Terpaksa Menikah Dengan Mafia

Terpaksa Menikah Dengan Mafia
Episode 116


__ADS_3

Qia duduk di sofa yang bersebelahan dengan tempat tidur varon.


''oh ia kenapa tio dari tadi belum keluar dari ruangan tuan rian''gumam Qia melihat ke pintu ruangan dimana tadi tio dan rian masuk.


"apa dia sudah pergi,apa mungkin dia meninggal kan ku di sini"gumam Qia dan mengambil handphone nya dari tas.


"tio kenapa dari tadi kamu belum juga keluar dari ruangan om rian"chat Qia pada tio.


tapi setelah 1 jam tio belum juga membalas atau melihat pesan Qia.


"apa tio masih ada di ruangan itu atau sudah pergi"gumam Qia.


varon yang dari tadi pura pura tidur melihat ekspresi Qia yang begitu khawatir,dan sibuk melihat hp nya mungkin menunggu balasan.


saat ia akan membuka suara tiba tiba seseorang masuk,varon kembali menutup mata nya.


"Qi"ucap seseorang dengan suara berat.


Qia berbalik melihat orang itu dan ekspresi wajah nya yang tadi nya khawatir kini tersenyum bahagia.


spontan ia langsung memeluk tio karna sangat bahagia melihat tio.


"apa kau begitu rindu pada ku,padahal baru beberapa jam saja"ejek tio menyentil hidup Qia.


pipi Qia berubah menjadi panas dan merah ia juga tidak menyangka kalau tadi ia begitu bahagia melihat tio sampai langsung memeluk nya.


"akh tidak.."ucap Qia kaku dan langsung mundur dari pelukan Tio dan duduk kembali.


tio terkekeh melihat Qia yang malu dan bersemu.


''meski tio tertawa tapi seperti nya sekarang dia mempunyai masalah atau pun beban''gumam Qia memperhatikan raut wajah tio.


tio duduk di sebelah Qia,


''apa varon belum sadar dari tadi''tanya nya memperhatikan varon yang tertidur tepat nya sih pura pura tidur.

__ADS_1


''tidak,tadi dia sudah bangun,mungkin sekarang tertidur''jawab Qia tanpa melihat ke arah Qia.


''apa kau tau,kenapa varon kecelakaan''tanya Qia.


tio tersenyum....


''andai kau tau Qi kalau sebenar nya varon suka pada mu...,mungkin kah kau akan bersama nya....,aku mulai takut kehilangan mu Qi''gumam tio tersenyum menyayat hati.


Qia melihat ekspresi wajah tio yang membuat bingung.


''sebenar nya apa yang terjadi pada tio kenapa setelah bertemu dengan paman rian ia menjadi seperti mempunyai beban''gumam Qia,tanpa ia sadari tangan nya berinisiatif menggenggam tangan tio.


tio yang merasa tangan nya di genggam langsung menoleh ke arah Qia yang sekarang tersenyum lembut kerah nya.


''apa kau mennganggap ku seorang sahabat''tanya Qia terus menggenggam tangan tio.


''ceritakan apa masalah mu padaku jangan pendam sendiri''ucap Qia,yang membuat jantung tio berdetak kencang.


ia membalas genggaman tangan Qia.


''baik lah,tapi kau harus janji kau akan menceritakan semua nya pada ku''ucap Qia.


''ia janji''balas tio.


tanpa mereka sadari seseorang menatap tajam mereka berdua.


''kenapa wanita ini tersenyum manis pada tio"gumam varon merasa dada nya sesak.


....


"tuan gio apa anda yakin mereka tidak akan mengetahui semua kebohongan kita,bagaimana kalau tuan rian dan tuan veron menyelidiki semua nya''tanya seketaris itu pada atasan nya.


''karna itu sebelum mereka sadar,kita harus secepat nya pergi dari sini''jawab gio sambil terus berjalan menuju lift.


''apa penerbangan nya sudah siap?''tanya gio pada seketaris nya itu.

__ADS_1


''ia tuan tinggal menunggu kita''jawab seketaris itu.


''jangan lupa bawa keluarga mu''ucap gio kemudian mereka langsung masuk ke dalam lift.


...


''kami harap keadaan putri anda di rumah sakit lain akan semakin membaik dan cepat sadar''ucap para dokter yang membantu memasukan tara ke dalam pesawat.


''terima kasih dokter,kami harap kaliah dapat membantu saya menyembunyikan keberadaan putri ku''ucap gio sebelum pesawat meninggal kan lapangan rumah sakit itu.


....


1 bulan kemudian


''akhir nya kita kembali ke negara kelahiran''ucap varon turun dari pesawat sekarang ia sudah benar benar pulih.


''tante tio antar Qia dulu ke rumah nya''pamit tio.


''baiklah nak''ucap emelli


'' dia kan bisa pulang sendiri''ketua varon menatap Qia yang sekarang menatap nya juga.


''ia aku bisa pulang sendiri,mungkin varon butuh teman di sini''ucap Qia dan pamit pulang.


''tapi Qi''ucap tio.


''tidak apa''ucap Qia tersenyum pada tio.


FLASBACK OFF


''jika ada pria lain yang selama ini menyukai mu dan mungkin dia lebih baik dari ku apa kau akan memilih nya''tanya tio sedih dan murung.


Qia terkejut mendengar nya.


''aku tidak tau entah sejak kapan aku merasa nyaman di dekat mu''ucap Qia berhenti tersenyum menatap wajah tio yang sendu.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE SHARE VOTE AND KOMEN TERIMA KASIH SEMUA NYA😉


__ADS_2