Terpaksa Menikahi Kakak Angkat

Terpaksa Menikahi Kakak Angkat
TMKA. Menyesal Tidak?


__ADS_3

Bab. 96


Hari wisuda tiba, tepat setelah kepergian Gista yang kembali ke negara asalnya. Sedikit kasihan sebenarnya, akan tetapi Ara tidak bisa membiarkan wanita itu berada di sini terlalu lama. Karena ia takut kalau kecburuanhya itu memicu dirinya pergi dari Ryu. Sebab wanita bule itu benar-benar sangat meresahkan. Terbiasa dengan kebebasan tanpa batas, sehingga sangat sulit sekali membiasakan kebiasaan itu dengan kebiasaannya di sini. Sering kali lupa dan Gista sering meminta maaf pada Ara selaku istrinya Ryu.


Satu dua kali, mungkin Ara bisa memaklumi. Akan tetapi jika lebih dari itu, Ara juga bisa melakukan hal yang sama. Sebelum pergi, Gista juga berkata akan datang di acara resepsi mereka nanti. Wanita bule itu juga memberi Ara sebuah kenangan yang jelas tidak akan pernah Ara sangka dan Gista meminta Ara membuka hadiah darinya itu setelah acara wisuda Ara.


Dalam acara itu pun keluarga Rayyansyah, khususnya Ryu juga mengumumkan perihal pernikahannya dengan Ara. Tentu saja berita itu sangat menggemparkan SMA Mahardika. Juga ada beberapa media nasional yang kebetulan meliput acara tersebut dan langsung menjadi trending topik di negara ini. Sebab, ini kali partamanya tuan muda pertama dari keluarga Rayyansyah itu menampakkan diri setelah sekian tahun lamanya. Terlebih lagi Ryu muncul dengan sebuah berita yang sangat mengejutkan.


Semua orang tahu siapa Queenara Angelistya. Anak yang di asuh oleh pasangan Rio Aldinas Rayyansyah dan Yuanita Adisti. Sehingga hubungan di antara Ryu dan Ara seharusnya sebagai saudara sambung. Akan tetapi dengan tegas papa Rio menegaskan kepada para awak media dsn juga masyarakat, jika selama ini dirinya tidak pernah memasukan Ara ke dalam kartu keluarga mereka. Juga Ryu dan Ara tidak pernah tinggal bersama setelah Ara berusia tujuh tahun.

__ADS_1


"Huft!" Ara menghela menghembuskan napas lelah lalu membanting tubuhnya di atas ranjang.


Sementara Ryu yang membawakan beberapa hadiah dari keluarga serta teman Ara untuk istrinya itu, menaruh barang-barang yang dia bawa di sisi ruangan. Lalu segera menghampiri Ara dan melepas sepatu yang masih melekat di kaki istrinya tersebut.


"Dilepas dulu, Yaang. Baru rebahan. Biar lebih enak," ujar Ryu.begitu telaten melepas sepatu Ara dan menaruhnya di dekat pintu kamar mereka.


"Aku capek banget, Kak. Mereka tanya tanya. Ribet banget sih hidup mereka. Kayak yang udah lurus aja. Malah ngurusin hidupnya orang lain," dumel Ara yang terlihat masih kesal perihal pertanyaan dari beberapa awak media seusai Ryu mempublishkan hubungan mereka.


"Biarin saja. Memang pekerjaan mereka seperti itu. Anggap saja kalau kamu sedang membantu orang yang mencari nafkah. Hmm?" ucap Ryu mencoba untuk menenangkan hati istrinya.

__ADS_1


Ara yang semula menatap ke arah langit-langit kamar mereka pun kemudian ikut merubah posisi rebahan nya menjadi miring dan menghadap ke arah Ryu. Menatap salam diam tanpa kata yang terucap. Sampai-sampai membuat Ryu mngertukan kening.


"Ada apa?" tanya pria itu salah tingkah. Pasalnya Ara tidak pernah menatap dirinya lama dan tanpa celotehan yang keluar dari wanita dk hadapannya sekarang ini.


Ara menggelengkan kepala, Namum tangannya membelai lembut wajah Ryu.


"Kak Ryu menyesal nggak?" tanya Ara dengan raut yang serius.


Membuat Ryu terkesiap kaget. Apa maksud pertanyaan dari istrinya ini.

__ADS_1


"Maksudnya apa, Yaang?" tanya Ryu dengan perasaan penuh debar. "Menyesal mengenai apa?" cecarnya lagi.


__ADS_2