Tetangga Baruku Vampir?

Tetangga Baruku Vampir?
Beban yang bertambah banyak


__ADS_3

Lorong unit Apartment Luke


Dari arah pintu masuk unit Apartemennya, terlihat Luke baru saja keluar setelah tidak menemukan keberadaan Airin di dalam unit Apartemennya. Luke bahkan sudah hampir memutari ruangan yang ada di unit Apartemennya namun tak kunjung menemukan keberadaan Airin dimanapun juga, membuat Luke lantas memutuskan untuk keluar dari sana.


Di saat langkah kaki Luke baru saja keluar dari unit Apartemennya, dari arah atap muncul Daniel yang terlihat melesat dengan cepat tepat dihadapannya, membuat Luke yang melihat hal tersebut tentu saja langsung menjadi kesal. Tak ingin keduluan dengan Daniel, Luke kemudian mulai ikut melesat dan mengejar langkah kaki Daniel yang sudah lebih dulu berada di depannya.


Sampai kemudian ketika jarak di antara keduanya hanya tersisa beberapa centimeter saja, Luke nampak menarik pundak Daniel cukup keras hingga membuat gerakan Daniel lantas terhenti dengan seketika.


"Mau kemana kau memutari Apartment ini? Bukankah seharusnya kau tidak ada di sini?" ucap Luke kemudian yang lantas membuat Daniel langsung memutar bola matanya dengan jengah.


"Berhentilah mengganggu ku karena aku ingin menyelamatkan gadis itu!" ucap Daniel dengan nada yang kesal karena Luke terus saja berusaha untuk memancingnya, padahal ia sama sekali tidak ingin berurusan dengan Luke sama sekali.


"Kau tidak punya hak apapun atas dirinya, jadi jangan coba-coba untuk bersikap perduli terhadap Airin saat ini!" ucap Luke dengan nada penuh penekanan di setiap kalimatnya.


Sedangkan Daniel yang mendengar nama Airin di sebut hanya tersenyum dengan tipis karena pada akhirnya Daniel berhasil mengetahui nama Airin, baru tak berapa lama setelah itu Daniel kemudian mendorong tubuh Luke hingga ke arah tembok.


"Bisakah kau untuk berpikir lebih rasional lagi? Sekali ini saja biarkan bangsa Vampir dan juga Serigala berdamai untuk mencari gadis pemilik darah suci tersebut. Jadi hentikan pertengkaran ini dan mari kita cari Airin bersama-sama." ucap Daniel dengan nada yang terdengar lebih rendah, namun tanpa melepas cengkraman tangannya saat ini.


Luke yang mendengar perkataan dari Daniel barusan hanya berdecak dengan kesal kemudian menghempaskan tangan Daniel begitu saja ke arah samping.


"Baik untuk hari ini saja tidak lain kali, sekarang katakan kepadaku... Menurut penciuman mu dimana Airin saat ini?" ucap Luke pada akhirnya.

__ADS_1


Lagi pula apa yang dikatakan oleh Daniel ada benarnya juga. Jika Luke masih harus berputar-putar dan mencari keberadaan Airin tentu saja itu akan memakan waktu yang lama, sehingga Luke memutuskan untuk menerima tawaran dari Daniel untuk mencari keberadaan Airin secara bersama-sama.


Sedangkan Daniel yang mendengar perkataan setuju dari Luke barusan hanya tersenyum dengan tipis kemudian membenarkan posisinya saat ini. Ditatapnya area tangga darurat dengan tatapan yang intens, entah mengapa Daniel begitu yakin jika Airin masih ada di sekitaran sini.


"Tangga darurat!" ucap Daniel kemudian dengan raut wajah yang serius, membuat Luke lantas langsung menatap ke area tangga darurat dengan tatapan yang tak bisa diartikan.


***


Area tangga darurat


"Kau tidak akan bisa lari dariku.. hihi tidak akan bisa..." ucap sosok tersebut sambil langsung memunculkan dirinya tepat di hadapannya yang tentu saja membuat Airin terkejut seketika.


"Aaaa... Akhhh... Badan ku..." ucap Airin yang mulai merasakan dunianya begitu berputar saat ini.


Airin menggelengkan kepalanya berusaha untuk membuat pandangannya fokus saat ini. Sampai kemudian ketika pandangannya mulai kembali jelas walau sempat buram beberapa menit. Sebuah tapak kaki yang melayang lantas terlihat di hadapannya. Namun karena Airin tidak lagi ada tenaga untuk berlari yang bisa ia lakukan saat ini hanya melihat tapak kaki melayang itu mendekat ke arahnya.


"Se...benarnya apa yang kau inginkan dariku? Apa kau juga ingin darah ku?" ucap Airin masih dengan posisi terbaring di lantai karena tubuhnya yang begitu terasa remuk redam saat ini.


Mendapat pertanyaan dari Airin barusan sosok tersebut lantas tertawa dengan gembira kemudian masuk ke dalam lantai dan berhenti ketika tubuhnya hanya tersisa sebagian saja, sementara yang sebagian lagi menembus ke lantai seakan berusaha untuk menyamai posisi Airin yang saat ini terlihat tengah berbaring.


"Aku hanya menginginkan tubuh mu untuk kembali menjadi manusia! Berikan tubuh mu padaku! Hihihihi" ucap sosok tersebut yang lantas membuat Airin berdecak dengan kesal karenanya.

__ADS_1


Airin terdiam sejenak setelah mendengar perkataan dari sosok tersebut yang mengatakan ingin memiliki raganya untuk menjadi seorang manusia. Dengan gerakan yang perlahan Airin nampak bangkit dari posisinya sambil melakukan perenggangan, membuat sosok tersebut lantas menatap dengan tatapan kebingungan ketika melihat Airin dengan ekspresi wajah yang datar.


"Hem aku sudah mulai lelah dengan hal ini, sebenarnya yang kalian para roh cari dari ku itu apa sih? Tidak bisakah membiarkan ku tenang barang sekali saja? Lihatlah bahu ku bahkan sampai terkilir karena kau mengejutkan ku!" ucap Airin dengan raut wajah yang kesal, membuat sosok tersebut lantas melongo ketika mendengar curhatan dari Airin barusan.


"Kau jangan bercanda! Apa kau tidak takut kepadaku?" pekik sosok tersebut sambil menunjukkan mata merah menyala.


"Tidak sama sekali! Aku lari hanya karena terkejut melihat mata Bella berubah warna menjadi hitam, aku takut jika kau merasuki Bella mangkanya aku bersiap untuk mencari bantuan jika memang hal itu terjadi kepada sahabat ku. Tapi kau malah mengejutkan ku, benar-benar menyebalkan!" ucap Airin sambil meringis menahan rasa sakit di area bahunya.


Sosok itu yang mendengar ocehan dari Airin barusan tentu saja mulai kesal. Perlahan tapi pasti sosok tersebut nampak kembali memunculkan tubuhnya disertai dengan kepulan asap berwarna hitam di sekitarnya yang langsung membuat Airin memutar bola matanya dengan jengah begitu melihat hal seperti ini kembali terjadi lagi.


"Kau kira aku main-main rupanya!" ucap sosok tersebut dengan geram karena Airin terlalu menganggap santai perkataannya.


Ditengah emosi sosok tersebut yang memuncak Airin tetap terdiam di tempatnya dengan santai. Sampai kemudian suara yang berasal dari tangga darurat bagian atas, lantas terdengar menggema dan mengejutkan keduanya saat itu.


Auuuuuuu


Lolongan Serigala terdengar dengan jelas di atas, membuat Airin langsung mengernyit dengan seketika disaat mendengar dengan jelas suara lolongan Serigala tersebut. Helaan napas terdengar dengan jelas berhembus dari mulut Airin saat itu ketika mendengar suara lolongan Serigala tersebut.


"Mengapa beban ku bertambah lagi? Benar-benar menyebalkan!" ucap Airin yang mengira jika Serigala tersebut juga mengincar dirinya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2