Terpaksa Menikahi Kakak Angkat

Terpaksa Menikahi Kakak Angkat
TMKA. Kembang Sekolah


__ADS_3

Bab. 90


Meskipun suasananya sedikit canggung, namun Ara sebisa mungkin untuk bersikap biasa. Walau ia tahu betul, tatapan suaminya benar-benar begitu kesal kepada dirinya. Terlebih lagi di saat Ara memilih maju ke depan dan seperti biasa, wanita itu menyalurkan hobinya.


Meskipun sudah ada pawang di sebelah Ara, memang dasar mulut teman-temannya itu pada laknat dan rusak semua sehingga meneriaki Ara dengan panggilan sayang, my lovely, dan apalah itu yang nyatanya perbuatan remaja labil itu mampu membuat telinga Ryu panas.


Beberapa kali pria itu bahkan sampai mengepalkan tangan di basah meja sana.


"Sudah berapa lama memangnya, Bang?" tanya Satria tiba-tiba pada saat Ara asik berbincang dengan teman perempuannya.

__ADS_1


Seperti pada umumnya dan kebanyakan terjadi, kalau perempuan ketemu perempuan itu pasti akan menghasilan sebuah ghibahan yang begitu asik hingga melupakan pasangan maupun waktu.


Ryu menoleh ke arah Ara sebentar, laku menatap pria muda yang ada di hadapannya saat ini. Mereka hanya berdua di meja ini, akan tidak etis jika Ryu menjawabnya dengan jujur dan nanti malah membuat pria yang sempat terkejut mengetahui kebenarannya itu menangis di sini. Ryu tidak mau dituduh sebagai tersangka. Lebihnya lagi kalau sampai ada media yang tahu dan membesarkan lalu memuat berita, seorang calon CEO RR Group menindas seorang remaja di sebuah cafe. Oh, no! Ryu sudah terkenal, dan dia tidak mau terkenal lagi lewat jalur express seperti itu.


"Lo suka sama Ara?" tanya Ryu tanpa basa basi. Lalu pria itu menyesap cappucino yang ia pesan tadi sembari menarik sudut bibirnya ke atas. Tersenyum tipis ke arah Satria. Bukan sebagai sikap ramah, melainkan seolah meremehkan pria yang ada di depannya.


Satria yang sangat tahu arti dari tatapan serta senyuman dari pria setengah matang itu pun mendengkus pelan.


Ia tidak mungkin akan bersikap bodoh dan tanpa memikirkan akibatnya jika berurusan dengan orang yang ia tahu bukanlah orang sembarangan. Satria juga harus memikirkan perusahaan keluarganya, jika sedang berbicara dengan calon orang berpengaruh seperti Ryuga Antonio Rayyansyah.

__ADS_1


Siapa yang tidak kenal dengan kenal dengan ahli waris dari Rio Aldinas Rayyansyah kelak. Jelas semua orang di dunia bisnis tahu, dia pria seperti apa beserta perangainya bagaimana. Tentu, Satria tidak boleh menyinggung. Sebab pria itu juga sadar jika dirinya termasuk anak ingusan yang baru terjun dua bulan yang lalu di perusahaan.


"Bukan cuma saya, tapi semua anak di sekolah tau kalau Ara single. Makanya banyak yang ngejar. Meskipun seperti yang anda dengar mungkin, kalau istri anda itu tidak tertarik sama sekali dengan anak di sekolah," lanjut Satria memberitahu lebih detail.


Ryu tidak heran untuk kenyataan yang ia dengar. Sebab ia sudah mendengarnya lebih dulu dari sepupunya dan juga melihatnya sendiri.


Ryu tidak menanggapi perkataan Satria. Pria itu malah melengos ke arah sang istri yang tampak tertawa begitu bahagia dengan teman-temannya. Bahkan tawa Ara menular pada pria yang mungkin sangat menyebalkan di sebagian pandangan orang.


Contohnya saja Satria. Sudah banyak kata yang terucap, namun malah tidak di anggap sama sekali keberadaannya.

__ADS_1


'Ck! Untung lebih tua dari gue, coba kalau enggak, udah gue ajak duel.' gerutu Satria yang sangat kesal dengan sikap Ryu.


Sementara itu, pria yang memiliki kepekaan setipis tisu dan memang sangat menyebalkan, malah asik memandangi wajah cantik istrinya. Sembari sesekali kemgamati sekitar.


__ADS_2