersenyum kikuk.


''jangan tersenyum seperti itu''ucap tio.


''kenapa emang apa aku terlihat begitu jelek kalau tersenyum seperti itu''tanya Qia.


''tidak tidak tapi kau tambah imut aku ingin sekali mencubit mu jadi nya''ucap tio yang mampu membuat pipi Qia memerah seperti tomat.


....


hap...


satu suapan masuk ke dalam mulut Qia,dan ia langsung berhenti.


''bagaimana masakan ku''tanya tio.


''ini....ini sangat lejat sekali''ucap Qia lalu dengan lahap menghabis kan semua maskan yang tio masak.


tio sangat senang karna Qia menyukai masakan nya.


''kau akan selalu merasakan masakan ku,jika kita menikah nanti''ucap tio.


''ya''ucap Qia meminum teh nya dan tiba tiba tersedak karna sadar apa yang di katan tio barusan.


pipi nya kembali memerah,mendengar kata menikah dari mulut tio.


''itu...itu...aku mau ...aku sudah ngantuk aku ingin tidur''ucap Qia langsung berjalan cepat masuk ke dalam lift.


....


''apa kata nya tadi menikah,apa aku tidak salah dengar..oooastaga''ucap Qia langsung menjatuh kan tubuh nya ke kasur menyembunyikan wajah nya.


....


''apa wanita yang di cintai dan di cari oleh tio adalah Qia''gumam varon duduk di atas kasur nya.


''tidak mungkin,aku harus meminta penjelasan nya sendiri pada tio''gumam varon tidak percaya.


tut...tut....


''halo tio kau ada di mana''tanya varon langsung pada inti nya setelah tio mengangkat telfon.


''aku ada di mansion ku''ucap tio santai.


jangan lupa like vote😉

__ADS_1


__ADS_2