
Sementara itu, di sebut kapal pesiar. Seorang pria tengah menyamar sebagai bodyguard demi mendapatkan informasi yang diinginkan tuannya.
Dia adalah Daniel, asisten sekaligus tangan kanan Anthony.
Dia di tugaskan untuk memata-matai Kehl dan mencari informasi tentang tato nail Snake yang mereka lihat dari video yang pernah mereka lihat sebelumnya.
Daniel bertindak begitu hati-hati karena saat ini dia berada di tengah laut. Targetnya sedang menghadiri pesta yang di adakan di kapal pesiar dan di hadiri begitu banyak orang-orang penting di sana.
Dia begitu totalitas menjalankan tugas nya. Dia rela merias wajah tampannya menjadi pria berkulit hitam, persis seperti bodyguard Kehl yang lain.
Tapi sayangnya dia lupa akan satu hal, yaitu tato yang menjadi ciri khas anak buah Kehl.
Tapi untungnya, mereka berpenampilan rapi layaknya bodyguard pejabat tinggi dengan menggunakan jas dan kaca mata hitam. Setidaknya hal itu bisa menutupi jika dia tidak mempunyai tato seperti yang lainnya.
Dia sudah mengikuti Kehl beberapa hari ini. Dan kemarin, Kehl terlihat masuk ke markas FBI. Sayangnya Daniel tidak bisa ikut masuk karena penjagaan di sana yang ketat.
Tapi Daniel sempat melihat salah satu rekan Sylvia, mengendap-endap masuk melalui pintu samping.
Awalnya dia ingin mengikuti nya, tapi dia merasa itu bukan ide yang bagus. Apalagi di dalam sana mereka tengah berkumpul sedangkan dia hanya seorang diri.
Dan tidak berapa lama, rekan Sylvia keluar dengan terburu-buru di ikuti beberapa anggota FBI yang mengejarnya. Daniel ingin membantu, tapi Kehl dan beberapa orang terlihat keluar dari markas FBI. Alhasil, dia lebih memilih mengikuti Kehl dan mendapatkan informasi jika dia akan menghadiri pesta di kapal pesiar.
Daniel segera menyusun strategi. Dia mengubah penampilannya seperti bodyguard Kehl. Dan saat ada kesempatan, dia membekuk salah satu bodyguard Kehl dan menggantikan tugas nya sementara waktu. Dan dari sana dia mendapatkan wujud dari tato yang mereka gunakan.
Sampai saat ini, penyamaran nya masih aman. Bahkan dia di minta untuk mengkawal Kehl di tengah-tengah pesta. Dan sekarang pria itu tengah berbincang dengan para tamu.
Daniel tidak mengalihkan pandangannya dari Kehl. Hingga pria itu membungkuk hormat pada seseorang. Dan hal itu membuat Daniel penasaran dengan pria itu. Dia berpura-pura membenarkan dasinya. Dan sebuah kamera kecil yang menjadi penjepit dasinya berhasil menangkap wajah pria itu.
Daniel berjalan sedikit mendekat agar bisa mendengar pembicaraan mereka. Tapi sayangnya seorang pelayan menumpahkan minuman di jasnya.
"Ma_maafkan aku tuan, aku tidak sengaja." seru si pelayan ketakutan.
__ADS_1
Daniel tidak merespon. Karena jika sampai dia bersuara, maka penyamaran nya akan ketahuan. Apalagi sekarang semua orang tengah menatapnya.
"Saya benar-benar minta maaf tuan. Tolong ampuni saya." pelayan mulai terisak dan terus meminta maaf. Hal itu membuat Daniel bingung harus bagaimana. Sampai pandangannya bertemu dengan Kehl.
Kini dia menyadari kesalahannya. Ya, dia sudah ketahuan.
"Tangkap penyusup itu!!!" teriak Kehl
"Shiit!!" Daniel segera berlari, tapi di hadang oleh bodyguard yang menodongkan senjata padanya.
"Kalian mau bermain-main rupanya." Daniel melirik meja di sampingnya. Dengan gerakan cepat, Daniel berlari ke arah meja dan menggulingkan meja tersebut untuk di jadikan tameng saat para bodyguard menembakinya.
"Sial!!" Daniel mengeluarkan pistol nya dan menembaki bodyguard.
Aksi baku tembak tersebut membuat para tamu berhamburan ketakutan. Dan Daniel memanfaatkan hal itu untuk keluar dari ruangan tersebut
"Sial!! Di mana penyusup itu?" teriak Kenzo.
Semua mata bodyguard mencari Daniel di tengah kerumunan orang-orang. Hingga salah satu dari mereka menyadari keberadaan Daniel.
"Habisi dia!!" perintah Kenzo lantang.
Kenzo dan bodyguard yang lain mengejar Daniel yang sudah berhasil keluar. Tapi sayangnya mereka kehilangan jejak Daniel. Dan mereka memutuskan untuk berpencar mencari Daniel.
Dan hal itu membuat Daniel senang karena akan lebih mudah melawan mereka. Dia melepas jasnya yang basah dan membuangnya. Dengan berjalan cepat, dia mengeluarkan dua senjata api. Dan saat ada bodyguard yang menemukannya, dia langsung menembak nya.
"Kau akan iri padaku, tuan Anthony. Karena hal ini benar-benar menyenangkan." seringai Daniel.
Dia kembali bertemu dengan bodyguard yang menembakinya. Daniel bersembunyi dan membidik bodyguard tersebut. Terjadi baku tembak di antara keduanya. Dan suara tembakan mereka membuat yang lainnya mengikuti arah sumber suara.
"Kau tidak akan bisa lari, brengsek." Kenzo ikut menembaki Daniel.
__ADS_1
"Damn!!" umpat Daniel. Dia terpojok karena di serang dari dua arah.
"Huh... Tidak ada pilihan lain." Daniel mengangkat senjata di kedua tangannya. Dia merentangkan kedua tangannya dan menembaki Kenzo dan yang lain. Dan saat ada kesempatan, dia melompat ke laut.
Kenzo dan yang lain tidak percaya dengan hal bodoh yang di lakukan Daniel. Tapi mereka tidak mau tertipu.
Kenzo memerintahkan bodyguard yang lain untuk turun dan mengecek Daniel.
Dia tidak mau jika ini hanya akal-akalan Daniel saja agar mereka beranggapan jika pria itu sudah mati.
Dan benar saja, Daniel berenang ke dasar kapal. Dia memakai Pelampung, Fin dan snorkel yang sudah dia siapkan sebelumnya. Dan setelahnya, dia berenang di bawah kapal besar itu. Dia memasang bom mini di sana dan kemudian dia berenang berlawanan arah dengan kapal tersebut.
Setelah cukup jauh, Daniel menampakan kepalanya dan melihat kapal itu yang semakin lama semakin menjauh.
"Semoga perjalanan kalian menyenangkan." Daniel menekan pemicu bom dan...
Blurr...
Bom itu meledak di bawah kapal di dalam air.
"Kyaa.... Ada apa ini? Apa kita menabrak sesuatu?" seru para penumpang
"Cari tahu, apa yang terjadi!!" titah Kehl.
"Baik tuan." Kenzo dan yang lain mulai mencari tahu apa yang terjadi. Dia yakin jika semua ini adalah ulah Daniel.
Tapi belum sempat mereka menemukan penyebab guncangan yang baru saja terjadi, Cruise staff berlari kearah mereka.
"Ini gawat tuan, terjadi ledakan di bawah kapal yang menyebabkan kapal berlubang. Cepat atau lambat, kapal ini akan tenggelam." seru Cruise staff
"Sial!!!" Kenzo kembali dan meminta Kehl dan tamu yang lain untuk pergi menggunakan skoci karena sebentar lagi kapal akan tenggelam.
__ADS_1
Sementara itu, Daniel yang melihat kapal pesiar itu berhenti, hanya tersenyum puas. Dia kembali berenang dan tidak berapa lama, sebuah Helikopter terbang di atasnya.
Dia tersenyum dan melambaikan tangannya. Sebuah tali mendarat di dekatnya, dia segera meraih tali tersebut dan terbang bersama dengan Helikopter yang mengangkat nya.