Terpaksa Menikah Dengan Mafia

Terpaksa Menikah Dengan Mafia
Episode 80


__ADS_3

teti menangis tersedu sedu di dalam mobil nya,


hati nya sangat sakit,melihat pria yang ia sukai selama ini menyatakan cinta pada sahabat nya tepat di depan mata nya.


''hiks hiks hiks hiks''teti terus menangis ia memukul mukul stir nya.


.....


''tara sekarang kita jemput barang barang kamu dari rumah tante ya''ucap gio pada putri nya yang berada di samping nya terus terdiam.


''tara gk biasa nya kamu kayak gini,biasa nya kamu selalu ganggu papa walau papa lagi nyetir tapi sekarang kamu jadi pendiam gini ada masalah apa tara,kamu cerita ke papa ya''ucap gio heran melihat putri nya itu.


''gk ada apa apa kok pa,tara sama aja kayak yang dulu''ucap tara cngengesan.


gio mengangguk kembali fokus pada gawai nya.


''pa kalau tara gk jadi kuliah di london gimana pa''tanya tara hati hati.


''lho kenapa,papa udah daftarin kamu lho,lagian sekalian kita pindah ke london soal ny papa gk mau lagi ninggalin putri papa lama lama''ucap gio mengelus rambut putri nya.


tara tersenyum pahit


''jadi bakalan jarang jarang ketemu kak veron sama kak varon ck,emang gk ada pilihan lain apa''gumam tara dalam hati nya.


.....


''tante tara pamit dulu ya tante,makasih tante udah selalu jagain dan rawat tara saat tara di sini hiks''tara langsung memeluk emelli ia menangis memeluk emelli.


''ia sayang tante juga seneng kok tara di sini,rumah juga gk sepi tapi setelah tara pergi nanti rumah kembali sepi''ucap emelli membalas pelukan tara.


''tara sering sering ya ke sini,pintu rumah om terbuka lebar buat tara''ucap rian,dan tara langsung memeluk rian.


''pasti tante om ''ucap tara melepas kan pelukan nya.


''tara jangan nangis dong,oh ia tante sampai lupa,veron ada hadiah buat tara karna tara udah dapat nilai tertinggi kata nya,veron belum bisa pulang jadi hanya bisa kasih hadiah''ucap emelli dan memberi kode pada art nya.


rian merangkul mesra emelli,emelli meletak kan kepala nya di bahu sang suami.

__ADS_1


bi asih datang membawa kotak kecil.


lagi lagi tara tersenyum pahit


''ini sayang''emelli menyerah kan kotak itu.


''sebelum nya tara mau minta maaf,tara akan terima hadiah ini langsung dari tangan kak veron''ucap tara berkaca kaca.


emelli bisa mengerti bagaimana pun ia telah jadi saksi di mana putra nya dan tara bersama.


ia bisa maklumi semua itu.


''ya udah nanti kalau kak veron udah datang pasti ia akan langsung ke sana dan kasih hadiah ini''ucap emelli.


''makasih tante,tara pamit dulu''ucap tara menarik satu koper nya dan barang barang yang lain di bawa oleh supir nya.


.....


''tara,kenapa jadi nangis''tanya gio yang dari tadi fokus pada gawai nya.


''papa gimana sih,tara kan sedih selama papa pergi tara selalu di sini ya jadi nangis lah ninggalin rumah tante''ucap tara cemberut.


''gk papa kok pa,semua yang papa lakuin juga kan semua juga untuk masa depan tara''ucap tara agar papa nya tidak merasa bersalah.


''makasih ya sayang,kamu udah ngerti sama papa''ucap gio dan memeluk putri satu satu nya yang sangat ia sayangi itu.


.....


''dokter Qia''teriak tara tak percaya melihat Qia ada di rumah nya.


tar menuruni tangga menuju ruang tamu yang terdapat dokter Qia di sana.


''dokter Qia''tara langsung memeluk dokter Qia,memang sperti itu lah tara siapa saja yang menurut nya baik,ia akan langsung memluk nya.


Qia membalas pelukan hangat dari tara.


''dokter Qia ada apa,apa dokter Qia mau tinggal di sini jadi kakak nya tara''seru tara berbinar berharap mengatakan ia.

__ADS_1


''hahahahaha kau ini,jangan panggil dokter dong panggil nya kakak aja''ucap Qia.


''baik lah kak Qia cantik''ucap tara tersenyum manis.


''dokter ke sini karna ada urusan dengan pak gio''ucap Qia.


''dengan papa,ada urusan apa kak''tanya tara penasaran.


''gk tau juga, pak gio yang mengundang saya ke sini''ucap Qia.


gio datang dengan sebuah berkas di tangan nya.


mereka bertiga berbincang cukup lama.


tapi sebenar nya tara sama sekali tidak masuk


.....


''akh akhir nya kelar juga percakapan membosan kan itu''ucap tara pelan.


''oh ia kak Qia kita jalan jalan yuk''ajak tara pada Qia setelah papa nya pergi.


''boleh''ucap Qia.


''pa!!!! tara jalan jalan dulu ya sama Dokter Qia!!!!''teriak tara sekencang kencannya ala hasil gio yang ada di ruang tv hanya geleng geleng kepala sedang kan Qia yang di dekat nya hanya bisa tutup telinga dan terkekeh.


tara langsung mengambil tas kecil nya.


''oh tunggu ya kak aku mau ngajak kakak ku dulu''ucap tara membereri pesan pada varon.


.....


tara dan Qia duduk sambil menikmati es crime kesukan tara,tara memakan es nya sebanyak banyak yang ia mau meski Qia telah melarang nya untuk makan banyak banyak tara tidak mendengar nya karna ia memang sangat suka es crime.


''kakak tenang saja perut ku ini,tidak pernah sakit,dan satu lagi,kakak jangan khawatir tentang bayaran nya''ucap tara tersenyum licik tidak sadar kalau sekitar mulut nya sangat kotor.


Qia hanya geleng geleng melihat tara dan mengambil sapu tangan dari tas nya ia memegang dagu tara dan melap wajah tara yang kotor.

__ADS_1


seorang pria yang baru saja datang menghampiri ke dua wanita itu.


ia sedikit terkejut dengan tara yang sangat penurut dan semakin menggemas kan melihat ia diam sedang kan Qia yang melap wajah nya juga serius dan terkekeh melihat ekspresi tara.


__ADS_2