Tetangga Baruku Vampir?

Tetangga Baruku Vampir?
Dimana Airin?


__ADS_3

"Sialan!" ucap Luke dengan tatapan yang tajam tepat ke bahu jalan.


Pandangan mata Luke saat ini tertuju tepat di area bahu jalan, ia melihat dengan jelas saat ini jika Arga sosok yang paling ia benci lantas terlihat menggendong Airin ala bridal style di mana saat ini Airin tengah terlihat menutup matanya. Membuat Luke lantas menjadi kesal dan juga geram akan tingkah dari Arga yang tiba-tiba mencampuri urusannya seperti itu.


Sedangkan Arga yang seakan tahu jika Luke telah mengetahui keberadaannya saat ini, lantas terlihat tersenyum dengan tipis sambil menatap lurus ke arah dimana Luke berada saat ini seakan seperti sedang mengejeknya.


"Dasar tidak tahu sopan santun, berani-beraninya dia menyentuh buruan ku! Tidak akan ku biarkan dia merebut Airin dariku!" ucap Luke dengan raut wajah yang memerah karena kesal akan sikap Arga yang seakan datang tanpa ia inginkan kehadirannya.


Melihat senyuman menyeringai di wajah Arga saat ini lantas membuat Luke langsung berteleportasi tepat dihadapannya. Membuat Arga lantas tertawa dengan seketika begitu melihat kedatangan Luke yang saat ini berada tepat di hadapannya.


"Wah wah wah sepertinya seorang Luke kini lebih memilih gadis buruannya ketimbang puluhan nyawa yang ada di dalam Bus tersebut! Apakah hati nurani Luke saat ini telah menghilang?" ucap Arga dengan tertawa sinis menatap tajam ke arah Luke.


Mendengar perkataan Arga barusan lantas membuat Luke tersenyum dengan tipis.


"Oh ya? Bagaimana jika aku melakukan hal ini? Apakah pandangan mu kepadaku berubah?" ucap Luke sambil mulai menjentikkan jari tangannya saat itu dan berusaha membuat sesuatu.


Tepat setelah jari tangan Luke dijentikkan yang terjadi selanjutnya adalah sopir Bus tersebut membanting setirnya ke arah kiri dan menabrakkan dirinya ke pohon beringin yang berada di bahu jalan. Tabrakan terjadi tak lama setelah perbuatan luke barusan. Hanya saja meski Bus tersebut menabrak pohon beringin tidak ada korban yang mengalami luka berat, hanya beberapa luka kecil karena benturan yang terjadi akibat dari tabrakan tersebut.


Melihat hal itu lantas membuat Arga manggut-manggut sambil tersenyum sinis. Sedangkan Luke lantas langsung merebut tubuh Airin begitu saja dari tangan Arga yang lantas membuat Arga terkejut seketika akan hal tersebut. Namun detik selanjutnya malah tertawa dengan keras ketika Airin yang ia rebut berubah menjadi sebuah asap hitam dan detik berikutnya menghilang di terpa angin lalu.

__ADS_1


"Airin!" ucap Luke yang terkejut dengan apa yang ia lihat baru saja.


"Kau ternyata sangatlah bodoh Luke, tidak dulu maupun sekarang kau tetap saja bodoh!" ucap Arga dengan tawa yang menggema memenuhi telinga Luke saat itu.


Luke yang mendengar tawa dan juga sindiran dari Arga barusan tentu saja langsung mencengkram baju Arga dengan erat kemudian melesat membawanya ke sudut tembok sebuah ruko di sana. Luke benar-benar kesal akan sikap Arga yang terus-terusan mengganggunya meski apapun yang ia lakukan saat ini maupun dulu.


**


Bangunan tua terbengkalai


Luke benar-benar tidak mengerti akan maksud dari tingkah Arga yang selalu merecokinya dalam segala hal, membuat Luke yang tak lagi bisa menahan kekesalannya lantas langsung berteleportasi dan membawa tubuh Arga ke sebuah bangunan tua terbengkalai yang terletak di pinggiran kota.


Mendengar perkataan dari Arga barusan yang begitu menyinggung dirinya, lantas membuat Luke langsung memusatkan energinya dan melempar Arga hingga tubuh Arga terbanting cukup jauh dan berakhir dengan membentur tembok. Hanya saja Arga yang memang notabenya adalah seorang Vampir pukulan seperti itu sama sekali tidak mempengaruhi dirinya atau bahkan membuat dirinya lemah dan kesakitan.


Arga bangkit dari posisinya kemudian kembali melesat dan berhenti tepat di depan Luke.


"Kau itu tidak pernah bisa diberitahu dengan kata-kata rupanya!" ucap Arga dengan tatapan yang tajam.


"Katakan dimana Airin saat ini? Jangan pernah menyentuhnya barang sejengkal pun!" pekik Luke dengan nada yang meninggi.

__ADS_1


"Gadis itu sedang tidur di suatu tempat, jika kamu ingin mencarinya pergilah aku tidak akan menghalangi mu untuk saat ini. Kau ingat hanya untuk saat ini saja!" ucap Arga dengan kata-kata yang penuh penekanan di setiap kata-katanya.


Setelah mengatakan hal tersebut Arga terlihat kembali melesat lebih dekat lagi ke arah Luke, namun berhenti tepat di sebelah telinga Luke untuk mulai membisikkannya sesuatu.


"Hanya untuk saat ini, jika aku berhasil menangkapnya lain kali jangan pernah berpikir aku akan membiarkan mu membawanya pergi! Jadi silahkan cari dia kemanapun sesukamu sekarang karena aku tidak akan menghalanginya sama sekali!" ucap Arga dengan nada yang berbisik membuat Luke langsung menatapnya dengan tajam.


"Jangan berani-berani menyentuhnya, baik sekarang ataupun nanti akan aku pastikan jika kau tidak akan pernah bisa merebutnya dariku! Ingat itu baik-baik!" ucap Luke dengan nada yang mengancam membuat senyuman tipis terlihat jelas di wajah Arga saat itu.


"Oh ya? Kita lihat saja nanti!" ucap Arga dengan nada yang datar.


Luke yang sudah tidak ada lagi urusan dengan Arga, lantas membuat Luke mulai membawa langkah kakinya pergi dari sana meninggalkan Arga di tempat itu sendiri. Hanya saja ketika langkah kaki Luke baru beberapa kali melangkah, perkataan Arga lantas menghentikan langkah kaki Luke saat itu juga.


"Kau itu bodoh atau apa? Hingga lebih percaya kepada Lisa daripada diriku? Lisa hanyalah Vampir tua yang hidup dalam ribuan tahun lamanya. Kau hanya dibodohi olehnya Luke, jika memang darah suci berhasil membuat mu menjadi manusia, lalu mengapa Lisa masih menjadi Vampir hingga saat ini? Bukankah itu sesuatu yang aneh? Kau bahkan tidaklah sebodoh itu, bukan?" ucap Arga dengan nada yang bergelombang membuat pikiran Luke mendadak di penuhi dengan segala pemikiran yang sama sekali tidak ingin Luke pikirkan untuk saat ini.


Luke yang mendengar perkataan Arga barusan hanya menoleh secara sekilas ke arah Arga, sebelum pada akhirnya memutuskan untuk kembali meneruskan langkah kakinya meninggalkan tempat tersebut dan berteleportasi ke suatu tempat tanpa menjawab terlebih dahulu perkataan dari Arga barusan.


Sedangkan Arga yang melihat kepergian Luke dari sana, lantas mengambil posisi bersendekap dada dan tersenyum dengan menyeringai.


"Kau bahkan melupakan tentang hubungan darah dan lebih memilih Vampir tua itu, benar-benar sesuatu kau rupanya..." ucap Arga dengan tatapan yang sinis.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2